Prince Please Don't Chase Me

Bab 93 Aku Sudah Salah Mengerti

Bab 93 Aku Sudah Salah Mengerti

Edo menarik tatapannya, melihat Yuda, mengeluarkan giok kecil putih, memberikannya.

"biarkan barang ini jatuh."

"Apa ini?"

Dia melihat barang ditangannya, tidak tahu apa yang sedang dia pikirkan, dia mencium aromanya, ekspresinya berubah.

"ini adalah obat penawar racun.....?"

Apa! Aku terkejut melihat botol itu.

Nama ini pernah aku baca pada saat diperpustakaan, ini adalah obat rahasia istana.

Yang terkena racun itu pasti akan mati dnegan sangat menderita!

Ekspresi Yuda berubah, tiba-tiba dia seperti mengerti sesuatu, "kakak ketujuh, ternyata kamu......"

Dia hanya mengatakan sebgaian, Edo tersenyum dingin.

Dengan begitu, Edo juga sudah menyuruh para penjaga untuk menebarkan racun dipedang mereka!

Aku sudah pernah mendengar bahwa ada beberapa perampok demi menyelesaikan tugasnya sering mengoleskan racun kepedang mereka.

Tetapi aku tidak pernah menduga Edo juga melakukan hal yang sama! Dia adalah putra kerajaan, dia juga menyuruh orang mengoleskan racun kepedang!

Aku bergetar, melihat Edo seperti orang asing.

Mungkin aku terlalu mementingkan hal ini, aku merasa sakit dipunggungku semakin terasa.

lukaku, sepertinya Edo mengetahuinya, melihat aku sejenak, dan tidak

demi sembuh dari racun itu pasti akan mencari berbagai cara untuk sembuh, jika kita menyebarkan obat ini,

ketujuh, kamu ingin menggunakan cara ini

masuk jebakan

pulang, aku melihat wajah

jangan biarkan aku menunggu

tidak melanjutkan ucapannya, tetapi semua mengerti siapa yang dia

kota ini

sekarang juga

berkata, dan

hanya mendengar

Dia sangat hebat!

bisa sadar, tiba-tiba merasa

melihat

tidak ingin bekerja

".........."

kamu mempertaruhkan nyawamu untuk menyelamatkanku, baru satu hari, kenapa

"......."

bertanya untuk kedua

dan menimpaku, satu

memang menolak untuk

menyelamatkannya. Tetapi jika itu terjadi

akan membiarkannya, walaupun kepada orang asing

bukannya aku tidak mau membantu, itu

terbunuh, aku juga tidak sebodoh

kepadanya, apakah dia akan percaya? Dia dan Yuda adalah teman baik, sedangkan aku hanyalah seorang

mengatakan apa yang aku pikirkan, maka dari itu aku menjawab, "Pangeran ketujuh, hamba takut mati, para pembunuh itu pernah bertemu dengankum jika didalam benar-benar ada pembunuh, aku

bertanya, "Jika tidak melakukan hal yang berbahaya, hanay bekerja disampingku, apakah kamu

"........"

Bình Luận ()

0/255