Cinta Setelah Menikah

Bab 160 Anak Besar Tidak Mengandalkan Ayah Lagi

Bab 160 Anak Besar Tidak Mengandalkan Ayah Lagi

Setelah bersiap-siap, Reyhan dan Kenzie membawa Ken pergi berangkat.

Reyhan mengendarai mobil, Kenzie duduk di belakang, menemani Ken yang duduk di kursi khusus anak.

Ken malu, tak peduli bagaimanapun Kenzie menggodanya, dia hanya menggelengkan kepala atau menganggukan kepala.

Tapi perlahan dia mulai membuka dirinya, kedua bola mata yang besar dan gelap terus menatap wajah Kenzie, seolah-olah ingin mengingatnya sampai sedalam-dalamnya.

Anak kecil sangat sensitif, mereka secara alami dapat merasakan apakah orang lain menyukai dirinya atau tidak.

Mobil terus berjalan, Ken-pun sudah masuk ke dalam kisah yang diceritakan Kenzie.

Kenzie berusaha memikirkan cerita apa akan diceritakannya selanjutnya.

Ken mendengarkan dengan senang, dia mengangkat kepalanya, kedua matanya yang besar, berbinar menatap ke Kenzie yang tersenyum.

Reyhan melihat ke belakang melalui kaca spion, melihat mereka bercengkrama, bibirnya terseyum.

"Ken,tante Kenzie sudah menceritakan begitu banyak hal, ia pasti lelah, biarkan tante Kenzie istirahan sebentar."

Kenzie baru ingin berkata, "Aku tidak lelah.", tapi Ken sudah menganggukan kepala, menandakan ia mengerti. Dia tersenyum kepada Kenzie dan berkata, "Tante Kenzie, kamu haus tidak, di botolku ada air."

Kenzie merasa senang, dia menggelengkan kepala. "Aku tidak haus, Ken minum saja!"

Keaddan hening sejenak, Ken tiba-tiba merengek ingin turun, tidak mau duduk di kursi anak.

Reyhan mengkerutkan alisnya, "Mana boleh! Anak kecil harus duduk di kursi anak!"

Ken cemberut, wajahnya yang kecil penuh dengan sedih,"Aku ingin duduk dengan tante Kenzie!"

Bình Luận ()

0/255