Mister Long, Don't Be Arrogant

Bab 86 Sentuh Saja, Akan Tahu

Bab 86 Sentuh Saja, Akan Tahu

Setelah Long Xiao selesai melontarkan ucapannya, Chu Luohan dan pria berbaju hitam itu merasa heran bersamaan.

Yang membuat Chu Luohan merasa terkejut adalah, di dalam hati Long Xiao, ternyata MBK memang lebih penting dibandingkan dengan nyawanya.

Yang membuat pria itu merasa kaget adalah, "Sudah menyesal? Tidak rela lagi?"

Siapa sangka, Tuan Muda Xiao hanya berbicara dengan pelan, "Membunuhnya, tidak perlu menghabiskan sebuah peluru, pinjamkan belatinya untukku, tenang, tanganku tidak memegang senjata apa pun, kamu memberiku sebuah belati, sementara begitu banyak pistol yang mengarah padaku, apa aku bisa berulah?"

Long Xiao hari ini, tampak sedikit tenang dalam sikap dinginnya, membuat orang sulit untuk menebak, terlalu......sulit untuk diprediksi.

Chu Luohan dibuat terkejut hingga tak mampu memikirkan pembicaraan yang sesuai, dia yang bersimbah darah menatap pria yang ada di sekitar pria berbaju hitam, sepenuhnya tidak tahu harus berkata apa lagi.

Pria itu tertegun, sungguh tertegun, "Menggunakan ini semua, untuk ditukar dengan sebuah belati?"

Long Xiao mempertahankan gerakannya tadi, bahkan......dia menepuk-nepuk debu yang ada di tubuhnya dengan sedikit rasa muak, membuat pakaiannya kembali bersih dan rapi.

"Kenapa? Kamu tidak menginginkannya? Jika tidak mau, aku juga tidak masalah, mau bagaimana pun tetap saja mati, dia mati di tanganku juga tidak begitu penting."

Namun dokumen itu, perlu tanda tangannya.

Pria itu sedang sangat ragu, dokumen ini, bukan dokumen biasa, MBK, kekayaannya fantastis, Long Xiao merupakan orang terkaya di Tiongkok!

Ini......

"Baik! Akan aku berikan sebuah belati untukmu!"

Long Xiao mendadak tersenyum dingin dan menganggap enteng, bibir tipisnya tampak meremehkan, wajahnya yang seperti pahatan giok itu memunculkan tampang tidak berperasaan yang tidak ditutup-tutupi, "Sangat bagus, tunggu sampai aku selesai membunuhnya, aku akan tanda tangan, tapi, tolong carikan sebuah pulpen."

Pria itu menyerahkan belati ke dalam tangannya, "Sebaiknya kamu tidak macam-macam!"

Pria berpakaian hitam itu melambaikan tangannya, belasan pistol membidik kepala Long Xiao secara bersamaan, hidup dan mati hanya dalam sekejap!

Long Xiao berjalan mendekati Chu Luohan selangkah demi selangkah, dia memainkan belati di genggamannya dengan mahir, bagai senjata yang sudah biasa dimainkannya "Wanita bodoh, urusan kita berdua, sudah saatnya dihitung dengan baik-baik."

Chu Luohan tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi, namun dia tidak bisa mengelak untuk percaya......ini bukan latihan untuk pertunjukan, karena ini terlalu nyata! Tidak, ini adalah kenyataan!

Oleh sebab itu Chu Luohan juga tersenyum, sudah hampir empat tahun, akhirnya tetap tidak bisa dia hindari, tak peduli itu mati rasa atau kematian dirinya, Chu Luohan akan mati di tangannya, "Lakukan saja, Long Xiao, antara kamu dan aku sudah seharusnya memutuskan hubungan sejak awal."

Chu Luohan menutup matanya, mempersiapkan diri untuk menerjang kematian.

Long Xiao tiba-tiba saja mendekatinya, menempel di telinganya, berkata dengan menggunakan suara yang hanya bisa didengar oleh mereka berdua dan berkata, "Jendela di arah jam enam, nanti dengarkan aba-abaku dan lompat ke bawah, mobil ada di bawah jendela."

Chu Luohan membulatkan matanya!

Apa!? Apa yang sedang dia katakan!

"Jika membunuhmu dalam sekali tikaman, ini akan sangat menguntungkanmu, akan aku tebas dulu tanganmu, bagaimana?"

Wajah Long Xiao penuh dengan senyuman, belati bergerak di tangannya.

"Jika kamu ingin membunuh lakukan saja, benar, aku membencimu, Long Xiao, kamu sudah memiliki anak dengan wanita lain, tapi malah tidak bersedia membuka statusku sama sekali, aku membencimu! Kamu main wanita, aku main pria, apa yang tidak boleh!"

Orang yang ada di samping terheran, ini......apa yang terjadi sebenarnya!

Di atas kepala Long Xiao, garis bidikan merah ikut berpindah mengikuti arah gerakannya, dia bisa kehilangan nyawa kapan saja, jadi dia ingin tidak ada kesalahan sedikit pun!

"Tuan Long, cukup kejam juga."

"Aku sedang mengurus wanitaku, tutup mulutmu!"

Sambil bicara, Long Xiao mengangkat tinggi belatinya——

"Lihat aku, jangan bergerak, begitu talinya terputus, segera lari, jangan berbalik, lompat ke bawah."

Chu Luohan termenung dan tak bisa mengatakan sepatah kata pun.

"Tiga, dua......"

Belati memotong tali yang ada di antara sepasang tangannya dengan sudut yang tidak terpikirkan oleh orang lain!

Tali yang mengikat lengan dan tubuhnya semuanya terputus!

"Aaaaaa!!!!"

Bukan sandiwara, ini nyata, dia mengira tangannya sudah putus!