Presdir Galak!

Bab 770 Tiba-Tiba Sadar

Bab 770 Tiba-Tiba Sadar

"Aku peduli!" Reza berteriak dengan suara rendah, "Aku peduli dengan semua yang berkaitan dengan kamu!"

"Apakah kamu berani bilang di hadapan Lucinta?"

"Aku… aku ada alasan…"

"Alasan kepalamu!" Jasmine menyindir, "Kamu datang ke sini menyatakan sikapmu, apa yang kamu inginkan? Makan yang di mangkok masih pikirin yang di kuali? Saat bermesraan dengan Lucinta, masih ingin mendapat cinta dari aku secara diam-diam? Apakah kamu mau aku jadi kekasih gelapmu? Menyuruh aku menjadi makanan ringanmu? Reza, apakah di matamu, aku begitu murahan? Apakah aku harus bersama kamu?"

Reza pun terlihat kalang kabut, "Bukan, aku tidak pernah berpikir demikian. aku hanya… aku hanya tidak bisa meninggalkan kamu…"

"Tidak bisa meninggalkan aku, tetapi masih bisa berpacaran dengan Lucinta? Hebat juga kamu!"

"Jasmine, aku benaran ada alasan, aku terpaksa bersama Lucinta. Hati aku hanya cinta padamu, kamu!" Reza pun menjadi emosi, dia menggoyang-goyangkan lengan Jasmine, "Kamu lihat aku, lihat aku! di mata aku, di hati aku, hanya ada kamu, aku hanya cinta padamu."

Jasmine mengangkat kepala, lalu menatapi Reza, mata Reza dipenuhi dengan rasa lembut dan manis, bahkan sedikit bimbang dalam menatapi bibir Jasmine yang berwarna merah muda, hatinya sudah dibara oleh api, dia pun menunduk menatapi warna merah muda itu terus.

"Apakah kamu sudah tidur dengan dia?" pertanyaan Jasmine langsung membuat Reza terbeku, jarak bibir mereka hanya beberapa Cm, bahkan bernafas saja bisa mencium aroma tubuh Jasmine.

Jasmine tertawa menyindir, "Kenapa? Tidak boleh jawab? Atau tidak berani jawab? Atau malu untuk menjawab? Aku tanya kamu, apakah kamu sudah tidur dengan dia? jawab!"

Wajah Reza menjadi pucat, dia tidak berani bertatapan dengan dia, "Aku… aku…"

"Hehehe, kamu hebat juga. Kamu bisa tidurin dia dan berpacaran dengan wanita lain. sejak kapan kamu menjadi begitu hebat?"

"Jasmine, dengarkan aku, aku dan dia hanya sekali…"

"Aku merasa kamu kotor," kalimat Jasmine ini langsung membunuh Reza.

Reza terbengong, dia menatapi wajah yang dia kenal tetapi juga asing itu dengan ketakutan.

Jasmine melangkah mundur, lalu berkata dengan tenang dan tidak berperasaan, "Aku sangat mencintaimu, selama 22 tahun sebelumnya, aku hanya cinta padamu, karena itu, aku juga sangat merasa jijik padamu, kamu bukan Reza yang malu-malu dan suci itu lagi, kamu yang sekarang ini sangat menjijikkan."

Reza terlengah, tubuhnya yang kurus itu pun bergoyah, seperti tidak bisa berdiri tegap, matanya pun berkaca-kaca.

Apa yang mau dia katakan tidak bisa kelaur dari mulut, bibirnya memucat, gemetar. Tangan yang di samping paha pun ikut gemetar,

Jasmine membalikkan badan dan mau pergi.

Reza berdiri di tempat hingga lama.

Di jarak sekitar 20 meter, berhenti sebuah mobil mewah yang berwarna hitam.

Tekanan udara di dalam mobil sangat rendah, seperti sudah mau kehabisan nafas.

pandangan matanya begitu tajam dan membawa

itu? Apa maksudnya berpelukan dengan calon istri

nada yang membaik, "Tuan Gu, tidak bagus. Buat apa cari masalah demi

pernikahan", dia pun merasa Gullio sedang menyindir dirinya.

orang tidak bisa tenang,

telinga Gullio bahkan menembus kaca mobil

Salah bicara apa lagi? kerja sama Tuan

***

menggigit bibirnya yang merah itu lalu mengernyitkan alis, tiba-tiba api amarah berkobar di

tidak sabar,

bisa mencabut pisau yang menancap di kaca mobil, kemudian melirik Alibaba dengan rasa takut, " Tuan

malam hari, akan ada banyak penjilat yang ingin membaiki Tuan Gu, supaya Tuan Gu memberi

ada orang yang tidak punya otak seperti

turun dari mobil.

selama 20 menit, tentu saja juga sudah melihat adegan gratis tadi, apakah dia adalah orang yang pergi begitu

harus… mengerjai wanita yang menarik

Menarik lebah dan kupu-kupu! Baru kembali ke tanah air beberapa hari saja, dia sudah menggaet pria yang begitu rajin. Tidak senang! Aku sangat tidak

mengurus luka telinga, dia

mahkota ini tidak bisa diprediksi,

"Usut mobil tadi!"

apa? Kalau tabrak mati kan menghemat kerjaan anda?" kalau calon istri tiada, bukankah tidak perlu membatalkan

ditempeleng lagi

adalah nyawa, kamu sangat tidak berperikemanusiaan," Alibaba melangkahkan

terbengong di depan, kemudian menampar wajahnya sendiri lagi

"Mulut aku ini!"

Tuan Gu adalah orang yang tidak boleh membahas perikemanusiaan, karena

sangat aneh.

merinding kemudian segera

dengan

silahkan!" Gullio yang memimpin jalan,

baru melepas baju luar, saat ini dia hanya memakai bra, sehingga dia berteriak histeris.

lalu menendang kaki Gullio,

tidak melihat apapun! Serius!" jelas Gullio lalu membawa

melototi Alibaba dengan mengernyitkan alis, "Kenapa

adalah kamu, Alibaba, juga

debu, kemudian melihat jarinya ada debu atau tidak, kemudian duduk dengan rasa sedikit jijik. Dengan melipat kaki,

sadar kalau telinga Alibaba

gunung Jasmine yang baru dia lihat memang terlihat sedap, apalagi lembahnya itu, membuat hatinya merasa kesemutan. Tidak tahu kenapa, Alibaba merasa perutnya sedikit panas, bahkan rasa panas itu seperti berlari-lari dalam tubuhna. Ini

pandangan mata yang biasanya tajam kini

Bình Luận ()

0/255