Presdir Galak!

Bab 767 Rubah Kecil Yang Berbulu Kelinci

Bab 767 Rubah Kecil Yang Berbulu Kelinci

Parkiran di depan Bar Paper Drunk adalah mobil-mobil mewah, lampu yang terang dan megah begitu menarik pandangan mata, penerima tamunya adalah pemukul yang galak. Tempat ini hanya bisa dilihat dengan mata, rakyat biasa sudah tahu kalau tidak boleh mendatangi tempat ini.

Ini adalah usaha dari Keluarga Gu, Alibaba menjadikan tempat ini sebagai tempat bermainnya. Beberapa tahu yang lalu, karena alasan yang tidak diucapkan, Alibaba pun tidak suka dengan bar orang lain. Pada hari kedua, dia pun mengucurkan dana besar untuk membuka Bar Paper Drunk yang paling mewah di kota setempat.

Sekarang, Bar Paper Drunk sudah menjadi tempat konsumi bagi kelas kalangan atas.

Lucas Huo turun dari mobil, dia sudah ganti setelan jas yang bersih, wajahnya terlihat begitu tenang, emosinya tidak bisa terbaca, pandangan matanya menebarkan aura dingin yang membuat orang tidak berani mendekat. Di bawah sinar lampu neon dia berdiri, rasanya seperti tuan muda elegan yang mendatangi dunia awam.

Beberapa wanita yang berparas cantik pun terkaget ketika melihat Lucas Huo.

Begitu masuk ke dalam, suasana menjadi sangat berisik, di mana-mana ada aroma parfum dan aroma alkohol. Lucas Huo pun anggap tidak melihat, tetapi alisnya sudah mengerut, Herry segera melindungi Lucas Huo sampai ke lift khusus.

Setelah naik 5 lantai, suasana pun menjadi hening. Setelah berbelok-belok, tibalah di suatu ruangan, isi ruangan itu sangat klasik, ada gunung buatan, perairan buatan, bambu-bambu berdiri tegap, seperti mendatangi dunia impian.

Herry dan pengikut lainnya sudah tidak berani masuk ke dalam lagi, Lucas Huo pun ganti sepatu di tanggulan pintu, melepaskan jas dan diberikan kepada pelayan.

Alibaba adalah higienis yang hampir mencapai tingkat munafik, kadang juga ada kandungan keras kepala, dia adalah makhluk aneh yang susah untuk berteman.

Begitu Lucas Huo masuk, Alibaba sedang menuang teh, dia hanya angkat kepala untuk melihat Lucas Huo sekilas.

"Kenapa baru datang?" tangan Alibaba yang putih itu memberikan segelas teh pada Lucas Huo.

Setelah mengelap tangan, Lucas Huo baru mencicip teh, lalu melirik Alibaba, malam ini dia sedikit berbeda.

Rambutnya masih basah, sepertinya baru selesai mandi, kulit dia memang putih, sekarang dia masih memakai kimono, dadanya pun terekspos, ditambah bibir yang merah, gigi yang putih, alis yang seperti hasil gambar.

Benar-benar seperti cantik! Lucas Huo mendengus, dia paling tidak suka gaya Alibaba yang cantik-cantik seperti ini. Dia bukan gay, dia tidak ada waktu untuk menikmati seorang pria.

"Banyak urusan, sebenarnya sudah lelah, kamu ada masalah apa?"

Alibaba bersandar di sandaran kursi seperti orang tidak bertulang, kemudian mengipaskan bulu mata seperti anak yang polos, "Putri kedua dari Wakil Komandan Ma daerah militer, berpura-pura bodoh dan masuk ke dalam pelukan aku, memegang wajah aku, menurut kamu, aku cincangin dia lalu dijadikan makanan anjing atau diaduk-aduk ke semen?"

Lucas Huo pun tersedak teh, lalu menghela nafas, "Aku tahu gadis itu, sudah berusia 20 lebih, jangan begitu keji, dia juga hanya menunjukkan kekaguman padamu, ampunin nyawanya, potong kaki tangan saja."

"Kamu selalu begitu prihatin pada orang lain."

Lucas Huo tertawa, dia ada rasa prihatin? Mungkin hanya Alibaba yang akan berkata demikian.

Perempuan yang berdiri di jarak beberapa meter itu sedang menuang teh, wajahnya tiba-tiba menjadi pucat, badannya pun gemetar.

ini sangat tampan, tetapi

merasa Alibaba ada masalah hati,

kembali," Alibaba yang kepikiran si rubah kecil, Jasmine.

***

istri" ini, karena sifat Alibaba begitu kasar, mungkin saja bisa

termasuk kooperatif, dia sendiri yang minta membatalkan pernikahan."

ikutin permintaan tuan

keramik bagus pun menjadi hancur, wanita yang melayani mereka pun langsung mengambilkan yang baru, Alibaba melotot, "Pak tua suruh aku nikahi siapa aku harus nikahi siapa? Di mana harga diri aku?

gelas sambil tertawa tipis,

"Tidak!"

dia lalu dilempar ke

"Mana mungkin!"

rumah dia dengan

"Aku kurang kerjaan?"

Tuan Gu, bukankah seharusnya kamu menguliti calon istrimu itu? Kenapa kamu tidak

mencibir, "Iya, ternyata aku tidak melakukan apapun pada gadis

kepikiran sesuatu, dia

Sejak kecil, aku paling

"Alibaba!"

"Panggil lagi!"

panggil kamu begini juga."

"Sekali lagi coba!"

kamu suka pada calon istrimu

suka sama dia? hari

Berarti tidak," Lucas Huo terlihat seperti penonton yang minta dipukul.

Alibaba menaikkan bola mata. Dia juga tidak tahu harus jawab apa, kemudian dia mengarang alasan

pun tertawa, "Ternyata Alibaba juga ada rasa

Alibaba pun menjadi kacau, dia menjadi malu karena bicaraan Lucas Huo. Kenapa dia tidak mematikan Jasmine pada hari ini? Kalau dipikir-pikir, memang memalukan, ternyata membunuh orang saja masih bisa ragu-ragu, sangat berbeda dengan gaya

dengan dia, dia termasuk menarik

memang berbeda dengan yang lain, kalau memang cocok, sama dia saja, mungkin

Huo, bicaraanmu semakin jauh ya!"

kepada Lucas Huo. Alibaba sudah belajar ilmu bela diri sejak kecil, sebenarnya air ini tidak bisa dihindari, tetapi ekspresi Lucas Huo tidak berubah, dia hanya memiringkan badannya saja, bahkan

semakin murka, "Lucas Huo, sejak kecil aku

air pun tidak berhasil,

Felipe datang traktir, hari ini,

bermalas-malasan, "Sudah telepon, katanya

Bình Luận ()

0/255