Rebirth Doctor Ivonne Yuan

Bab 44 Kamu Harus Memikirkan Konsekuensinya

Bab 44 Kamu Harus Memikirkan Konsekuensinya

"Menoleh kemari!" Kata Ronald dengan suara pelan.

Ivonne meletakkan dagunya di ranjang, tersenyum sambil menitikkan air mata, "Selamat keluar dari kematian."

"Bukankah kamu sangat ingin aku mati?" Ronald menatap wajahnya yang cantik, kening Ivonne memar kebiruan, matanya bengkak seperti buah persik, air matanya membasahi wajahnya yang memang sudah kotor, menampilkan dua garis aliran air matanya.

Benar-benar tidak menyangka, beberapa hari yang lalu, mereka masih seperti air dan api.

"Ya. Aku memang sangat ingin kamu mati." Ivonne menyeka air matanya dengan sedikit kekanak-kanakan, "Tapi bukannya mati di depanku, aku adalah seorang dokter, ada seorang pasien yang meninggal di depanku, itu adalah kelalaian tugasku."

Ronald menatapnya, perlahan-lahan tertawa.

Peter yang ada di samping melihat mereka, akhirnya dia tersenyum. Menatap Ivonne dengan tatapan mata yang rumit.

Permaisuri ini, sebenarnya tidak terlalu menyebalkan.

Ronald menarik nafas dalam-dalam, efek pil golden purple sedang berperan dalam tubuhnya, dia merasakan nafasnya perlahan naik.

Dia menatap Peter, "Paduka Kaisar terkena racun macam apa?"

Peter melangkah maju dan berkata: "Sebenarnya aku juga tidak terlalu jelas, aku hanya tahu semalam Paduka Kaisar tiba-tiba muntah darah dan tidak sadarkan diri, Tabib Istana mendiagnosis dia keracunan."

Ronald memandang Ivonne. "Apa obat yang kamu berikan pada Paduka Kaisar bisa menyebabkan muntah darah dan tidak sadarkan diri?"

Ivonne berkata: "Tidak mungkin."

"Kalau begitu menunggu penyelidikan Ayah, seharusnya pasti akan mendapat hasil." kata Ronald.

"Aku ingin memohon pada Kaisar untuk pergi menemui Paduka Kaisar." Kata Ivonne.

pasti memiliki pengaturannya sendiri,

di luar, dalam hati sudah memaki putrinya ratusan kali, mencoba yang terbaik untuk membantunya bisa menikah dan masuk ke istana, tapi

berpikir pasti Ivonne telah melakukan kesalahan dan membuat Kaisar sangat marah, jika tidak, tidak mungkin dia akan dipanggil ke

keluar dan berkata: "Hendra,

Hendra lemas, hanya kurang berlutut

dalam kemudian berlutut, Hendra memberi hormat hingga dahi dan

tidak perli bersikap seperti itu!" Kata

begitu baik, suasana hati Hendra jauh lebih

Istana tidak ada hal lain,

Kaisar sekarang sakit parah, Istana sedang sibuk, Kaisar malah memiliki waktu santai memanggilnya ke istana untuk menanyakan

itu memiliki

itu, tidak tahu apa yang

Kaisar, semua yang ada

"Baguslah kalau begitu, pulanglah."

Hendra terpana.

memberikan uang baru mengetahui bahwa Ivonne dipanggil ke Istana oleh kaisar semenjak

gadis itu benar-benar membuat

"Lihatlah putrimu yang kamu ajari dengan baik itu, dengan sekuat tenaga mengirimnya ke posisi permaisuri, tapi apa yang dia berikan pada keluarga ini? Hari ini, Kaisar sedang dalam suasana hati yang baik, tidak bertanya padaku

juga diam-diam membencinya, "Di kemudian hari biarkan saja dia,

uang, jangan berikan padanya." Teringat telah memberikan uang pada Ivonne untuk memintanya pergi, uang itu tidak

Istirinya menjawab: "Aku tahu."

tidak mendapatkan perhatian dari Ronald, walaupun memiliki posisi sebagai Permaisuri, itu juga tidak berguna, sepertinya

departemen militer, posisi atas sudah digantikan oleh 3 orang, masih tidak ada kesempatan baginya untuk naik ke

sudah terdengar kabar, sudah ada banyak orang yang berkata bahwa peluang Raja Oscar menjadi seorang Pangeran Mahkota sangat tinggi, jika melakukan tindakan pada pihak keluarga Clara dengan mengeluarkan

uang yang kita miliki sekarang?" Memikirkan ini, dia bertanya pada

ribu." kata

aku ingin pergi ke

khawatir itu tidak pantas, lagipula Clara itu tadinya akan menikah dengan Ronald tapi dihancurkan oleh Ivonne, keluarganya sangat membenci

Bình Luận ()

0/255