Mister Long, Don't Be Arrogant

Bab 77 Menyuapi Obat Menggunakan Mulut

Bab 77 Menyuapi Obat Menggunakan Mulut

Long Xiao mengerutkan dahi pada saat mendengar ucapan Chu Luohan yang tidak jelas. Apa yang sedang dia katakan? Apakah dia mabuk hingga berbicara sembarangan?

Atau apakah dia memiliki ungkapan yang ingin diutarakan kepada seseorang? Siapa orang itu?

"Hehe ... Aku pasti sudah gila ... Aku selalu mencium ada aroma tubuhnya di dalam kamarku ... Di tubuhmu juga ada aroma tubuhnya ... Shuang Shuang, apa yang harus aku lakukan?"

Long Xiao kembali mengerutkan dahinya dengan erat, kedua tangannya memegang mata Chu Luohan yang tampak kabur, "Siapa yang sedang kamu bicarakan? Jawab aku!"

Chu Luohan tersenyum dengan wajah sedih, "Shuang Shuang, sepertinya aku mendengar suaranya ... Haha. Aku pasti sudah gila. Aku mendengar suaranya."

Kalau begitu, pria yang wanita ini cintai, adalah dirinya? Tapi kenapa Long Xiao tidak merasakannya? Tindakannya tidak mengisyaratkan hal itu.

Tuan muda Xiao merasa sangat gelisah. Pikiran dan hatinya berkecamuk. Dia tidak bisa membedakan ucapan yang sungguhan dan ucapan bualan.

Apakah Chu Luohan mengatakan kalau dia mencintai Long Xiao?

Namun setelah menikah, dia telah tidur dengan pria berana Yun Yu. Bagaimana menjelaskan hal itu?

Chu Luohan, apa yang kamu sembunyikan? Entah bearpa banyak rahasia yang kamu sembunyikan?

Tuan muda Xiao ingin segera melepaskan topeng yang dipakai oleh Chu Luohan. Dia ingin melihat rupa yang sebenarnya!

Tiba-tiba ponsel Chu Luohan berdering. Tuan muda Xiao mengerutkan dahinya. Dia mengeluarkan ponsel tersebut dari dalam tas. Di layar ponsel tertulis nama "Wakil kepala rumah sakit".

Long Xiao tidak dapat menahan jarinya. Dia pun mengangkap panggilan tersebut.

"Dokter Chu, bagaimana keadaanmu? Dokter Gao mengatakan kalau kamu ingin pulang sendiri. Apakah kamu baik-baik saja?" Suara Tang Jinyan terdengar sangat cemas. Jelas kalau dia menyukainya. Tidak, dia mencintainya.

"Tuan Tang, aku adalah suaminya. Ada aku yang menjaganya. Anda tidak perlu khawatir."

Tang Jinyan tidak merasa terkejut. Di hanya tersenyum, "Ternyata tuan Long. Aku adalah atasan dokter Chu. Aku juga adalah orang yang mengajaknya keluar pada malam ini. Aku ingin mengajaknya bersenang-senang, tetapi malah berakhir dengan kesedihan. Aku merasa khawatir."

Long Xiao menjawab dengan datar, "Kebahagiannya tidak ada kaitan denganmu. Ini adalah tanggung jawabku sebagai suaminya. Sampai jumpa."