Rebirth Doctor Ivonne Yuan

Bab 59 Bibi Vera Mengaku Bersalah

Bab 59 Bibi Vera Mengaku Bersalah

Ratu terkejut memandangi Bibi Bertha, "Apa yang kamu salah dengar? Aku memintamu untuk mengembalikan Mutiara Selatan, bagaimana kamu melaporkannya?"

"Ratu ..." Bibir Bibi Bertha pucat, dengan gemetar berkata, "Budak sok pintar, berpikir Permaisuri Ivonne memberikan Mutiara Selatan demi Yang Mulia Ronald, karena itu, aku mengatakan lebih banyak, mengatakan bahwa Permaisuri Ivonne ingin agar Ratu berkata hal yang baik mengenai Yang Mulia Ronald di depan Kaisar."

Sang Ratu marah. "Kamu brani dengan lancang sembarangan menebak? Nyalimu sangat besar!"

Ratu tiba-tiba menajamkan pandangannya, Bertha telah mengikutinya selama bertahun-tahun, temperamennya tenang, tidak mungkin bisa mengatakan di depan Kaisar bahwa dia telah menebak dengan lancang.

Ratu segera terpikir Clara.

Sebelumnya Clara mengusulkan untuk pergi mencari Selir Prilly, tapi dia berpikir saat ini tidak perlu menghadapi Selir Prilly. Selir Prilly adalah keponakan Ibu Suri, jika menyinggung Selir Prilly maka masalahnya akan menjadi sulit untuk dilakukan.

Wajah Kaisar Mikael seketika menjadi makin tidak enak dilihat, bagaimana mungkin Bertha berani seperti itu? Takutnya itu adalah perintah sang Ratu, pandangan Kaisar Mikael dengan dingin menatap wajah sang Ratu.

Sang Ratu harus berdiri untuk mengekspresikan posisinya, menampar wajah Bibi Bertha, dengan marah berkata, "Lancang, perkataan yang kamu tebak dengan sembarangan, kamu juga berani mengatakannya di hadapan Kaisar? Berapa nyawa yang kamu miliki?"

Bibi Bertha berlutut di lantai, tidak berani menyentuh wajahnya, hanya berkata, "Mohon Kaisar mengampuni dosa. Mohon Kaisar mengampuni dosa!"

Kaisar Mikael memberi perintah tanpa berekspresi, "Penjaga, seret Bibi Bertha, beri hukuman 30 kali pukulan dengan papan."

Ratu merasa tidak tega, tapu juga tidak bisa membantunya berbicara, hanya bisa berkata, "Itu bisa dikatakan kemurahan hati untukmu, masih tidak berterima kasih?"

Bibi Bertha bersujud menyembah, tubuhnya sudah lemas, raut wajahnya dengan pucat berkata, "Terima kasih atas kebaikan Kaisar."

Bibi Bertha diseret keluar, setelah beberapa saat, dari luar terdengar suara pukulan dan juga suara tercekat Bertha yang menahan pukulan.

Raut wajah sang Ratu tenang, tapi hatinya sangat cemas, memaki Clara dalam hati.

Saat ini Selir Prilly seakan sedang menonton drama yang menarik, tadinya dia berpikir sang menantu pergi mencari muka pada Ratu dan menghinanya, tidak menyangka ternyata begitu banyak yang menikung di tengah, dia harus melihatnya dengan hati-hati.

Kaisar Mikael memandang Ivonne, pandangan matanya rumit.

yang memerintahkan Bibi Vera untuk mengantarkan Mutiara Selatan itu, itu juga hanya bisa

masalah ini terus dipermasalahkan maka akan ada

melakukan kesalahan sedikitpun, agar tidak memancing kemarahan Paduka Kaisar

Mikael samar-samar berkata, "Karena masalahnya sudah jelas, yang harus dihukum juga sudah dihukum, kalian boleh

Ronald, tapi sekarang jika membantah itu tidak membantu, lebih baik dia bertanya pada Clara dengan lebih jelas, jadi

juga mengundurkan diri. Dia memiliki pemikiran sendiri di dalam hatinya, tapi Kaisar sangat jelas tidak mau menindaklanjuti keburukan masalah ini, keluarga

juga ingin mengundurkan diri, tapi Ivonne malah berkata, "Bibi,

memperingatkan, "Permaisuri, masalah ini

tadi, dengan marah berkata, "Kaisar, masalah ini sangat penting, jadi aku harus menanyakannya

budak mengirimkan Mutiara Selatan ini ke Istana

berkata, "Apakah kamu yang berlaku sok pintar atau tidak, kita tahu dalam hati, tapi yang ingin aku tanyakan padamu adalah mengapa kamu mengganti pil Trinity milik Paduka Kaisar dan kemudian menyalahkan

Mikael tiba-tiba menjadi dingin, "Permaisuri, omong kosong apa yang kamu

langsung pada Kaisar Mikael, "Kaisar, seberapa besar nyaliku, aku juga tidak berani sembarangan bicara dan memfitnah orang lama yang

terpaku, berpikir Ivonne juga

Bibi Vera, "Paduka Kaisar memperlakukanmu dengan sangat baik,

dingin, "Budak tua tidak pernah memiliki niat untuk

berani mengatakan bahwa bukan kamu yang mengganti

Bibi Vera diam.

meletakkan tangannya, dia menatap Bibi Vera dengan lekat, hatinya perlahan-lahan

Vera bisa membantah, tetapi

Dia mengakuinya.

bagaimana mungkin itu

kamu memiliki bukti?" Kasim David terkejut,

apa perlu pergi ke hadapan Paduka Kaisar baru kamu bersedia untuk mengakuinya? Kamu pernah mencelakainya sekali, sepertinya kamu juga tidak peduli apakah Paduka Kaisar akan marah dan juga penyakitnya kambuh

dari pandangan matanya seketika meredup, kulit wajahnya yang

harus pergi ke Istana Pearlhall, budak tua mengakuinya!" Perlahan Bibi Vera

tidak ada suara, kecuali suara nafas Kaisar Mikael

beberapa saat, suara Kaisar Mikael perlahan terdengar, sangat

Bình Luận ()

0/255