Prince Please Don't Chase Me

Bab 86 Namanya Menjadi Aden

Bab 86 Namanya Menjadi Aden

Edo melihat dia dengan sinis, setelah itu memandangku.

Aku masih terikut suasana tadi, menarik jubahnya, dan berada dipelukannya.

"Sudah tidak ada apa-apa."

Mendengar suaranya, aku tidak menyangka, mengapa ucapannya hari ini sangat lembut? Aku tidak terbiasa.

Ternyata dia ada sisi lembut? Suaranya sangat lembut, membuat aku ketakutan.

Aku menunduk, melepaskan jubahnya dan berkata.

"Ya."

Baru saja melepaskannya, kau merasa punggungku sakit.

Aku meraba punggungku.

Edo melihatku seperti ingin menanyakan sesuatu, tetapi tidak jadi ditanyakan.

Tatapan dia tertuju pada pria diatas, dan bertanya.

"siapa yang melakukannya?"

"Aku."

Suara dari atas itu terdengar dengan nada bicara tenang.

Semua orang yang dibawah melihat keatas, terlihat seorang pria berjubah putih pelan-pelan turun kebawah.

Dia berjalan kearah Edo seolah-olah tidak ada apa-apa dihadapannya.

Pria itu sangat tinggi, berdiri berdampingan dengan Edo sepertinya sama tinggi, tubuhnya lebih kurus dari Edo, tetapi terlihat sangat berwibawa.

Terutama wajahnya, hidung dan alisnya bagaikan lukisan, bentuk wajahnya sangat cantik, tetapi terlihat seperti pria yang berwibawa.

Dia tidak tersenyum, tetapi terasa sangat hangat.

sangat misterius, sikapnya yang misterius membuat

matanya, dan bertanya kepada pria

"Siapa kamu?"

"Tuan muda ketujuh, dia......."

Wali kota Faiya menjelaskan.

wakil

dia,

jiangnan? Apakah? Dia yang sering disebuh kelompok penjaga Jiangnan

Jiangan? Apakah

kau terkejut, apakah dia

aku mengangkat kepalaku dan melihat pria

sekitar 20an tahun, dengan wajah tampan,

adalah mata itu, jernih bagaikan air, tidak dapat dilukiskan

lebih mempesona karena cahaya mata

tampan, tetapi ada ketenangan yang sepertinya sudah terlatih, tidak

hangat

ini adalah

yang menyelamatkanku dikota Lu, pria yang ditakti oleh para perampok.

aku pernah mendengar suaranya, dan

yang didepanku saat ini, wajahnya yang tampan ini adalah

umumnya, dia seperti

diberi

terkenal dimana-mana."

muda berlebihan, ini

kota Lu yang bernama Theo juga sudah sangat terlatih,

ketujuh berasal dari

siapa dirinya,

"Tuan mudah ketujuh."

"Terima kasih Andi."

Mereka saling bertatapan sejenak.

kedua pria

hanya bisa telihat dari luar, karena baru

mereka berdua, tidak mengurai

bagiku, mereka hanya tidak sengaja

Bình Luận ()

0/255