Mister Long, Don't Be Arrogant

Bab 85 Orang Sepintar Dia, Mengapa Menjadi Bodoh

Bab 85 Orang Sepintar Dia, Mengapa Menjadi Bodoh

"Jika demikian maaf Tuan Long, Nyonya anda sekarang tidak bisa berbicara, namun, aku bisa bermurah hati, memperlihatkan kondisi Nyonya anda padamu."

Pria berbaju hitam itu membidik tepat Chu Luohan yang tampak mengenaskan dan memfotonya.

Foto yang sama, muncul dalam deretan pesan Long Xiao sekarang, badan Tuan Muda Xiao yang tegap sedikit terguncang, tangannya sedikit memegang sandaran kursi sejenak, lalu kembali berdiri dengan stabil.

"Aku beri kamu waktu satu jam untuk mempersiapkan uangnya, Tuan Muda Xiao......kusarankan kamu jangan macam-macam, karena kami berani menyentuh wanitamu, berarti sudah melakukan persiapan untuk membunuh sandera, kalau kamu berani melawan, maka kita akan bermain-main sebentar, lihat siapa yang lebih rela."

Selesai bicara, telepon dimatikan.

Tuan Muda Xiao meletakkan ponselnya, suaranya yang dingin terdengar dalam ruangan yang hening tanpa suara, "Aming, ikut denganku."

Sepuluh menit kemudian, Gedung MBK Guoji, di kantor Presiden.

"Bos, bagaimana dengan Nyonya Muda......."

Dia menggerakkan tangan untuk menghentikannya, "Suruh bagian keuangan tunaikan lima ratus juta RMB dalam waktu dua puluh menit, lalu ganti jadi giro, berikan padaku."

"Penculik hanya menginginkan uang?"

Long Xiao mengangguk pelan, "Ya, persiapkan uangnya, bawa mobil anti peluru kemari."

Dahi Ji Dongming dilapisi oleh keringat, "Baik!"

Selesai memberi perintah, Tuan Muda Xiao membuka safety box tersembunyi yang ada di dalam kantor, memutar dan membuka pintunya, lalu mengeluarkan sebuah pistol dari dalam sana.

Meski hanya seorang diri, dia juga tak akan memberi kesempatan bagi musuh untuk membunuh.

Dua puluh menit kemudian, Ji Dongming masuk dengan menenteng sebuah kotak besar, di dalamnya penuh dengan kupon giro, lima ratus juta, jika ini adalah RMB maka ruangan ini akan penuh.

"Bos, kamu sendirian......para penculik itu tidak akan melepaskan orang dengan begitu mudah." Ji Dongming menggenggam kotak itu dan tidak bersedia melepaskannya.

Di dalam hati, hal pertama yang terpikirkan olehnya adalah, meski nyawa Chu Luohan lebih dari lima ratus juta, tapi siapa yang bisa menandingi nyawa Tuan Muda Xiao?

"Taruh kotaknya."

Ji Dongming menggertakkan giginya, "Bos, anda ini adalah......Presiden MBK, anda ini Tuan Muda Besar keluarga Long......" Hanya menghentakkan kaki sedikit saja, ekonomi dan properti Kota Jingdu juga akan terguncang hebat......

Tatapan mata Long Xiao yang kelam meliriknya, "Tidak boleh terjadi sesuatu padanya, aku juga tidak akan terjadi masalah apapun."

Ji Dongming menggertakkan giginya, "Akan aku utus orang untuk mengikutimu dari belakang, tidak akan ada yang menyadari."

"Tidak boleh!"

Tuan Muda Xiao yang selama ini bahkan tidak takut pada kematian, sekarang ini tidak berani mengambil resiko, dia tidak berani mengambil resiko dengan nyawa Chu Luohan.

"Setidaknya biarkan kami tahu bahwa kamu aman......jika kamu pergi seorang diri......"

"Aku akan kembali hidup-hidup."

Tekad dan sikap dinginnya, membuat Ji Dongming merasa kekhawatirannya seolah sedang mempermalukan kecerdasan bosnya, jadi dia terpaksa menutup mulut.

Long Xiao menelepon, "Uang sudah selesai disiapkan, aku pergi sendirian, beri tahu aku alamatnya."

"Cepat sekali! Bagus."

Setelah mendapatkan alamat, Long Xiao turun ke bawah dengan menenteng kotak itu.

Sementara di dalam rumah usang terbengkalai yang ada di pinggir kota, lakban yang ada di mulut Chu Luohan akhirnya sudah dilepas.

"Brengsek! Apa yang mau kalian lakukan padanya?!"

Nanti kamu

"Hehe,

bisa melihatnya, mereka memang ingin menggunakannya untuk mengancam Long Xiao, menyuruh Long Xiao datang sendirian, menjadikannya

Mimpi!

jangan-jangan kamu baru menyadarinya? Tapi, kecepatan Long Xiao mengurus masalah sungguh hebat, lima ratus juta, sudah selesai disiapkan dalam waktu kurang dari dua puluh menit, kelihatannya, dia sungguh peduli padamu,

menghancurkan bedebah seperti kalian ini dengan tangannya sendiri, supaya

"Plakk!"

memaki, sisi kiri wajah Chu Luohan mendapatkan satu tamparan, darah mengalir keluar dari ujung bibirnya,

Tapi, pria yang akan segera menjadi mantan suamimu ini, sudah tiba, dengan cepat, kalian sudah bisa

Xiao

tidak mencintainya,

mati, tapi Long Xiao tidak

otaknya muncul berbagai pemikiran, kilas balik semuanya dengan cepat, berbagai kejadian sebelumnya, setiap hal kecil

menyedihkan, tapi dia

akan punya kesempatan ini, sebelum dia datang, aku......" Sebelum dia selesai

ada satu orang yang mati,

"Wanita tak tahu diuntung!"

terlepas dari lidah, sebuah aroma amis darah memenuhi rongga mulutnya, dia berhasil

diri dengan menggigit lidah! Dasar bukankah ini tingkat keberhasilannya sangat besar! Jika

yang menusuk yang ada di bagian perutnya membuat wanita yang ada di tiang itu tak bertenaga untuk cukup lama, tangannya tidak bisa digerakkan, hanya bisa menenangkan diri dengan menutup matanya untuk

——

Xiao menyetir mobil dan tiba di tempat pertama, tapi malah menyadari tidak ada seorangpun

lebih dulu, hanya untuk memastikan apakah ada orang yang mengikutinya dari belakang,

untuk

baik, sekarang, jalan lurus ke arah barat sejauh sepuluh kilometer,

aman, kali ini aku tidak

bersinar bak bintang, Long Xiao berharap ini merupakan sebuah tipu daya, dia tidak peduli akan merugi berapa banyak uang, Long Xiao ingin Chu Luohan baik-baik saja

"Baik."

terikat di tiang di mana wajah dan tubuhnya terdapat jejak darah yang buram sedang membuka

Harapan terakhirnya pupus sudah.

apa yang dimaksud dengan hati yang hancur, juga lebih mengerti lagi apa yang dimaksud

hati dan sakit hati, berasal dari sebuah kata

dia sangat membenci rasa tak berdaya karena dipengaruhi oleh perasaan, tapi dia sungguh

aku, aku datang

penuh mengikuti arahan yang ditunjukkan oleh

yang terbengkalai, tampak sepi tanpa penghuni, pabrik yang ada di kejauhan sudah tidak terurus bertahun-tahun yang lalu, sementara yang terlihat olehnya, adalah sebuah gedung kecil bertingkat dua yang ada tidak jauh dari

Ini tempatnya......

ada

Di dalam ruangan.

pria tiba-tiba muncul dari arah yang berbeda, menjadikan Chu Luohan sebagai

melakukan hal ini, pria itu memberi petunjuk dengan dagunya pada belasan pria yang memegang pistol, pria berpistol mengerti maksudnya, lalu bersembunyi di

kamu katakan nanti, tidak perlu aku ajari lagi bukan? Jika salah satu kata

tegang, air matanya mengalir, air mata dan keringat tercampur di wajahnya yang pucat, jatuh ke ujung bibirnya, bercampur dengan darah, lalu menetes di pakaiannya yang berwarna putih, mewarnai

sekarang dia sudah bisa tenang, tidak perlu

sampai di sini, air matanya tidak bisa dibendung, dia menggerakkan bahunya tanpa suara untuk menyeka air

elit berwarna hitam terpancar aura dewa kematian, tatapan matanya yang tajam dan dingin menatap lobbi lantai bawah yang

menyelamatkan orang, lebih mirip seperti

ada yang bisa menyaingi Tuan Muda

memang pria sejati,

sudah kubawakan, di

yang lebih

sudah datang, tentu saja aku tidak akan

itu berjalan di depan, Long Xiao mengikutinya dari belakang, matanya yang tajam dan indranya yang peka segera menemukan bahwa rumah ini menyembunyikan

terlihat tenang, tapi kenyataannya

pembunuhan, sangat pekat, sangat familier, seperti yang pernah dialaminya bertahun-tahun yang

Xiao berpura-pura tidak tahu, pria itu

peluru tidak memiliki mata,

Bình Luận ()

0/255