Bab 14 Clara

Di bawah kepemimpinan Ronald, kereta kuda langsung masuk menuju ke gerbang istana, Ivonne sekarang tidak penasaran sama sekali mengenai Istana, dia hanya melihat jalan istana yang panjang dan dinding bata merah di balik tirai yang sedikit terangkat.

Tidak bisa melihat ke kejauhan. Hanya sesekali ada paviliun tinggi yang terlihat, begitu megah, atap ubin mengkilap yang menyentuh cahaya matahari.

Kereta kuda berhenti, Ivonne menarik napas dalam-dalam, Letty membantu memapahnya turun dari kereta kuda.

Matahari bersinar menyinari dinding istana yang berwarna merah, ubin berlapis emas dari kejauhan memantulkan cahaya. Ivonne seperti hantu yang tidak bisa melihat cahaya, tanpa sadar dia berusaha menghalangi cahaya matahari.

Ronald juga turun dari kuda, kereta kuda dan kuda ditempatkan di luar, kemudian terus berjalan ke depan.

Tiba di luar Istana Gatina, Letty berbisik: "Permaisuri, budak tidak boleh masuk, hati-hatilah ketika berjalan."

Ivonne tahu bahwa Istana Gatina ini adalah tempat Paduka Kaisar sebelumnya tinggal. Di luar, sudah dipenuhi dengan para pelayan dari berbagai kediaman, Ivonne mengambil napas dalam, mengikuti Ronald langkah demi langkah masuk ke dalam.

banyak orang berdiri di aula utama.

sebagian besar dia mengenalnya, berdasarkan pada ingatan dari pemilik tubuh

merupakan putra tertua dari Kaisar Mikael, berumur 30 tahun, dilahirkan oleh selir Qin, menikahi putri

juga hadir, mereka juga membawa Permaisuri dan anak-anak mereka ke

hanya mengangguk,

merasa Ronald yang berdiri di sebelahnya tiba-tiba tubuhnya menegang, pandangan matanya dialihkan, dirnya tampak begitu

memandang ke arah pintu, melihat sepasang suami istri

tampan, sosoknya tinggi dan tegap, memakai

dengan motif kupu-kupu hijau, mengenakan gaun berwarna awan biru, dengan anyaman bunga delima yang terbuat dari satin, mengenakan sepasang sepatu satin

di telinganya bergoyang seiring dengan langkah

pintu, merasa bahwa semua wanita di sini biasa

tersisa di otak Ivonne memberitahunya bahwa kedua orang ini adalah Raja Oscar dan

Bình Luận ()

0/255