Poor CEO

Bab 76 Saling Menolong

Bab 76 Saling Menolong

Di depan lift berdiri beberapa rekan yang juga bersiap untuk naik.

Salah seorang wanita yang kurus tinggi melirik Raline yang sedang berjalan ke lift, ia pun berpikir untuk menjebaknya. Jadi, ia melirik ketiga wanita lainnya dan membisikkan sesuatu.

Mereka tersenyum dengan licik setelah mendengarnya dan menganggukkan kepala.

Dan semua itu juga terlihat oleh pria itu, saat ia ingin menolongnya, sudah terlambat.

Raline melihat dokumennya sambil menunduk, tiba-tiba ia tersandung dan menabrak orang di depannya.

Dokumen di tangannya pun jatuh ke tanah.

"Maaf, maaf." Raline mengira ia menabrak orang karena kecerobohannya dan dengan cepat ia meminta maaf.

"gimana jalannya? kamu gak punya mata!" Wanita tinggi itu marah-marah dengan wajahnya yang galak.

Raline pun tidak bodoh. Meskipun ia berjalan dengan kepala menunduk, sudut matanya pasti melirik apakah ada orang di depannya. Kenapa tiba-tiba bisa muncul orang di depannya?

Sebagai orang yang berpendidikan ia langsung meminta maaf, tak disangka malah menjadi salahnya?

Dia menghela napas , "Apa yang kamu inginkan?"

"Sangat mudah. Berlututlah dan minta maaf kepada kami, Kami akan memaafkan mu."

"Kamu--" keterlaluan.

Ada yang sudah tidak tahan lagi melihatnya, dan menarik baju wanita tinggi itu sambil berkata, "Sudahlah, jangan terlalu keterlaluan."

Wanita tinggi itu memelototinya dan bergumam, “Kamu tidak tahu apa-apa, diam saja.” ia memandangi Raline dengan ekspresi yang menantang dan berkata, “Bagaimana? kalau kamu berlutut sekarang, Kami tidak akan mempermasalahkannya. "

Raline tersenyum dengan dingin, "Bagaimana kalau aku tidak mau?"

seolah-olah tidak takut pada apapun. Lagi pula ada seseorang

dia ahli bela diri. terpancar cahaya yang penuh ketenangan dari

dengan perlahan dan mengambil dokumen yang

tinggi hitam yang

dengan tatapan mata

kakimu!" Suara itu

Wanita kurus

hitamnya itu. Kekuatan tangannya tidaklah kecil, ia menariknya dan membuat wanita tinggi itu terkejut dan berteriak, tubuh wanita itu pun terdorong kebelakang. kalau bukan karena ada orang

itu terkejut dan

langsung mendorong Raline

Raline dibelakangnya dan ia pun terjatuh, ia sepertinya mendengar

"Ah!"

bisa menahannya

orang yang tampak seperti ketakutan dan

"Tunggu!"

teriakan

sakit, ia tidak sempat lagi melihat ke atas. ia

pria yang sedang membungkuk, dan terlihat

parah?" Pria itu

apa-apa." Raline tidak ingin menjadi cenggeng, apalagi memperbesar

melihat betapa pucatnya wajahnya, mana

dengan dingin berkata, "kalian segera pergi ke departemen personalia untuk membuat laporan dan mengambil

"..."

Saat mendengar kalau mereka akan dipecat, mereka lupa bertanya siapakah

dan menatap wajah

apa-apa, tidak apa-apa, aku hanya terkilir

ucap Pria tampan dan keren itu dengan tidak

satu langkah kakinya yang sakit sudah memaksanya untuk menyerah. Jika bukan karena pria itu membantunya, ia

dan berkata, "biarkan aku

"..."

Bình Luận ()

0/255