Prince Please Don't Chase Me

Bab 89 Bagaimana Cara Dia Menghilangkan Racun

Bab 89 Bagaimana Cara Dia Menghilangkan Racun

"Nona sedang terluka, jangan banyak bergerak dulu."

Theo melihat aku memberi salam, segera membantuku berdiri, dan menyuruhku duduk.

Dia melihat wajahku dan berkata sambil tersenyum, "Hari ini nona terlihat baik, kau menjadi tenang."

Dia melihat Iis dan bertanya, "apakah nona puas dengan pelayanan mereka? Apa perlu saya mempersiapkan beberapa pelayan lagi?"

Aku segera menggelengkan kepalaku.

"Sangat puas, maaf merepotkan tuan."

"Tidak, asalkan nona puas."

Dia datang begitu pagi, dengan begitu banyak basa basi, mungkin banyak pertanyaanku dapat dia jawab.

Maka dari itu aku duduk dan menunggu dia memulai pembicaraan pentingnya.

Ternyata benar, melihat aku diam, dia batuk sedikit, Iis segera mundur.

"Iis pergi membuatkan teh untuk tuan dan Nona." Setelah mengatakannya dia pergi.

Setelah Iis pergi, akhirnya Theo memulai pembicaraan.

"Nona Rita, beberapa hari ini dikota Lu banyak kejadian yang membuat aku tidak berdaya, bukan hanya hampir mencelakai pangeran ketujuh, tetapi juga membuat nona terluka."

Dia berkata dengan tatapan yang merasa bersalah.

"Aku meminta maaf kepada nona, mohon nona bicara kepada pangeran ketujuh, aku tidak meminta yang lain, aku hanya berharap pangeran ketujuh dapat melihat dari sudut pandang kesetiaanku selama ini, jangan libatkan keluargaku."

Setelah mendengar perkataannya, aku baru mengerti mengapa dia memperhatikanku.

diburu oleh

bukan hanya penjagaannya kurang baik

baginya, masalah ini baru saja terjadi,

mencariku? Aku hanyalaah pelayan, aku juga tidak menyalahkannya, aku juga tidak akan mengatakan yang

berkata, "Tuan Edo, mungkin kamu salah paham, aku hanyalah

Theo menggerakkan alisnya, sepertinya tidak

dia berkata, "Nona Rita, untuk apa menyembunyikan dari saya, aku melihat sendiri betapa lembutnya dia terhadap

aku mengikuti pangeran ketujuh, aku tahu sifat dia, kebaikannya kepada kamu

hanya mendengar bahwa aku terkena

katakan?

yang

karena luka kecil dipunggung, tetapi aku merasa

pembunuh itu sudah memberikan racun

membunuh mereka menggunakan berbagai macam

menatap Theo dan

tidak

terdiam sejenak, kemudian tertawa dan berkata, "Nona jangan

tidak ada apa-apa? Apakah racunku sudah hilang, apakah

dengan bingung, dia melihat aku yang

tabib terhebat dikota ini, tetapi tidak ada yang bisa menyembuhkan kamu, karena pangeran ketujuh sangat marah langusng membunuh

ketujuh? Aku menatap dia dengan

saya tidak tahu, karena tidak ada yang bisa menyembuhkan kamu, dan mereka tidak berani sembarangan

bingung, tidak ada yang menyembuhkanku?

tabib terkejut dan tidak tahu cara

percaya,

selalu tidak perduli dengan siapapun, apakah dia

cara dia menghilangkan racun,

bisa melakukannya?" aku

Bình Luận ()

0/255