My Dear Lawyer

Bab 84 Menerima Diperintah Orang

Bab 84 Menerima Diperintah Orang

"Lina....."

Ferlina langsung menghentikan ucapan yang akan dikatakan Darlene, dengan kesal berkata, "Mengerti mengerti, kamu yang terlihat seperti ini cepatlah pulang istirahat."

Dia tahu kalau Darlene ini menyuruhnya malam ini ingat pergi menjemput Derik, itu adalah anak kesayangannya, dia mana mungkin lupa.

"Terima kasih." Darlene dengan tenang tersenyum.

Hendrik membawa Darlene pergi.

Jasper sepertinya sudah membuka larangan bicaranya, berkata, "Kenapa aku mencium aroma perzinahan?"

"Jaga mulutmu." Ferlina dengan nada pelan memperingatinya, mengambil tasnya dan ingin pergi.

Jasper yang dimarahi pun tetap tersenyum dan mengikutinya.

Di dalam mobil.

Hening.

Hendrik yang perhatian pun tidak bertanya, hanya dengan tenang menyetir mobil.

"Hendrik, apakah kamu juga merasa aku terlalu ikut campur." Darlene berinisiatif memecahkan keheningan.

Hendrik melihat ke depan, dengan nada lembut berkata.

"Darlene kamu tidak perlu membuang semua kesalahan pada dirimu sendiri, tidak ada orang yang tidak melakukan kesalahan, dan juga tidak ada orang yang bisa melakukan semua hal baik saja, jadi jangan terlalu memaksa dirimu sendiri."

"Aku yang terlalu sesuka hati saja." Darlene menertawai dirinya sendiri, bersandar di tempat duduk dan keringatan, teringat tatapan Yose yang dingin, hatinya pun terasa begitu dingin.

berbuah baik, tidak peduli teman

Darlene melakukan ini demi Jane, tapi dia merasa walaupun adalah teman yang sangat dekat,

juga tidak akan dianggap baik, dan kemungkinan

terlalu dikendalikan perasaan, tidak mengerti kejamnya

terang ditutupi uap, dia juga sedang menanyakan pada dirinya sendiri, Darlene sejak kapan kamu

denganmu dengan nada meremehkan seperti

adalah orang yang menyedihkan yang tidak bisa melepaskan diri dari rasa bersalah

"Darlene, sudah sampai."

menghentikan mobil, melihat wajah Darlene yang sedikit pucat, dengan khawatir bertanya, "Darlene, apakah perlu mengantarmu

maaf, awalnya aku ingin mentraktirmu makan, tidak menduga menjadi seperti ini."

yang terlalu besar pada dirimu sendiri, ini hanyalah masalah kecil, tidak perlu dimasukkan dalam hati, istirahatlah dengan baik

dirinya tidak mengerti Darlene, jelas-jelas usianya begitu muda, kenapa terlihat begitu serius, seperti memikul tekanan yang sangat

tersenyum dan ceria, tatapannya selalu bersinar, seperti

3 tahun tidak bertemu malah

memiliki masalah apa,

hari nanti dia akan menunggu sampai Darlene bersedia mengatakan

ini." Darlene menyentuh wajahnya, mengira saat makan ada

tersadar, lalu menyadari tanpa sadar dia melihat Darlene dan melamun, tersenyum lembut berkata, "Darlene, saat tersenyum kamu

dulu yah, ada waktu baru aku hubungi kamu lagi. Darlene tidak menduga Hendrik akan tiba-tiba berkata seperti itu, wajahnya pun memerah, asal berkata dan

dan menjalankan mobil lalu

kembali ke apartment, dengan tidak bersemangat duduk di sofa, terdiam melihat langit,

-----kring.

ponsel

dan takut mungkin adalah telepon dari Ferlina, dengan tidak bersemanat

bergerak adalah panggilan ??Rubah??,

panggilan yang dibuatnya khusus untuk Yose, rubah

saat ini Yose bukannya seharusnya sedang bersama dengan

Darlene mengira Yose sudah menyerah, dia pun kembali melepaskan ponselnya di samping, menganggap

sebuah

Bình Luận ()

0/255