The Medical Agent Concubine

Bab 607 Turun Gunung Dan Menjelajahi Jalan

Bab 607 Turun Gunung Dan Menjelajahi Jalan

Rou Yao menatapnya dan berkata lagi, "Jangan salahkan aku berkata dengan terus terang. Meskipun Paman Raja bukan pria paling tampan di Ibukota, tapi dia punya pengaruh dan kharisma, ke mana pun dia pergi akan ada wanita yang tergila-gila padanya. Tapi sebaliknya denganmu, kamu tidak pernah merias, penampilanmu sangat kotor, tidak ada satu hal pun yang kamu pedulikan. Orang yang tidak tahu pasti akan mengira bahwa kamu adalah seorang pelayan. Sejujurnya, penampilanmu saat ini kurang lebih sama seperti Xiao Sun, bahkan Xiao Sun terlihat sedikit lebih baik. Zi An, seorang wanita harus memperhatikan penampilannya sendiri. Setelah kembali ke Ibukota, kamu harus merias dirimu lebih baik."

"Apakah aku seburuk itu?" Zi An direndahkan olehnya dan sungguh tidak tahu harus berbuat apa.

Rou Yao merangkul bahunya dan berjalan kembali, lalu berkata dengan pahit, "Aku sama sekali tidak melebih-lebihkan. Sebagai seorang wanita, kamu harus memperlakukan dirimu sendiri dengan lebih baik. Kalau kita bisa kembali ke Ibukota, aku pasti akan membantumu dan memperbaiki penampilanmu. Ngomong-ngomong, apakah kamu pernah mendengar tentang Pil Baimi?"

"Apa itu? Tidak pernah kudengar."

"Itu adalah barang bagus. Seorang wanita akan bersinar setelah memakannya, itu adalah sebuah harta karun bagi wanita."

Terdengar suara Zi An dari kejauhan, "Yang membuat Pil Baimi itu bukan kamu kan?"

"Memangnya penting siapa yang membuatnya? Asalkan kamu memakannya, aku akan merasa tenang. Kemudian kamu bisa sekalian memberitakannya di Ibukota, jika reputasiku menjadi besar, maka aku bisa membuka klinik pengobatan dengan lancar, betul bukan?"

Meskipun kata-kata Rou Yao tidak sepenuhnya benar, tapi kata-kata itu menimpa hati Qin Zhou seperti batu.

Malam itu, bawahannya Qin Zhou, Jenderal Hui pergi ke Gunung ekor serigala dan berdiskusi dengan Qin Zhou selama hampir dua jam.

Setelah itu, Qin Zhou memerintahkan A Jing untuk memanggil Zi An masuk.

Zi An masuk and melihat seorang pria yang tinggi dan besar sedang duduk di tanah dengan Qin Zhou, secangkir teh besar ditaruh di depan mereka berdua.

Melihatnya masuk, Jenderal Hui berdiri dan memberi hormat, "Hormat saya kepada Istri Putra Mahkota."

Zi An segera berkata, "Jangan sungkan."

A Jing memperkenalkan untuk Zi An, "Istri Putra Mahkota, ini adalah Jenderal Hui."

"Rupanya adalah Jenderal Hui."

Qin Zhou berkata dengan datar, "Duduklah. Karena mau bertindak, maka kamu juga harus berpartisipasi dalam pengambilan keputusan dari rencana ini."

kami tidak peduli dan bisa duduk di mana saja, kalau Istri Putra Mahkota tidak terbiasa duduk di

An sudah

Zhou memalingkan wajahnya, dia

karena selain lumbung makanan, juga ada sebuah gudang di sebelahnya. Di

An melihat peta ini dan sontak terkejut, "Taman Yushou benar-benar

kamar, dibagi menjadi 36 Taman istana, ini lebih besar dari Istana Kekaisaran. Taman Yushou dibangun pada masa pemerintahan pertama keluarga kerajaan naik takhta, selesai dibangun tiga tahun yang lalu, butuh waktu 18 tahun untuk membangunnya. Semua barang di dalam sangat mahal, dari

itu dibangun lebih megah daripada Istana Kekaisaran?" Zi An sungguh tidak paham. Ini adalah halaman, menurut logika, standarnya tidak

Tapi untuk pindah istana, maka standar istana perlu dinaikkan, kemegahan adalah hal yang

menyimak, rupanya

ini telah menghabiskan banyak uang kan? Katanya perbendaharaan negara kosong, lalu halaman ini dibuat selama 18 tahun, ya wajar saja!" Rakyat sedang dalam masa-masa sulit,

Taman Yushou ini, tapi saat dibangun

An menatap Qin Zhou,

akan menjelajahi jalan, kamu cukup diam di

Zi An berpikir sekalian saja pergi ke gudang obat dan membawa obat-obatan kembali, ada

memiliki teknik bela diri yang tinggi. Kali ini aku pergi hanya untuk mencari tahu posisi penjaga dan tugas patroli, aku bisa pergi sendiri, supaya kamu

tersenyum

penuh dengan

oleh bawahannya, tapi

"Ini demi kebaikanmu. Meskipun tali ajaib itu melindungi tubuhmu, tapi

harus mengambil obat di gudang obat, ada beberapa pasien yang sudah tidak bisa menunggu

apa, aku

juga kamu takkan mengerti. Kalau salah ambil, maka itu juga

sebentar, "Aku mau lihat dulu

si Qin Zhou ini selalu

"Pergilah!"

Zhou berdiri dan berjalan ke

dia kembali dengan wajah yang kelam, "Kamu ikutlah, tapi kamu harus

memang sudah sekarat. Lin Dan berkata bahwa tanpa obat, mereka

Bình Luận ()

0/255