Rebirth Doctor Ivonne Yuan

Bab 48 Sang Ratu Sakit

Bab 48 Sang Ratu Sakit

Istana Rosebell kediaman Ratu.

Raja Oscar dan Clara memasuki Istana, mereka pergi memberi salam terlebih dahulu pada Ratu.

Ketika Clara memasuki ruangan, dia melihat raut wajah Ratu yang agak tidak baik, memegang dadanya dan duduk diam.

Clara menghampiri ke hadapan Ratu menaruh perhatian, bertanya padanya, tapi sang Ratu masih tidak begitu bahagia.

Clara tahu Sang Ratu memiliki masalah di dalam hatinya, kemudian dia tersenyum dan berkata pada Raja Oscar: "Bukankah Yang Mulia mengatakan memiliki puisi baru yang ingin diperdengarkan pada Raja Romeo bukan? Pergilah."

Oscar tidak suka menulis puisi, tapi Romeo menyukainya, baik Oscar maupun Romeo dilahirkan oleh sang Ratu, merupakan saudara, demi kesukaan adiknya yang menyedihkan ini, jadi Oscar mulai belajar menulis puisi.

Hari ini dia memiliki sebuah puisi baru, jadi Oscar harus pamer di depan Romeo, mendengar Clara berkata seperti itu, Oscar pergi sambil tersenyum.

Setelah Oscar pergi, Clara meminta para pelayan yang melayani di Istana untuk keluaar, dia duduk di samping Ratu dan bertanya: "Bibi, sebenarnya ada apa?"

Ratu melihat putranya sudah pergi, dia baru dengan benci berkata: "Aku dan Kaisar, hubungan pasangan selama lebih dari 20 tahun, sejak hari pernikahanku, dia tidak pernah makan berdua denganku. Malam ini, dia malah meminta Ivonne untuk makan malam bersamanya."

Raut wajah Clara sangat terkejut. "Ivonne? Bukankah dia dibawa ke Istana untuk diinterogasi? Kenapa dia tidak dikurung?"

Ketika Clara memasuki istana dia tidak bertanya, berpikir bahwa Ivonne telah melakukan kejahatan, bahkan jika tidak dipenjara, sudah pasti akan dikurung dalam kamar gelap terlebih dulul, kemudian menunggu hasil investigasi lalu turun dari posisinya sebagai permaisuri, hukuman selanjutnya adalah dibuang dengan identitas sebagai orang biasa.

Ratu dengan dingin berkata: "Dikurung? Sekarang dia sedang makan bersama Kaisar, hanya berdua, tidak tahu dia akan mengatakan apa di depan Kaisar."

Hati Clara sedikit terkejut, Ivonne tampaknya akhir-akhir ini sedikit lebih pintar, jika Ivonne mengatakan keraguannya pada dirinya di depan Kaisar, maka konsekuensinya tidak terbayangkan.

Clara berbalik dan menatap sang Ratu, cahaya matanya bersinar licik, "Bibi, apa kamu merasa pusing?"

Makan malam diatur di Istana Dragonhall, terpisah dari Istana Kekaisaran.

juga akan ikut makan bersama, setidaknya bertambah satu orang lagi

ke Istana Dragonhall, api harapannya

jika bukan karena ditempatkan dengan peralatan makan, Ivonne hampir mengira itu adalah meja untuk

itu, bahkan jika duduk berseberangan, itu jaraknya sangat

di sebelah meja bundar, punggungnya tegap, tangannya diletakkan

lama, ekspresi lembut ini tidak dapat dilakukan, hanya bisa sedikit mengulas senyumnya yang kaku, ekspresi ini

hormat, Kaisar Mikael

sekilas, berjalan ke depan meja itu dengan langkah

adalah makan malam biasa." Ketika Kaisar Mikael melihat kegugupan

mana mungkin dia bisa tidak gugup? Makan malam biasa pun juga tidak mungkin hanya mertua dan juga menantu berdua saja, apalagi dia ini

"Ya!" Ivonne menjawab.

makan, dia pasti memiliki hal yang ingin ditanyakan padanya, dugaannya sebenarnya sama dengan dugaan Ronald,

sudah memikirkan kata-kata yang

dengan samar berkata pada Kasim

memandangi ukuran meja ini, menghidangkan makanan, tidak tahu berapa banyak makanan yang

Hidangan pertama adalah sup.

dan

membuat Ivonne sangat ingin segera

sesederhana itu, ketika Kaisar makan, bukankah harus diperiksa dulu apakah beracun,

menuangkan sup ke sebuah mangkuk kecil untuk Ivonne dan meletakkan sendok perak, sedangkan Kaisar Mikael dilayani oleh Kasim

Mikael mengambil sendok perak dan mulai meminum sup, dia baru menghela nafas lega dan mengulurkan tangan untuk

lapar, makanan di depan mata, membuat hati yang tegang perlahan menjadi rileks, berpikir tidak peduli apa yang akan ditanyakan oleh sang Kaisar, dirinya punya jawaban, jadi

ke mulutnya, tapi sebelum dapat meminumnya, terdengar suara langkah kaki

keluar, tidak berapa lama, raut wajah Kasim David sedikit berubah

Kaisar Mikael berkerut, kemudian

nafas lega, Kaisar pergi maka dia bisa makan

sangat lapar, tidak bisa

Bình Luận ()

0/255