Prince Please Don't Chase Me

Bab 96 Pembunuh Dimalam Hari

Bab 96 Pembunuh Dimalam Hari

Kota Lu saat ini tidak tenang seperti dulu.

Semua bahan yang diperlukan penangkal racun habis terjual, yang dapat melakukan ini pasti bukan orang biasa.

Pasti akan terjadi hal besar.

Alasan dari pemerintah adalah, telah terjadi beberapa kali peperangan, tidak lama kemudian mungkin akan banyak pengungsi masuk.

Untuk menghindari penyakit yang mereka bawa, kita harus mempersiapkan terlebih dahulu.

Dengan begitu, tidak ada orang yang berani menjawab lagi, jiak untuk menghindari penyakit, masyarakat pasti setuju.

Alasan seperti itu, tidak ada orang yang berani mengatakan apapun, orang yang melakukan kesalahan juga sepertinya tidak dapat melakukan apapun, setiap hari banyak kereta yang mengambil barang.

Tempat ini penuh dengan bau obat-obatan.

Kejadian ini berlangsung beberapa hari.

Tetapi siapapun tidak tahu, dalam udara yang penuh dengan bau obat-obatan, ada rencana pembunuhan.

Aku sudah melewatinya selama beberapa hari, akhirnya bisa jalan-jalan keluar, baru saja pulang dan ingin beristirahat, aku mendengar suara langkah kaki.

Pada saat aku melihat, ternyata dia adalah Iis yang pada hari itu melataniku, setelh itu dia berlutut.

Aku melihat dia menarik rokku dan berkata kepadaku.

"Nona Rita, kamu harus menyelamatkanku."

yang terjadi,

bakar dan tidak sengaja digigit oleh ular, kata dokter memerlukan

Setelah itu dia melanjutkan.

bahan ini sudah tidak ada dikota ini, semua toko obat

tahu mereka sudah membeli semuanya, tetapi kota ini juga tidak kecil, paling tidak membutuhkan waktu setengah bulan

jika iis datang meminta bantuanku, mungkin dia masih tidak tahu aku tidak diijinkan

merasa sedih, dan

sekarang aku tidak bisa membantu kamu,

dia tidak memberikannya. " Sambil

kepada orang penting itu mungkin dia akan memberikan sedikit kepadaku,

yang sedih, hatiku juga tidak

lama, akhirnya aku merasa

kau juga ingin membantumu menyelamatkan kakakmu,

menatapnya, dia menangis dengan sangat histeris, bersujud dibelakangku dan menarik

mengerti tidak ada gunanya memohon,

"Nona Rita, saya pamit."

dia pergi tidak tahu berapa lama, sepertinya langit diluar semakin gelap, aku menarik nafas panjang, dan

terasa

sangat kejam menolak Iis, tetapi aku

ini Edo sangat membenciku, apapun yang aku katakan dia tidak akan mau mendengar, maka dari itu tidak mengiakan dia, aku

menolaknya, dan ingin

mengusirku, hal ini tidak

Edo berbaik hati memberikan obat itu,

sadar sudah sampai ditempat tinggal

sedang berfikir apa

gelap, didalam semakin sunyi, hanya ada dua

Bình Luận ()

0/255