Rebirth Doctor Ivonne Yuan

Bab 84 Siapa Yang Berubah

Bab 84 Siapa Yang Berubah

Kaisar Mikael sedang membaca peninjauan, sebelum Ronald datang, Sekretariat Wawan baru saja pergi. Sekretariat Wawan adalah terkenal bermulut besar, jika dia melihat Ronald sedang bebersih di ruang kerja kerajaan, takutnya tidak sampai 1 hari semua orang akan mengetahuinya.

"Angkat kepalamu!" Suara Kaisar Mikael terdengar dari sisi sebelah kirinya.

Ronald mengambil kain, perlahan berbalik. Berusaha mengulas senyum, "Kaisar!"

Bibir Kaisar Mikael berkedut, terpaku beberapa detik, memastikan bahwa dirinya dapat menekan tawanya, baru dengan dingin berkata, "Orang jelek sering melakukan hal aneh yang menyusahkan orang lain."

Ronald berdiri tanpa daya, apa hubungannya ini dengan orang jelek?

"David, ambil salep obat penawar dan oleskan padanya!" Kaisar Mikael memerintahkan.

"Salep obat penawar?" Kasim David tertegun sejenak. "Ini ada..."

"Untuk apa masih berkata omong kosong?" Kaisar Mikael.

Kasim David bergegas merespons, mengeluarkan sebuah kotak kecil dari lemari, berjalan ke hadapan Ronald, tersenyum dan berkata, "Yang Mulia, kamu tahanlah sedikit, ketika salep ini dioleskan akan sedikit pedas."

"Tidak masalah, aku tidak takut sakit." Hati Ronald sedikit terharu, sang Ayah benar-benar baik.

Tapi, mengapa di pandangan mata Kasim David terdapat raut kasihan?

Segera, Ronald tidak perlu memikirkannya, ketika salep ini dioleskan, apanya yang hanya terasa sedikit pedas? Ini benar-benar sangat menyakitkan. Seakan ada jarum yang menusuk ke dalam dagingnya, langsung menembus ke dalam, Ronald terengah-engah, "Pelan sedikit, pelan sedikit!"

"Rasa sakit seperti ini saja tidak bisa menahannya, apa kehebatanmu?" Kaisar Mikael berkata dengan marah.

Ronald menelan jeritan kesakitan yang sudah berada di ujung bibirnya, tapi itu benar-benar sangat menyakitkan, ini menjelaskan mengapa pandangan mata Kasim David tadi memiliki raut belas kasihan padanya.

Setelah salep dioleskan, Ronald merasa bagian dari lehernya ke atas itu bukan miliknya, sakitnya benar-benar sangat sakit hingga hampir mati rasa.

Bình Luận ()

0/255