Rebirth Doctor Ivonne Yuan

Bab 60 Tidak Bisa Melihat Dengan Jelas

Bab 60 Tidak Bisa Melihat Dengan Jelas

Bibi Vera tersenyum pahit, "Hutang budi pada orang lain harus dibayar. Budak tua tahun lalu mengidap penyakit serius, Permaisuri Clara lah yang memberikan pengobatan yang baik, sekarang membantu sekali, bisa dikatakan melunasi hutang budi ini, budak tua tahu bahwa Permaisuri Ivonne tidak akan dihukum, Paduka Kaisar masih membutuhkannya, paling-paling hanya dimarahi beberapa kata, budak tua tidak ingin menyakiti siapa pun."

Ketika Bibi Vera selesai berbicara, dia membenturkan kepalanya sekali ke lantai, ketika kembali mendongak, pandangan matanya sudah tenang, "Budak tua sudah tidak memiliki apa-apa untuk dikatakanlagi, mohon Kaisar berikan budak tua ini racun!"

Hutang budi dalam kehidupan ini, dia sudah melunasinya.

Dalam perjalanan ke alam baka, dia sudah tidak berutang budi lagi padanya.

Wajah Kaisar Mikael sangat suram, "Jika kamu mengatakan siapa orang di belakangmu, aku akan menganggap tidak terjadi apa pun."

Bibi Vera diam, seolah-olah sudah memutuskan hidup dan matinya.

Kaisar Mikael benci dan juga seidh, dia tentu saja tidak bisa membunuh Bibi Vera, bahkan tidak bisa menceritakan masalah ini pada Paduka Kaisar. Paduka Kaisar sekarang menderita penyakit jantung, bagaimana mungkin dia bisa menerima bahwa orang yang menemaninya selama beberapa dekade itu adalah orang yang meracuni dan mencelakainya?

Terdiam beberapa saat, Mikael berkata dengan datar, "Karena kamu mengatakan bahwa kamu tidak memiliki niat untuk mencelakai Paduka Kaisar, aku percaya padamu, aku tidak akan mempermasalahkannya, hanya saja Bibi Vera sudah tua, sudah tidak cocok untuk melayani Paduka Kaisar, karena Permaisuri Ivonne dan Bibi Vera berjodoh, maka aku akan meminta pada Paduka Kaisar untuk membiarkan Bibi Vera menemani dan melayani Ivonne di kediaman Ronald."

Pada akhirnya, Kaisar Mikael tidak tega bertindak sendiri, Bibi Vera pernah mencelakai Ivonne, mengirimnya ke sisi Ivonne, membiarkan Ivonne sendiri yang membereskannya.

Ivonne tertegun!

"Bibi Vera kamu pergilah dulu." Kaisar Mikael sudah meredakan amarahnya, berkata dengan datar.

Bibi Vera memandang Ivonne sekilas dengan pandangan rumit, membungkuk hormat dan mengundurkan diri.

Kaisar Mikael memandang Kasim David, "Kamu awasi Bibi Vera, yang terbaik adalah memberinya beberapa kata, jangan biarkan dia memiliki pemikiran pendek di istana."

Sudah ada niat untuk mati di pandangan mata Bibi Vera, takutnya dia memiliki pemikiran pendek itu di dalam Istana dan diketahui oleh Paduka Kaisar.

"Baik!" Kasim David bergegar keluar setelah menerima perintah.