My Dear Lawyer

Bab 86 Kerja Kerja

Bab 86 Kerja Kerja

Darlene juga merasa penjelasan teman baiknya sangat masuk akal, tapi dalam hati tetap merasa sakit.

Benar-benar hanya sedikit.

"Lina, tidak perlu, aku sudah menyetujuinya, dan kamu pasti salah, dia hanya menyuruhku pergi bekerja saja."

"Darlene otakmu tidak beres yah? Aku tidak setuju, saat itu Jane pasti akan menjebakmu lagi." Ferlina benar-benar khawatir dan juga tidak berdaya.

Darlene jelas-jelas adalah seorang wanita yang sangat pintar, kenapa semenjak dia kembali, otaknya seperti dimakan zombi?

"Tidak apa-apa, aku tahu batasan, dan aku sudah membuat perjanjian dengan Yose, dikantor aku hanyalah bawahannya, dia hanyalah atasanku saja."

Suara Darlene pun terdengar tegang.

"Kenapa kamu begitu keras kepala." Ferlina dengan tidak berdaya berkata, mendengar cara bicara Darlene, dia juga tahu kalau dia teruskan lagi juga tidak berguna, dan tidak bisa menariknya kembali.

"Yose sebenarnya memberimu makanan apa, membuatmu begitu patuh, apakah dia mengancammu."

"Tidak, aku mana mungkin diancam olehnya." Darlene mengigit bibir, berpura-pura tenang berkata, "Lina, sebenarnya aku pergi bekerja juga tidak rugi, dia bilang gajinya tidak lebih rendah dari pekerjaanku sebelumnya."

"Kamu yah, tetap begitu keras kepala, kalau hal yang sudah kamu putuskan bagaimanapun tetap tidak bisa mengubahmu, anggap saja aku takut padamu, begini saja, aku juga pegri melamar saja." Siapa yang menyuruhnya begitu setia.

Darlene dengan heran bertanya, "Kamu juga ingin pergi bekerja di kantor Yose."

di kantor Majalah Matahari Pagi." Ferlina berkata, "Lagian bukankah kamu bilang aku sangat cocok menjadi wartawan

sangat ketat dalam memilih orang." Bagaimanapun bisa berada di lantai 32 pasti memiliki posisi

sudah mengirimkan 80 surat padaku, aku pergi bekerja di sana, hanya akan membuat majalah

hanya saja dia tidak suka terus berada

menjadi kesayanganku juga tidak masalah,

asalkan kamu senang saja." Sesuai kemampuan, Darlene sangat percaya dengan teman baiknya, jangan lihat dia setiap hari

begitu, sampai jumpa besok siang." Setelah Ferlina selesai berkata dia pun langsung menutup

melamun duduk di sofa, dalam hati

Jane tahu,

semalaman, Darlene semalaman terus bermimpi hal yang sama, pagi hari dia pun terbagun dengan

bawah bantal, melihat sejenak

datang melapor

membuka mata dan melihat jam, langsung berlari, buru-buru mengambil

kalau bukan karena sibajingan Yose itu,

kepala ikan berubah, ikan besar menjadi wajah Yose yang kejam

memikirkan pemandang yang menusuk mata itu, sekujur tubuh

pakaian dan sepatunya, masih ingin menaiki bus, sekarang

dia dengan terpaksa sampai dibagian personalia jam

wanita paruh baya yang mendorong kacamata gagang hitam di hidungnya, melihat Darlene,

dengan sopan

kamu berkeliling di kantor dulu, untuk lebih

"Baik kak Yammi."

Darlene tidak tahu bagaimana Yose mengatakan pada kak Yammi alasan dirinya bekerja, tapi dari reaksi kak Yammi, dia sudah mengerti kalau orang yang menjadi bawahannya

Bình Luận ()

0/255