Mister Long, Don't Be Arrogant

Bab 90 Satu Selimut, Dua orang

Bab 90 Satu Selimut, Dua orang

Sebelum Long Xiao menjawab dia terlebih dahulu melihat Chu Luohan sejenak, dia ingin melihat sedikit perubahan emosi dari wajahnya, namun wanita ini tidak menunjukkan gerakan apa pun, tidak memiliki ekspresi apa pun, dia hanya bersandar di bagian atas tempat tidur dengan malas, dilihat dari kondisinya sepertinya berencana untuk memejamkan mata dan istirahat.

Jemari lentik Tuan Muda Xiao meremas ponsel, "Masalah ini dibicarakan lagi nanti."

Dia merasa sedikit lelah untuk mengatasi hal-hal kecil yang ada di dalam keluarga, terutama jika melibatkan Mo Rufei dan Chu Luohan.

Mo Rufei, akan merasa puas hanya dengan memberikannya sedikit keuntungan, tas model terbaru yang cukup, sedikit kelembutan, dia bisa menjadi lambang keluarga Long untuk belasan tahun.

Sementara Chu Luohan, dia cukup mandiri, sama sekali tidak perlu dia khawatirkan.

Begitu dikhawatirkan, maka harus menggunakan segenap hatinya, tidak, segenap hati juga masih belum cukup.

"Apa yang dibicarakan lagi nanti! Kamu harus pulang ke kediaman tua malam ini! Feifei adalah wanita yang sedang hamil, segala jenis perubahan emosi akan mempengaruhi perkembangan janin, kamu adalah ayah dari anak itu, harus bertanggung jawab terhadap anak!"

Anak, lagi-lagi anak.

Dia tidak paham lagi, jika Mo Rufei tidak memiliki anak, apakah dia juga tidak ada nilainya sama sekali di mata Yuan Shufen?

"Aku ada urusan, tidak bisa pulang malam ini." Tuan Muda Xiao menjawab dengan malas.

"Aku tak peduli kamu punya urusan apa, segera pulang ke kediaman tua, Xiaoer, Feifei adalah menantu yang sudah aku akui, kalian juga sudah bersama selama beberapa tahun, hanya karena wanita seperti Chu Luohan itu, Feifei sudah merasa kesulitan, sekarang dia sedang mengandung, kamu masih ingin membuatnya kesulitan? Kamu mampu melakukannya, aku tidak! Jika kamu masih tidak bercerai, aku akan mengumumkan bahwa Feifei adalah Nyonya Muda keluarga Long!"

Chu Luohan mendengar setiap perkataannya dengan jelas, Yuan Shufen benar-benar serius.

Yuan Shufen adalah sosok yang sangat hebat, dua puluh tahun lebih yang lalu namanya sudah mengguncang dunia, berita buruk keluarga Long yang menghebohkan sesaat pada kala itu, dia juga yang mengatasinya sendiri.

Long Xiao mengernyitkan alisnya dengan keras, "Aku ada di luar kota, tidak bisa kembali, begini saja dulu."

Selesai bicara Long Xiao langsung memutuskan telepon.

Chu Luohan membuka matanya, melihat dia yang tampak kesulitan dan tidak senang, "Lebih baik kamu pulang, ibumu sepertinya sangat marah."

"Dia juga adalah ibumu, kamu adalah Nyonya Muda keluarga Long, ini adalah kenyataan yang tidak bisa diubah." Dia mengumunkan statusnya dengan paksa, sama sekali tidak memberikan peluang bagi Chu Luohan untuk menghindar.

Chu Luohan merasa sedikit ingin tertawa, "Percakapan kalian di telepon tadi aku sudah mendengarnya, dia sudah mengakui Mo Rufei sebagai istrimu, jadi Long Xiao, kita......"

Bercerai saja.

Tapi Long Xiao pasti tidak akan memberikannya kesempatan untuk mengucapkan perkataan itu, "Aku memberi tahu mereka sementara aku tidak berada di Jingdu, jadi malam ini tidak bisa kembali ke kediaman tua, tidak bisa kembali ke vila, tidak hanya malam ini, tampaknya beberapa hari ini juga tidak bisa kembali."

Tangan Chu Luohan yang ada di atas selimut mengerat, "Kalau begitu kamu......"

"Meski kamar rawat inap ini sederhana, tapi untungnya ranjangnya cukup besar, malam ini aku akan tinggal di sini."

Chu Luohan: "......Kamu mau tinggal di rumah sakit?"

"Kenapa? Nyonya Long tidak bersedia ditemani oleh suami? Atau kamu mau menunggu wakil kepala rumah sakit Tang itu kemari?" Mulut Long Xiao yang tajam, menghentikan perkataan Chu Luohan.

Bukan ini yang dia maksudkan, dia hanya ingin mengatakan pada Long Xiao bahwa, bagaimanapun lingkungan di rumah sakit tidak baik, dia adalah orang yang sudah biasa tinggal di kediaman mewah dan vila sungguh tidak cocok tinggal di sini.

"Di sini tidak ada perlengkapan mandi." Setelah menahannya cukup lama dia mengatakan kalimat yang terdengar familier.

"Ini semua tidak penting." Dia menjawab dengan asal.