Cinta Setelah Menikah

Bab 20 Cabai Kecil yang Menggiurkan

Bab 20 Cabai Kecil yang Menggiurkan

Mata Reyhan menyipit. Tidak ada ada yang berani bersikap seperti ini terhadapnya. Kata-kata seperti itu bisa keluar dari mulutnya yang merah dan lebmbut itu, apa Reyhan membuatnya sebegitu sebal?

Reyhan merasa dadanya sesak, bagaimanapun tidak dapat mengatakan apapun.

Menatap Kenzie yang berwajah polos, Reyhan tertawa dingin, tubuh tinggi dan besar itu mendekatinya, mengekang lengan Kenzie dengan erat.

Merasakan bahaya yang datang, Kenzie melawan: "Lepaskan aku! Jika kamu tidak melepasku aku akan berteriak!"

"Berteriak?" Apa Kenzie pikir itu dapat mengancamnya? Gadis kecil ini masih belum mengerti situasinya.

yang

berjuang lebih keras untuk melawan, membuka

saja dibuka, Reyhan membungkuk, dengan cepat membungkam bibir

tangan Reyhan yang bergerilya, perasaan takut menumpuk menjadi satu di

di kelas, jika terlihat orang lain, apa

dengan kondisi, jika terus melawannya, maka Kenzie benar-benar menggali

"Oke, aku salah, aku tidak seharusnya memakimu,

berhenti ketika

terlalu bingung untuk mengatakan

menyelamatkannya! Dia salah, dia terlalu meremehkan karakter pria ini, Kenzie mengira karena berada di ruang

tok ..." Pintu kelas diketuk, suara berisik terdengar dari luar:

Bình Luận ()

0/255