Cinta Setelah Menikah

Bab 90 Sangat Mirip Seseorang

Bab 90 Sangat Mirip Seseorang

Ia menutupi wajahnya dengan rambut keemasannya, pasti tidak mungkin Reyhan bisa mengenalinya.

Biar saja terlihat kampungan, yang penting tidak ada yang tahu identitas aslinya.

Sebaiknya ia harus cepat-cepat meninggalkan tempat ini, agar lebih aman. Di tekan-tekannya bel di meja, tapi bel itu sama sekali tidak berbunyi, mengapa bisa kebetulan sekali bel itu rusak?

Ia ingin memanggil pelayan, tapi khawatir Reyhan bisa mengenali suara nya

Dia berusaha dengan memainkan matanya, mudah-mudahan ada Pelayan yang melihatnya.

Tapi tidak ada pelayan yang memandang kearahnya, malah Ethan yang menatapnya dengan pandangan aneh.

Kenzie kaget luar biasa dan membatalkan rencananya untuk pergi.

Dalam harinya ia berharap, semoga mereka cepat selesai dan pergi dari sini.

Kenzie menunduk pura-pura minum dan menguping pembicaraan antara Ethan dan Reyhan.

"Han, apa ada kabar tentang Kenzie-mu?" Tiba-tiba namanya disebut.

Ini membuat debar jantung Kenzie lebih cepat lagi.

Apa? Reyhan masih mencari nya? Tuhan, kalau Reyhan sampai mlihat Kenzie ada persis di depannya, tamatlah dia!

Saking takutnya, tanpa sadar sendok yang dipegang Kenzie mengeluarkan suara getaran dari benturan gelas.

Kenzie dengan cepat melihat kearah mereka. Untung saja suara tadi tidak menarik perhatian mereka.

Kenzie menarik nafas dan merasa sedikit tenang. Dan berlanjut fokus pada jawaban Reyhan.

"Belum." Reyhan menjawab dengan tenang. Tetapi terdengar ada kesedihan dalam suaranya. Kenzie yang biasanya ceroboh, bisa merasakannya juga.

Timbul perasaan aneh dalam hatinya. Perasaan apa kah itu? Sedih atau tidak nyaman?

Ethan menepuk tangan Reyhan: "Kalau memang bukan milikmu, jangan di paksa. Nanti malam datanglah ke klubku, aku akan memilihkanmu beberapa wanita yang masih muda."

Reyhan cemberut.",Yang ada di tempatmu, semuanya barang bekas, aku tidak berminat!"

Ethan bercanda, "Tuan Reyhan sekarang sudah berubah menjadi lebih jinak ya?"

Reyhan meliriknya dan terdiam.

kamu berubah seperti ini karena

Reyhan membalasnya dengan

ku! Ternyata Kanzie itu hebat juga, bisa

menunduk terus, bahkan bernafas saja tidak berani bersuara, takut sampai ketahuan.

Gawat, cepat dimatikan! Baru berhenti sedetik, ponselnya

Rena menelpon terus menerus? Ada

tidak berani mengangkat

menarik perhatian Ethan. Dia melirik Kenzie sejenak dan tiba-tiba berbalik lagi, merasa

aslinya, wig warna emas yang murahan, dandanan yang berlebihan. Tidak, sudah pasti dia tidak mengenal wanita ini, wanita ini hanya seorang orang asing yang mungkin memiliki

yang bekerjasama dengan German?" mereka memulai bahas masalah

tak terjawab dari Rena. Dia pasti ada urusan penting sehingga Rena tidak berhentinya menghubungi nya. Tetapi sekarang Kenzie tidak bisa bersuara, dia

dari sini dan menghubungi

akhirnya, dia berhasil meminta tagihan pada pelayan.

dengan normal, tetapi sekarang mengapa pura-pura menjadi bisu? Pelayan juga merasa bingung dan menyerahkan

jutaan! Mengapa begitu

Dia sudah melihat harganya waktu pesan makanan!

Harganya dalam

tahu begitu, sampai mati ia juga tidak bakal makan disini! Sekarang bagaimana? Belum lagi biaya dokter, uangnya tidak cukup untuk membayar sekarang.!

tidak akan mempercayai, takut

berdua melihat ke Kenzie

berusaha minta potongan harga dengan bahasa isyarat, dan ini sedikit menimbulkan keramaian yang mengundang perhatian

memiliki uang untuk membayar, maka itu pelayan itu tidak membiarkan dia pergi." Ethan sedang menyaksikan kejadian ini. Wanita hamil itu seleranya cukup tinggi, walau dandanannya kampungan itu, tapi pesanannya cukup berkelas, tidak disangka wanita ini menyukai

mulai menunjukkan ketidaksabarannya, mau makan dengan

makan mewah! Membuat hilang nafsu makannya!

"Pelayan!"

tamu ini bukan orang

tuan

dia menunjuk kearah Kenzie: "Bayar tagihan wanita itu menggunakan

Kenzie dengan jelas. Dan ini sungguh membuat

ternyata masih ada sisi baik yang murah hati untuk

perannyaa juga yang merubah Reyhan menjadi

"Cepat suruh dia keluar, aku muak

membuat muntah darah karena

kaya maka itu bertingkah seperti

pergi supaya tidak melihat

sudi melihatmu."

kepala tertunduk. Kenzie melangkah dengan cepat,

Kenzie hampir meledak. Seharusnya sudah aman. Memang iblis suka mencari kesempatan menyusahkan orang!

tidak seharusnya kamu mengucapkan terima kasih?" Suara Ethan

Bình Luận ()

0/255