Rebirth Doctor Ivonne Yuan

Bab 45 Menyelidiki Penyebab Penyakitnya

Bab 45 Menyelidiki Penyebab Penyakitnya

Clara merasa Kakeknya terlalu khawatir, jadi dia berkata: "Kakek tidak perlu khawatir, Ivonne tidak akan bisa melepaskan diri dari tuduhan itu. Kondisi Paduka Kaisar sangat serius, sekarang terkena racun dan tidak sadarkan diri, mana mungkin masih bisa diselamatkan? Selama Paduka Kaisar meninggal, tidak peduli apa penyebab dia meninggal, Ivonne memiliki dosa karena telah mengobati Paduka Kaisar secara pribadi, tidak akan ada jasa baginya karena mengobati Paduka Kaisar."

Di Istana, keadaannya sudah kacau, dia saja masih tidak mengerti dengan jelas, apalagi Ivonne.

Saat ini, situasinya sangat rumit, Ronald telah terlibat dikarenakan dituduh melukai dirinya sendiri, Kediaman Ronald bisa dibilang di ujung tanduk.

Memikirkan Ronald, Clara masih menyayangkan di dalam harinya, tapi demi hal besar mengorbankan hal kecil, itu adalah nasih Ronald.

"Jangan terlalu yakin, semuanya belum sampai di langkah terakhir, masih mungkin terdapat perubahan." Gilang tiba-tiba menatapnya. "Masalah Paduka Kaisar diracuni, bukan kamu yang melakukannya kan?"

Clara terkejut. "Jelas bukan kamu yang melakukannya, bahkan jika memberiku nyali yang besarpun juga tidak berani meracuni Paduka Kaisar."

Gilang pertama-tama mengangguk, menundukkan kelopak mata tuanya, "Baguslah jika bukan kalian yang melakukannya, aku akan menyelidikinya mengapa Ivonne bisa mengerti ilmu pengobatan, kamu keluarlah."

Clara bangkit dan mengundurkan diri.

Keluar dari pintu ruang kerja, di luar matahari bersinar, memikirkan Ronald, hatinya masih tidak rela.

Tadinya Clara berpikir Ronald tidak akan pernah melupakan perasaannya, tapi dari percakapan di Menara Ivylane, Clara sudah bisa merasakan sikap dinginya.

Apa dalam hati Ronald sudah ada Ivonne? Wanita dangkal itu mana layak untuk Ronald?

Menebak Ivonne mengobati penyakit Paduka Kaisar, itu setelah melihat cedera Ronald di kediamannya, dia mendengar Raja Oscar berkata bahwa lukanya diobati oleh Ivonne, jadi Clara berpikir sebelumnya kondisi Paduka Kaisar juga tiba-tiba membaik, seharusnya itu karena Ivonne juga bertindak mengobatinya.

Awalnya Clara terus memandangi ke arah dalam, Ivonne memang maju ke hadapan Paduka Kaisar, jika berdasarkan pada sifat Ivonne dulu, jika bukan karena ada tindakan, maka dia tidak akan pernah mendekat pada orang yang sekarat.

Meminta Bibinya untuk mencari tahu, itu memang sangat berbahaya, tapi sekarang masalahnya sudah seperti ini, tapi untungnya semuanya tebakannya benar.

Tersenyum melengkungkan bibirnya, dia dengan samar mengatakan pada pelayan di sebelahnya, "Pergilah untuk menghadang Hendra, bilang padanya untuk pegi ke Kediaman untuk mencariku."

Pemikiran Hendra, apa mungkin Clara tidak mengerti? Dia perlu membantu Raja Oscar untuk mendapatkan bantuan, begitu berusaha untuk mendapatkan posisi itu, maka Hendra juga haris memberikan sedikit usaha.

pergi setelah mendapat

memerintahkan seorang Bibi, "Pergi beritahu Raja Oscar, bersiap

terpaku, "Bukankah akan kembali

akan kembali ke kediaman?"

saja

maka minta dia untuk datang lagi besok, beberapa hari seperti ini, jika dia memiliki

bingung, "Mengapa Permaisuri berbuat seperti

bahwa dirinya di hadapanku hanyalah seekor anjing, hanya ketika dia menyadari hal ini, maka dia akan benar-benar

berjalan menuruni tangga batu dan berjalan

Di istana.

Mikael meminta Kasim David pergi untuk meminta Ivonne datang

Ivonne, ada sedikit kekhawatiran di

"Aku tahu." Ivonne menjawabnya.

cukup hangat, Ronald

Ivonne keluar dari pintu samping, tidak melewati ruang

baru menyadari bahwa Kaisar Mikael dan Raja Ralph ada di

biasanya berjaga di sisi Paduka Kaisar tidak ada, Ratu juga tidak

ranjang, Lucky digendong ke ranjangnya untuk memulihkan lukanya, Lucky

memintanya diam, Lucky seketika

tersenyum dan berkata: "Binatang kecil ini juga mendengarkan perkataanmu?

tersenyum, "Anjing itu mengerti

bisa membuat Paduka Kaisar begitu bahagia? Anjing ini terkadang melihat dengan lebih menyeluruh daripada manusia." Kata Raja Ralph sambil berpikir, kemudian menatap Kaisar Mikael sekilas

melirik sekilas pada Raja Ralph, apa sedang mengatakan bahwa dirinya tidak

mengerti ilmu pengobatan,

membungkukkan badan memberi hormat kemudian berjalan ke

melangkah mundur, Ivonne melihat raut wajah Paduka Kaisar, kemudian bertanya pada Tabib di sebelahnya, "Apa Paduka Kaisar

Ivonne ketika menolong Raja Ronald tadi, sikapnya juga menjadi sedikit lebih hormat, dia berkata: "Menjawab pertanyaan

kamu menunjukkan catatan pemeriksaanmu

kotak obat dan menyerahkan pada Ivonne, "Silahkan

Paduka Kaisar semalam, muntah darah dua kali, kemudian tidak sadarkan diri, denyut

Bình Luận ()

0/255