Prince Please Don't Chase Me

Bab 92 Ketua Dibalik Semua Ini

Bab 92 Ketua Dibalik Semua Ini

Kota Lu adalah ibu kota daerah selatan, sangat banyak orang disini.

Diluar terdengar begitu banyak keramaian, ada yang menjua bakpao dan makanan kecil lainnya.

Kadang-kadang terdengar suara orang jualan, pada saat melalui pasar hewan, terdengar suara binatang.

Kota ini sangat ramai!

Aku terkejut, pada saat melihat wajah Edo, hatiku merasa khawatir.

Ekpresinya sangat dingin, seperti tidak mendengar suara diluar.

Edo berkata kepada Yuda, "Boleh dikatakan sekarang."

Yuda menganggukkan kepala, mengeluarkan kepalanya, melihat keadaan diluar dan berkata.

"Katanya, penginapan ini sudah ratusan tahun, para masyarakat juga mengaggap penginapan ini cukup baik."

Yuda terdiam dan melanjutkan.

"Penginapan ini sangat ramai, tetapi suatu hari pada dua puluh tahun yang lalu, penginapan ini tidak dibuka kembali, banyak tamunya yang harus pergi."

"Bangkrut?"

"Benar, setengah tahun yang lalu, penginapan ini dibuka kembali. Namanya sudah tidak seperti dulu, tetapi tetap banyak orang yang menginap, dengar-dengar ada orang habit yang menopang mereka."

"Apakah melakukan perdagangan illegal, pemerintah daerah sudah melakukan beberapa kali pemeriksaan, tetapi tidak ada."

"Perdagangan? Sangat menarik."

Edo tersenyum.

Tiba-tiba, ada suara dari depan kereta, Yuda membuka jendela dan melihat.

"Kita sudah sampai."

sudah melihat

penginapan besar setingi tiga lantai,

walaupun didalam sangat

"Apakah ada

ada pembunuh, dan kita mengutus orang bukankah akan

pantas saja dia menyuruhku untuk ikut,

terasa

menjadi cambuk, tetapi

belum tentu mengingatku, tetapi jika aku masuk bukankah akan sangat berbahaya. Jika didalam benar-benar

aku sudah terluka, pasti sulit

tidak tahu sudah salah apa aku dengan pria ini,

pertama kalinya kami bertemu, mengapa dia melakukan ini kepadaku, aku melihat

hubungan dia dan Edo, apakah

selir Edo, kami semua tahu

ini dia hanya membawa aku, mungkin akan membuat orang salah

saja dia melakukan ini kepadaku karena

walaupun alasannya ini, tetap saja tidak boleh mengorbankan

aku sangat tidak senang, tetapi aku tetap

tetapi pura-pura tidak mendengar sudah terbiasa. Dalam keseharian aku bepura tidak tahu apa-apa, ini adalah cara menyelamatkan

ada gunanya, dia melihat aku diam

ketujuh, bagaimana

Aku terdiam.

melihat kearah Edo dengan tidak tenang, apa yang akan

berpura-pura bisu dan tuki depan Yuda, pura-pura

jika Edo

melihat keluar, sepertinya tidak tahu apa

berhenti didepan penginapan, tetapi terus berjalan,

"Pulang saja."

"Baik."

perintah Edo,

Bình Luận ()

0/255