Wanna Live In Your Heart

Bab163 Kita Tetap Berteman

Bab 163 Kita Tetap Berteman

Ryan Qiao justru menaikkan dagunya dengan sombong, “Ryan Qiao bukanlah anak tidak punya harga diri yang hanya bisa bersembunyi di belakang Daddy mereka, itu bukanlah hal yang akan dilakukan pria sejati!”

Dia Ryan Qiao, jika dijahati, pasti akan membalasnya berkali-kali lipat, mana mungkin dia membiarkan dirinya dijahati?

Itu terlalu menjengkelkan, bukan gaya nya!

Walaupun… perkataan Daddy nya membuat hatinya hangat, membuat masalah dan bersembunyi dibalik Daddy ada;ah pengalaman yang belum pernah dirasakannya.

Mata bening Ryan Qiao berputar sebentar, bagaimana kalau mencoba membuat masalah untuk merasakan pengalaman itu?

“Hahaha, baik, ini baru anak Daddy.” Jackson Li berdiri, mengangkat tubuh kecil Ryan Qiao dan memutarkannya di udara.

Ryan qiao tertawa senang, dia menyukai interaksinya dengan Jackson Li, sama sekali tanpa beban, berbeda dengan perasaan saat berada di sisi Jenny, tapi dia menyukai keduanya.

Tiba-tiba terdengar suara gaduh dari luar villa, mengganggu suasana indah yang sedang berlangsung.

Jackson Li mengerutkan keningnya, menggendong Ryan Qiao berjalan keluar Villa.

Beberapa pelayan mengelilingi sesuatu di halaman didepan villa, entah melihat apa, dari sudut mereka hanya bisa melihat sisi baju berwarna putih di tengah kerumunan.

Jenny Qiao awalnya menunggu dengan tenang di dalam kamar, tetapi setelah menunggu lama dan tidak ada yang membukakan pintu padanya membuatnya emosi dan pergi ke balkon, ternyata tujuan awalnya adalah kolam renang yang ada dibawahnya, tapi siapa tahu dia salah perhitungan arah begitu melompat turun dan tidak sengaja melompat ke halaman yang ada disamping kolam renang.

Dan sekarang walaupun tidak terluka , tapi pergelangan kakinya terkilir.

kakinya yang mulai membengkak, tapi didepan orang sebanyak ini, dia tidak akan mengatakan apa

apa?” Jackson Loi dan Ryan Qiao berjalan kedepan Jenny

dan melirik sekilas

menjadi dingin, mengangkat sedikit alisnya dan berkata pada para pelayan, “Buat apa berdiam disini? jika tidak ada kerjaan

tersisa Jackson Li, Ryan Qiao dan Jenny Qiao bertiga disana, Bibi Lin bahkan

tangan Jenny Qiao yang menggenggam pergelangan kaki nya, dan benar saja

mencoba bunuh diri?!” Ryan Qiao melihat Jenny Qiao dengan tatapan sedih lalu mendekat kearah pergelangan kaki Jenny qiao dan meniupnya beberapa kali, “Ryan Qiao tiup ya, sakitnya akan hilang

terharu, memang Ryan Qiao nya lah yang paling

Li mengulurkan tangannya dan menjentik keras kening Jenny Qiao lalu mengangkat tubuhnya dan berjalan

kaki kecilnya

mengurungku mana mungkin kaki ku akan terluka?” pergelangan kakinya yang sakit membuat wajah manis Jenny

Qiao memajukan bibirnya melihat pergelangan kaki Jenny yang bengkak sebesar bakpao dan kali ini dia memilih untuk tidak membantu Jenny dan mendukung Jackson

bunuh diri? awalnya aku bermaksud melompat kedalam kolam renang,

tidak sebodoh itu sampai bermain dengan

Jackson Li dan Ryan Qiao saling bertatapan, tatapannya penuh dengan ketidakberdayaan

Benar-benar bodoh keterlaluan.

Jackson Li selesai mengobati kaki Jenny Qiao dan meminta pelayan memasak lagi

biasanya terlihat dingin ini duduk bersinar cahaya hangat lampu kamar, terlihat hangat dan lembut, baju rumahan berwarna biru tua yang dipakainya juga

ponsel

ada di atas meja lalu

ponsel, sudah tidak serak seperti tadi saat menangks

Bình Luận ()

0/255