One More Time

Bab 132 Selama Kalian Tidak Keberatan Maka Baiklah

Bab 132 Selama Kalian Tidak Keberatan Maka Baiklah

"Tuan Shen, Nyonya Shen, bagaimana Anda berdua bisa datang?"

Santo benar-benar terkejut.

Di sini sangat rahasia, ditambah lagi berita tentang perawatan Nelson Ye di rumah sakit ini juga telah diblokir, takut jika orang lain tahu mereka akan panik, tetapi tak terduga bahwa Papa Shen dan Ibu Shen bisa mencari sampai kesini.

Mama Shen menampilkan seraut wajah tersenyum ketika melihat Santo.

"Asisten Song? Baguslah kalau begitu, aku dengar Nelson terluka ya? Aku dan Papanya datang khusus untuk menengok Nelson."

Meski Mama Shen berkata begini, tapi dalam matanya tampak sedikit rasa khawatir, sudah jelas bahwa dia sangat ingin bertemu Nelson.

Santo tahu bahwa identitas mereka sangat spesial, ia tersenyum sambil berkata. "Ketua Ye sedang keluar karena ada urusan, sebenarnya lukanya tidak terlalu parah, kalian berdua tidak perlu khawatir."

"Sudah begini, dia malah tidak ada."

Mama Shen jelas-jelas merasa kecewa, kedua matanya seperti tiba-tiba kehilangan warnanya.

Melihat mereka seperti ini, Santo tidak tahan untuk berkata. "Ketua Ye tidak ada, tapi ada Nona Shen."

"Nona Shen?"

Papa Shen tidak tahan untuk tidak bertanya, dalam matanya terdapat kilatan bara api.

Santo menjawab sambil tersenyum, ia berkata. "Maksudnya adalah Nona Kelselyn, ia ada di dalam kamar, sedang menggambar desain."

Mendengar nama Kelselyn, mata Ibu Shen kembali berwarna.

"Apa kami boleh masuk dan menengoknya?"

"Ini……"

Sebenarnya Santo tidak ingin siapapun mendekati Samantha, ditambah lagi Santo tahu bahwa Samantha sedang menggambar desain, tapi pasangan tua yang ada di hadapannya kini bukan orang lain, mereka adalah orang tua kandung Samantha, bagaimanapun juga Santo tidak boleh menutup pintu untuk mereka.

"Baiklah, aku akan masuk dan bicara dengan Nona Kelselyn, kalian tunggu sebentar."

Santo tersenyum tipis, ia berbalik dan masuk ke kamar rumah sakit.

Timothy merasa telah dibodohi oleh Santo.

"Bukankah kau bilang Kelselyn sedang sibuk dan tidak menerima tamu? Kenapa mereka boleh masuk?"

Santo berkata dengan nada tidak sombong tapi tidak rendah hati juga. "Identitas mereka tidak sama, Tuan Muda Huo."

"Memangnya identitas mereka apa?"

"Mereka adalah Papa dan Mama mertua Ketua Ye. Tuan Muda Huo, apa masih ada yang ingin ditanyakan?"

Santo tersenyum ringan, tapi senyumannya tidak mencapai matanya.

Timothy merasa agak terkejut.

Mereka adalah orang tua Samantha?

Timothy sudah pernah dengar sesuatu tentang mantan istri Nelson Ye, sekarang melihat Papa dan Mama mertua Nelson, Timothy tiba-tiba tertarik pada mantan istri Nelson.

seperti mereka bisa membesarkan anak perempuan yang kawin lari dengan

Timothy mengamati Papa Shen, Papa

besar Timothy juga sering diberitakan, hanya saja Papa Shen tidak

"Tuan Muda Huo."

ringan, ia berkata dengan nada tidak sombong tapi tidak rendah

menganggukkan kepala pada

dari dalam ruangan, melihat Timothy belum

apa masih ada urusan?"

punya sesuatu yang penting, tolong suruh dia menghubungiku jika ada waktu, ini

bukan orang

mertua Nelson Ye datang untuk melihat Kelselyn, hal itu menunjukkan bahwa Nelson Ye benar-benar telah tergerak

menerima kartu nama tersebut dengan sopan,

Mama Shen memandang cemas ke arah

berkata sambil tersenyum. "Anda berdua, silahkan

ketika mendengar

melihat mereka masuk Samantha berkata dengan sangat bahagia. "Paman, Bibi, kalian datang? Cepat duduk. Aku baru saja menggambar, jadi tidak dengar kalau kalian datang, maaf ya."

apa-apa, tidak apa-apa.

Shen melempar pandangan hangat

sambil berkata. "Bukan apa-apa, ini hanya masalah pekerjaan, aku belajar mendesain mobil, barusan aku mendapat inspirasi jadi langsung saja kugambar, tapi

kepalanya

ia telah menunjukkan kebiasaan masa kecilnya di depan

yang begitu familiar,

bisa memberimu

duluan, tapi Samantha tahu bahwa Papa

berharap Anda memberiku sedikit

cepat-cepat menyerahkan kertasnya kepada Papa Shen, kemudian duduk manis

benar-benar berubah menjadi anak adopsi di depan Papa Shen dan Mama Shen. Santo keluar tanpa mengatakan apa pun, ia

hasil kerja Samantha, ia berkata dengan kagum. "Ini

rasanya tidak pantas

Samantha merasa agak gelisah.

kecil, tidak jarang Samantha dikritik oleh Papa Shen karena pelajaran seni rupa-nya, jadi setelah dia belajar tentang desain otomotif, Samantha secara tidak sadar menghindari banyak problem dalam seni rupa, hal itu diturunkan

Shen bahkan lebih terasa

wanita yang ada di hadapannya kini adalah anak

"Kemampuan menggoresmu tidak jelek, bisa dilihat bahwa kau

kecil, waktu itu

Shen menganggukkan kepala, dengan puas ia berkata. "Gambaranmu lumayan, tapi di sini ada sedikit masalah. Jika kita bisa membuat garisnya sedikit lebih kuat, maka

mengambil pensil gambar dan membuat

yang tidak terpikir olehnya tiba-tiba menjadi

"Terima kasih, Paman."

dengan senang hati mengambil pensil menggambarnya dan merevisi gambar tersebut.

Mama Shen saling memandang, Papa Shen mengangguk kepada Ibu Shen, kedua mata ibu

dengan senang. "Paman, Bibi, aku akan

lihat

Shen berkata sambil mengeluarkan beberapa kue dari termos rantang.

Samantha hampir menangis.

adalah

"Terima kasih, Bibi."

"Baguslah jika kau suka."

‘bibi’ ini menyakitkan di telinga, hanya saja si anak perempuan tidak mau mengakui mereka, dan dia mungkin memiliki kesulitannya

aku ingat Nelson hanya punya satu anak, namanya Ryu Ye. Kau tahu mengenai si Sean ini, kan? Apakah dia juga cucu

Mama Shen datang kemari hari

melindungi Sean, identitas

Bình Luận ()

0/255