Cinta Setelah Menikah

Bab 147 Seharian Berkencan

Bab 147 Seharian Berkencan

Kenzie merasa sedikit frustasi dan melepaskan gigitannya, Reyhan justru merasa seakan mendapat dukungan, lidahnya semakin liar di dalam mulut Kenzie, menikmati manisnya Kenzie!

Kenzie menutup matanya dengan rapat, air mata yang sedaritadi ditahannya pun mengalir dan melewati hidungnya,lalu masuk kedalam mulutnya.

Reyhan merasakan sesuatu yang asin, ia pun membuka matanya, dan melihat Kenzie yang berusaha menahan tangisnya.

"Apa yang kamu tangisi? Yang terluka itu aku!" Reyhan a mengangkat tangannya, dan dengan kikuk membantu menghapus air mata Kenzie.

"Kamu benar-benar tidak tahu malu!" Kenzie benar-benar marah, dia menampar Reyhan dengan kuat, dan mencoba menarik pintu dengan sekuat tenaga.

"Pintu itu sudah terkunci, hanya bisa dibuka dengan remot kontrol." Walaupun Reyhan mendapatkan tamparan dari Kenzie, dia tidak marah sama sekali, dia pergi menuju ke rak buku, dan bercermin menggunakan sebuah piala yang mengkilap, melihat wajahnya yang ditampar Kenzie.

Kenzie awalnya penuh dengan amarah, melihat gaya Reyhan yang lucu, ia seketikatidak bisa menahan tawanya.

"Jadi kamu berencana untuk terus mengurungku di kantormu?" kata Kenzie dengan nada yang dingin.

Bình Luận ()

0/255