Cinta Setelah Menikah

Bab 130 Mengabaikannya

Bab 130 Mengabaikannya

Mata besar yang dilengkapi dengan eyeliner halus Mary terus-terusan memelototi punggung Kenzie, di dalam hatinya, ia yakin, wanita ini memiliki arti khusus bagi Reyhan.

"Reyhan, perempuan itu siapa?" Mary bertanya sambil mengodanya.

"Untuk apa kamu menanyakan itu?" Reyhan memutarkan kepalanya dan menatap wajah Mary.

"Aku rasa ada yang aneh dari perempuan tadi, wajahnya putih seperti hantu, jelek sekali." Mary masih kecil, ia tidak mengerti apa-apa, ia tidak bisa menyembunyikan rasa bencinya terhadap Kenzie.

Wajah Reyhan yang tadinya sedikit tersenyum langsung berubah dalam seketika. Ia langsung mencekik leher Mary, "Hei, Apa kamu tidak tahu akibat dari berbicara sembarangan?"

Reyhan mencekiknya dengan sekuat tenaga, wajah Mary yang merah merona pun berubah menjadi hijau keunguan.

Reyhan melihat ekspresi ketakutan di mata Mary, lalu melepaskan tangannya.

Setelah Reyhan melepaskan tangannya, Mary langsung terbatuk.

Ia menarik nafas dalam-dalam, sangat ketakutan.

"Reyhan, lain kali aku tidak akan berani lagi, jangan marah ya?" Mary memohon dengan suaranya yang terpatah-patah, didalam hatinya, ia semakin yakin kalau wanita itu spesial untuk Reyhan.

Ia baru saja berhasil bersaing dengan sekerumun wanita dan menjadi kekasih barunya Reyhan.

Cincin dijarinya, kalung di lehernya, pakaian kulit di tubuhnya,...Kalau Reyhan tidak lagi memanjakannya, semua ini akan hilang! Ia tidak bisa membayangkannya!

Mary teringat dengan botol obat yang ada didalam tasnya. Untung saja tadi pagi ia sudah menyiapkannya. Hari ini adalah hari suburnya. Malam ini ia harus berhasil membuat Reyhan menanamkan benih didalam tubunya.

Kalau tidak...saat Reyhan sudah bosan dengannya dan membuangnya, ia sudah tidak bisa berbuat apa-apa.

Saat Kenzie masuk ke kamar Nindi, ia sedang mengganti baju.

"Kenzie, kamu akan memakai baju itu?" Nindi melihat Kenzie mengambil kaos oblong dari kopernya, lalu bertanya dengan sedikit terkejut.

Didalam ruangan pemandian panas nanti, mereka akan mengenakan pakaian khusus untuk mandi, pakaian ala Jepang, semacam kimono, dipinggangnya nanti akan diikat pita. Dalamnya tidak memakai apa-apa lagi.