Cinta Setelah Menikah

Bab 89 Ditolak

Bab 89 Ditolak

Kamar gelap terlihat sunyi, melewati 1 detik terasa seperti 1 hari. Kenzie tidak berani bermain dengan ponselnya, takut baterainya habis.

Mata besarnya memandang dalam kegelapan, terbayang jelas paras muka Steven, kakak senior Kenzie.

Steven, bagaimana dia sekarang? Apakah ia bahagia? Kelihatannya Betty sangat mencintainya. Mereka pasangan yang cocok dan serasi. Tidak terasa, seperti ada sesuatu yang berjalan di pipinya, ia menyentuh wajahnya, ternyata air mata sudah jatuh di pipi.

Steven... kamu ada dimana? Apakah kamu tahu bahwa aku sangat merindukan kamu?

Di apartemen Rena, di ranjang Rena, terlihat ada 2 sosok tubuh yang sedang bermesraan dengan penuh hasrat dan nafsu.

Rena yang dalam pelukan Agus, meraba-raba dada Agus, mulai merayu: "Gus, aku butuh bantuanmu."

"Bantuan apa?

"Adikku, namanya Kenzie, sekarang bersama Reyhan. Tadi sore dia menghubungi aku, katanya dia dikurung di kamar gelap."

Agus dengan mata terbuka lebar bertanya: "Kenzie itu adik kamu? Bagaimana mungkin?"

Rena sambil menyalakan rokok: "Dia itu adik tiriku, ayahnya menikah dengan ibuku."

"Oh! begitu ya. Malam itu kamu menyuruh aku menghubungi seseorang untuk menjemput kamu di hotel, orang itu Kenzie?"

"Benar, itu dia. Dan setelah malam itu, dia hamil!"

Agus tambah terkejut setelah mendengarnya, " Pantas, aku agak curiga pada masa kehamilannya, ternyata dia sudah mengandung setelah malam itu. Tetapi Presiden Reyhan tidak tahu menahu kalau anak di kandungan Kenzie itu ternyata hasil hubungan dia dengan Kenzie itu malam, itu darah daging nya, maka itu dia selalu mengutuk bayinya anak haram."

Rena tertawa dengan kejinya: "Kenzie sendiri juga tidak tahu kalau yang di kandungan itu adalah darah daging Reyhan! Ini kesempatan untuk kita berdua mendapat banyak uang."

Rena menjelaskan rencana besarnya kepada Agus. Agus menepuk pahanya: "Rena, kamu sungguh jenius! Bisa-bisanya kamu terpikir cara untuk mendapatkan uang seperti, kamu sangat pintar."

Tiba-tiba telepon Kenzie berbunyi. Dari Rena

"Halo Kak, apakah operasi ayah berhasil?"Kenzie merasa khawatir.