Mister Long, Don't Be Arrogant

Bab 80 Di Mana Istriku?

Bab 80 Di Mana Istriku?

Lu Shuangshuang mengikuti mata Chu Luohan dan memandang sosok Kang Chengjie. "Apa yang kamu lihat? Apakah ada pria tampan? Bola matamu seperti akan melompat keluar."

Chu Luohan menyetil keningnya, "Apakah isi otakmu tidak ada hal lain? Yang kamu pikirkan hanyalah pria dan pria."

"Selain pria, aku juga memikirkan uang. Jika tidak ada uang, maka tidak akan bisa mendapatkan wanita. Haha." Lu Shuangshuang terus mencari dan memandang ke sekelilingnya. Tetapi dia tidak menemukan pria yang disukai.

Chu Luohan bersandar di sofa. Tubuhnya terasa sangat rileks dan dia mulai merasa nyaman, "Kamu sudah kembali begitu lama. Apakah kamu belum menemukan pekerjaan? Kamu sudah lulus, apakah tidak ingin bekerja?"

Tiba-tiba seorang pria datang dan menyela di antara mereka berdua, "Jangan hanya mengobrol, ayo minum! Ayo bersenang-senang bersama!"

Satu demi satu datang membujuk Chu Luohan untuk minum. Dia tidak mungkin terus menerus menolaknya. Dia pun meneguk segelas alkohol.

Lu Shuang Shuang, wanita ini sangat hebat. Dia sangat menyukai alkohol. Meminum alkohol membuatnya semakin sadar dan bahagia. Puluhan gelas tidak akan mampu memabukkannya.

"Aku pergi ke toilet sebentar." Meksipun hanya segelas alkohol, Chu Luohan sudah merasa cukup pusing.

Chu Luohan berdiri di depan washtafel. Dia mencuci tangannya. Lambungnya mulai bereaksi. Dia merasa alkohol yang diminum mulai bereaksi. Alkohol benar-benar bisa membunuhnya.

Di sudut lain sisi bar.

Kang Chengjie sedang mengangkat sudut bibirnya. Dia memanggil adik laki-lakinya, kemudian berbisik kepadanya.

Baik, baik."

"Aku akan memberikanmu hadiah jika kamu berhasil melakukannya. Namun jika gagal ..."

"Bos, tenang saja. Aku pasti akan berhasil."

Setelah mencuci muka, Chu Luohan pun beranjak keluar dari kamar mandi. Dia berpapasan dengan pelayan yang membawa minuman. Kebetulan sekali, pelayan tersebut membawa air mineral.

"Tolong berikan aku air mineral."

"Baik."

Chu Luohan meneguk air tersebut. Setelah mengatur kembali suasana hatinya, dia pun beranjak kembali ke tempat Lu Shuangshuang.

"Shuang Shuang, hari sudah malam. Kalian lanjutkan saja. Aku harus pulang."

Long Xiao dan Mo Rufei pasti sudah tidur. Chu Luohan tidak ingin bertemu dengan mereka.

"Cepat sekali. Kenapa denganmu? Maafkan aku yang tidak menjgamu. Demi menebus kesalahanku, aku akan mengantarmu pulang."

Kamu mabuk. Tidak boleh menyetir. Aku

menelantarkanmu. Kalian lanjutkan saja.

menembus kulit terasa sangat nyaman. Tangan Lu Shuangshuang memeluk leher Chu Luohan, kemudian bertanya, "Apakah Mo

lagi dia akan menjadi

berjalan

yang ingin Lon Xiao lakukan? Dia menahanmu dan tidak ingin bercerai. Tetapi dia juga membawa Mo Rufei masuk ke dalam rumah ... Luo Luo, Luo Luo, ada

Shuang, aku ... Perutku ...

berubah. Wajahnya yang merah berubah menjadi sangat pucat seperti tidak ada darah yang

Apakah kamu sedang

bawa aku ... Ke rumah

Tampaknya dia keracunan.

akan memanggil taksi." Tidak terlihat taksi di sepanjang jalan. Chu Luohan

Luo, bertahan! Bertahan! Aku akan

antara bar dan rumah sakit cukup jauh. Dikhawatirkan Chu

Shuang, jika aku mati, kamu

bicara! Ponsel, berikan aku ponselmu! Bukankah wakil kepala rumah sakitmu sangat hebat? Dia

dengan sangat hebat. Dengan

dalam bahaya!

untuk tidur. Dia sudah mengenakan baju tidur. Dia

Benar, ini adalah nomornya.

dalam perjalanan ke rumah

akan segera ke

dia langsung melaju dan menerobos lalu lintas. Di dalam kepalanya

sakit Zhong Xin sangat terkejut

pada malam

ruang IGD. Tampaknya Chu Luohan belum tiba. Dia pun

"Di mana?"

"Segera tiba."

menit kemudian mereka pun tiba di depan

Luo Luo, sadar ... Dokter Tang,

Luohan menerobos rumah sakit dengan

sekarang dia terkejut

adalah superman? Tampan

punggung Tang Jinyan, dapat dipastikan 99% kalau dia adalah

Luo!" Lu Shuangshuang

Chu Luohan dengan panik,

Tang Jinyan menampar wajah Chu Luohan, tetapi tidak

Bình Luận ()

0/255