One More Time

Bab 144 Kau tak dapat di ampuni

Bab 144 Kau tak dapat di ampuni

Bisa di bilang bahwa pernyataan Landy Zhao benar-benar mengulik segala opini itu dan membuat ekspresi Samantha Shen sangat jelek di pandang mata. "Apakah Kau pikir Aku peduli? Aku bahkan tak harus memastikan, apakah Kau benar-benar berpikir bahwa Kau bisa mengancamku dengan berbicara denganku? Landy Zhao, seperti yang aku bilang, aku sudah kembali dengan penuh kejahatan, hanya untuk balas dendam belaka. Kau ingin menggunakan cara ini tuk mengancam aku? Aku minta maaf sebelumnya, aku tak bermaksud untuk berurusan dengan Kau dengan cara yang jelas.

Selama aku dapat membuat mu merasa buruk dan membiarkan Kau mengalami rasa sakit yang Aku alami, Aku rela melakukan apa saja, bahkan untuk menjual jiwa raga ku!"Setelah berbicara, Samantha Shen berdiri dan berencana untuk berbalik. Landy Zhao yang panik, ragu-ragu, tidak tenang berkata "Kau tidak bisa memperlakukan Tria seperti itu! Kau benar-benar tidak bisa!" "Kau harus tahu kalau aku bisa!" Samantha Shen menatap Landy Zhao dengan serius dan dingin, seolah menatap mayat yang sudah membusuk. Pada saat ini, Landy Zhao benar-benar sadar bahwa wanita di depannya tak mempunyai kebaikan dan hati nurani lagi dan sudah berubah menjadi bagian dari mereka. Dia membuat dia merasa begitu mengerikan dan menakutkan, mengapa dia bisa sampai pada titik ini? Jika dia tahu pada saat itu bahwa api masih belum bisa membunuh Samantha Shen, dia tidak akan pergi lebih awal.

Tapi kini sudah terlambat untuk mengatakan apa pun. Dia menatap Samantha Shen dan bertanya kata demi kata, "Kau kembali untuk membalas dendam. Apakah berperilaku baik Kau kepada Nelson Ye, termasuk bagian dari balas dendam ? Kau tidak benar-benar mencintainya lagi, bukan? Kau hanya menggunakannya saja, bukan? " Samantha Shen terdiam. Dia tak tahu bagaimana harus menjawabnya, dan merasa bahwa ini bukan lah hal yang perlu di bicarakan dengan Landy Zhao. Perasaannya pada Nelson Ye tak pernah dipertanyakan oleh orang lain, dan terlebih lagi dia memang kembali dengan keputusan seperti itu di awalnya. Nelson Ye yang mendengar dari sisi telepon tiba-tiba menahan napas.

Dia tahu bahwa dia tak seharusnya mendengarkan percakapan ini, atau bahkan tuk meragukan perasaan Samantha Shen padanya. Namun pada saat ini, sisi jahat nya terus-menerus berteriak, membiarkan dia mendengarkan jawaban Samantha Shen. Sangat disayangkan bahwa Samantha Shen tidak memiliki jawaban yang jelas. Nelson Ye tiba-tiba merasakan sakit hati yang sangat dalam, dan kesedihan yang tak dapat dijelaskan seakan datang menyerang dari segala arah, mengelilinginya dan mencekiknya perlahan demi perlahan. Landy Zhao pun tertawa. "Cukup yakin?! Kurasa aku menebaknya dengan benar, bukan? Nelson Ye disebut Kaisar Manado. Wanita seperti apa yang dia inginkan? Bisa-bisanya dia dibodohi olehmu.""Aku tak dapat membayangkan bagaimana hancur perasaannya setelah dia mengetahuinya? Kau benar, Kau bukan lagi Samantha Shen lima tahun yang lalu, sekarang Kau tak punya hati sama sekali. Kau adalah seutuhnya setan, dan Kau kembali dari ke kematian dalam Neraka.

wanita yang tidur di sebelahnya sebenarnya menginginkan hidupnya setiap saat?""Diam Kau!" Santo Song tak bisa membiarkan Landy Zhao berbicara lagi, dan juga tak dapat bahkan tanpa seizin Nelson Ye bisa menutup telepon secara pribadi. Dia tak menyangka Landy Zhao bisa tiba-tiba datang dengan perbincangan seperti itu. Apakah dia baru saja menghidupkan ponselnya? Tampaknya seperti Landy Zhao tahu? Jadi dia sengaja memprovokasi keadaan, hanya untuk membuat kontradiksi antara Samantha Shen dan Nelson

Kau punya hari ini? Berani-beraninya kau menjebak Tuan Nelson Ye! Tuan Nelson Ye tak pernah mengatakan bahwa dia akan membakar istri dan tuan muda di perutnya! Landy Zhao, perkataan kau benar-benar tidak masuk akal!"Landy Zhao yang ditendang di dada oleh Santo Song dan terkapar di tanah, hanya menanggapinya dengan tertawa terbahak-bahak."Santo Song, apa Kau takut? Apakah Kau mencoba melindungi Nelson Ye dari kebenaran, kan? Sayang sekali, Nelson Ye sendiri lah yang menunyuruhku untuk melakukan semua hal

juga. Meskipun aku juga tak tahu alasan mengapa dia begitu baik pada Samantha Shen sekarang, dia pasti juga punya ide dan perhitungan di balik semua ini. Samantha Shen, aku akan bilang, pikiran Nelson Ye bukanlah sesuatu yang dapat denga mudah di tebak, juga bukan seseorang yang bisa Kau lawan sebagai seorang wanita. Kau pikir Kau bisa membodohi nya?!

Zhao memang benar, Samantha Shen bukan lagi istrinya lima tahun yang lalu, di wajahnya tak ada semua emosi dan kesedihan, membuat orang kebingungan. "Nyonya, jangan dengarkan omong kosongnya. Presdir Nelson Ye tak pernah mengatakan hal-hal seperti itu, dan lebih mustahil lagi untuk melakukannya!" Santo Song dengan cepat membela posisi Nelson Ye. Samantha Shen dengan santai berkata, "Landy Zhao, aku bisa membiarkan mu hidup seumur hidup, dan membantu ku merawat mayat Tria." Dengan perkataan itu, Samantha Shen mengangkat kakinya dan berjalan ke luar. Landy Zhao merenung tiga detik sebelum dia paham apa yang dikatakan Samantha Shen. Dia langsung gila untuk sementara waktu. "Samantha Shen, beraninya

dia tak bisa mengikuti Samantha Shen keluar. Samantha Shen diam seribu kata dan tak menunjukkan ekspresi lain, yang semakin membuat Santo Song ragu. "Nyonya, Tuan Nelson Ye tak pernah membuat perintah seperti itu. Saya menjamin hidup saya! Anda jangan mendengarkan kata-kata Landy Zhao!" Samantha Shen tak berbicara

ke kuburan Samantha."Santo Song membeku dan bingung, "Nyonya apa yang Anda bicarakan? Presdir Nelson Ye tak pernah percaya kamu sudah mati, jadi dia tak membiarkan kami menyiapkan kuburan." "Dia sudah membeli kuburan untuk dirinya sendiri sejak lama, aku tahu. Aku ingin melihatnya."kata Samantha Shen santai. Santo Song agak terkejut, bagaimana dia bisa tahu Nelson Ye telah membuat makam untuk diri nya sendiri sebelumnya? Bahkan keluarga Nelson Ye yang lama tidak tahu tentang itu. Namun, melihat Samantha Shen yang tak berekspresi, Santo Song tak punya keberanian untuk menunda permintaannya, ia mengemudi dengan cepat dan membawa Samantha Shen ke pemakaman pribadi. Seperti

dan melihat."Santo Song juga datang untuk pertama kalinya. Nelson Ye dulu datang sendiri dan tak pernah membiarkan siapa pun mengikuti. Namun hari ini, jika bukan karena permintaan kuat Samantha Shen, Santo Song tidak akan membawa Samantha Shen kesini. Berharap Nelson Ye tak akan di salahkan karena ini. Penjaga itu agak mengernyit, dan dengan sedikit malu mengatakan, "Asisten Santo Song, Tuan Nelson Ye tidak mengizinkan sembarang orang masuk. Anda juga tahu, Kalau Tuan

Bình Luận ()

0/255