Tersanjung

Bab 83 Orang yang Datang itu Ada Niat yang Tidak Baik

Bab 83 Orang yang Datang itu Ada Niat yang Tidak Baik

Tatapan kedua orang tersebut terpana, disaat seperti ini datang, takutnya ada niat yang tidak baik.

Ternyata, ada seseorang yang membelakangi cahaya berjalan ke arah mereka dengan pelan, yaitu Momo.

"Hubungan kalian begitu baik, jadi membuatku sangat tidak enak untuk mengganggu……"

Markus langsung sadar dan dia langsung berdiri di depan Sully, "Apa yang ingin kamu lakukan?"

Momo melihat Markus yang seperti ini, tatapannya berubah dalam kegelapan, "Tidak kelihatan, kamu begitu peduli padanya?"

Dan dia bertanya secara tidak langsung, "Ada apa kamu datang kesini?"

"Markus, apakah kamu mengira bahwa ini adalah tempat untuk kalian berpacaran? Jangan mengira bahwa ditubuhmu sekarang yang ada racun, selain itu masih di bawah pengawasanku, orang-orang ku yang ada di luar kamu juga sudah melihatnya, jika kamu bertindak sesuatu kamu tahu apa akibatnya.

Perhatian Sully berfokus hanya pada ketika dia mendengar tubuh Markus terdapat racun dan dia sudah tidak dapat fokus di tempat lain lagi, dia dengan paniknya melihat ke arah Markus, "Apakah yang dia katakan itu benar?"

Markus melihat kebawah dan membuka mulutnya, "Jangan dengar perkataannya, aku baik-baik saja."

Sahutnya sambil melirik ke arah Momo dan tertawa, "Kamu itu karena tidak dapat mendapatkan aku, jadi kamu baru menggunakan trik yang kejam ini kah?"

Mendengar bahwa caranya ini dicap sebagai trik yang kejam, Momo akhirnya benar-benar marah, "Hm," dia marah dan tertawa jahat.

"Markus, kenapa kamu mengira kamu bisa menyelidiki sampai petunjuk Victory Mu ini, itu masih aku yang melemparkan petunjuk untukmu, mengenai Saras, aku sudah tahu bahwa perempuan itu tidak dapat diandalkan, dan ternyata, begitu cepat dia mengkhianatiku."

"Momo, kamu bilang petunjuk Victory Mu ini kamu yang memberi? Apa maksudmu?"

Momo melihat ke arah Sully, wajahnya sangat mengerikan, "Jika bukan kamu, maka tidak akan ada orang yang akan menghambat rencanaku, aku juga akan membuat orang pada tahun itu mendapatkan karma yang harus mereka dapatkan, dengan kemunculanmu, jadi……"

Kata-kata akhir itu dia tidak menyelesaikannya, tetapi Sully merasa bahwa dia seperti sudah ditargetkan oleh dewa kematian sampai-sampai ada sebuah perasaan yang dingin naik dari kaki sampai ke atas kepalanya.

"Momo, kamu tidak usah memarahi Sully, semua masalah ini karena aku, aku saja yang menanggungnya." Markus sekali lagi berdiri di depan Sully, dan berkata kepada Momo.

Dan Momo, seperti sudah mendengar canda yang paling lucu selama hidupnya jadi dia tertawa terbaha-bahak, "Hahaha, kamu bilang kamu yang menanggungnya, aduh sakit perut aku, hahahaha……"

Dia tiba-tiba menyimpan ketawanya, "Markus, kamu hanya selalu menjadi sebuah catur di tanganku, tetapi aku tidak kepikiran kamu begitu buta cinta, begitu kangen padaku, ini sangat membuatku terkejut."

Markus diam dan mendengarkan, dia tiba-tiba membuka mulut dan berkata, "Aku menyesal."

Momo mengedipkan matanya, dia seperti tidak mengerti maksudnya.

Markus mendongak kepalanya dan melihatnya sekilas, "Aku sudah menyesal, aku seharusnya tahu bahwa selama ini kamu hanya memanfaatkanku saja, tetapi aku tidak memanfaatkanmu kembali, ini membuatku sangat menyesal."

tiba-tiba menjadi lebih tenang, dia tahu bahwa Markus memang sengaja untuk membuatnya marah, kemudian dia hanya tertawa, "Kamu tidak mengira bahwa dengan level seperti ini aku akan

menggelengkan kepalanya, "Aku tidak bisa," Sahutnya lalu berhenti, "Tetapi

kepalanya ke belakang dan melihat sekilas, dan melihat orang yang seharusnya sudah

seperti bertemu

depan pintu yang sedang berdiri adalah, orang yang

menenangkan dirinya sendiri, kemudian dengan tenang dia menyapanya, "Sudah lama tidak

"Iya, sudah lama tidak

yang tidak jauh dari Momo, "Aku awalnya mengira bahwa seumur hidupku ini sudah tidak

ini, bisakah kamu untuk sementara pergi sebentar, setelah

dan terdiam sebentar, "Momo, apakah kamu selalu mengira orang itu tidak akan bisa belajar, atau kamu merasa bahwa aku sudah mengalami sekali kematian, akan bodoh seperti

topik yang ingin kamu bicarakan padaku, banyak amarah yang mau dilampiaskan, tetapi bisakah kamu menunggu sebentar, aku

dengan nada

"Iya."

dari penyelamatku, satu lagi adalah muridku, menurutku mereka bagaimana mungkin adalah

seperti ini, dia langsung menyadarkan dirinya,

kebetulan, aku juga datang untuk

bertepuk

itu sudah tidak ada, tidak ada orang yang masuk

responsnya, dia sudah mendengar entah kapan diluar juga sudah ada seseorang yang sedang berdiri, "Apakah kamu sedang

jatuh di hadapan Momo, dan

membuat suatu keputusan,

talinya sudah ditarik itu, orang yang berada di sana pun langsung menyembunyikan dirinya

dengan keuntungan dari kabut, dia keluar dari ruangan

pertama kali ialah Sully, dia mencium kabut yang ada di udara itu, lalu menyimpulkan sebuah

adalah sebuah bom asap, dan Momo, melihat mereka yang sedang sembunyi itu dia

paling cepat mengetahuinya, "Dasar, dia sudah

itu, Matius yang tidak mempunyai tujuan yang lebih lagi dengan

sebab dari malapetaka, kamu tidak mengerti, aku

"Hal seperti

bukan waktunya berbincang, meskipun saya tidak tahu bagaimana bisa diselesaikan, oleh orang ini,

khawatir, racun yang ada di tubuh orang

hal tersebut, jadi dia hanya memaksa untuk memindahkan titik fokusnya, "Guru, kalian

disini, dan sebelum saat itu dia pernah mencariku di Perusahaan Hermoni

begitu kenapa dia sepertinya

dia melihatmu seperti

untuk melihat apakah aku sebenarnya hidup atau mati, jadi aku menyuruh

……

masih ada

Bình Luận ()

0/255