Flash Wedding

Bab 51 Sekali Lagi Kamu Buang Aku, Kupukul Pantatmu

Bab 51 Sekali Lagi Kamu Buang Aku, Kupukul Pantatmu

Dia naik ke atas dan langsung menyeret Yoora .

"Hei, siapa kamu?" seorang pria di sebelah melihat Richard naik dan menyeret orang, "Akan lebih baik jika Anda melepaskannya dan akan tetap terlihat baik!"

Richard menyapukan kaki panjangnya dengan cepat, menendang pria itu dengan cepat. Kemudia dia mengenggamYoora dan memandangnya dengan sedih, "Teman saya, saya yang akan membawanya pergi, apakah kamu merasa ada masalah?"

Membuang muka, keempat pria itu terdiam tidak berani bicara.

Orang-orang itu adalah debt kolektor, melihat Richard bukan orang yang mudah untuk dilawan, jadi akhirnya pergi berbaur ke keramaian.

Ciro naik sambil membopoh Jean , "Direktur Salim, sudah mau pergikah?"

Wajah Richard menjadi gelap, "Orang memakai rok, bisakah kau menggendongnya dengan lebih baik? Jika kamu keluar seperti ini, orang-orang bisa menyangka kita melakukan hal yang tidak-tidak dan dia juga bisa muntah."

Ciro melihat dan benar saja cara dia membawa Jean membuatnya sungguh tidak enak dilihat. Akhirnya dia mendudukkan Jean di sofa.

Dia ingin bertanya kepada Direktur Salim.

Tapi dia melihat Richard sedang memaksaYoora untuk berjalan sendiri, muncullah sebuah tanda Tanya besar di kepalanya.

Seperti ada yang salah.

"Ugh… pusing sekali." kepalaYoora seperti melayang dan dia merasa seperti ada tangan di bahunya dan membantunya berjalan.

Dia menggelengkan kepalanya, segala tampak berputar dan dia merasa orang yang menyeretnya ini begitu tinggi, membuatnya merasa begitu dekat …. begitu familiar.

"Bocah, mengapa kamu ada di sini?" hanya dalam beberapa detik, Yoora melihat orang tadi menjadi Theo, dia menjangkau wajah pria itu dan dengan ganas meremasnya, "Bukankah kamu sudah kembali ke sekolah?"

Saat mabuk, kekuatannya menjadi sangat besar, meremas wajar orang seperti sedang menguliti babi.

Tidak pernah dalam hidupnya Richard diperlakukan seperti ini, mukanya sangat gelap dan melepaskan remasan tangan perempuan itu. Sesampainya di mobil, dia membuka mobil dan melemparkannya ke dalam.

Yoora memutar badannya dan berbisik:

"……"

Salim, masih ada satu orang lagi." Ciro bergegas memasukkan Jean ke

membawa orang itu

melelahkan, sekarang ditambah lagi harus mengantar orang pulang, sungguh berat hidup

setiap mobil berhenti di lampu merah, badanYoora

merasa tidak puas, kaki tangannya bergerak ke depan mengenai wajah Richard

kaki dan tangannya, dengan dingin

menyeringai, Yoora mengutuk dan karena tubuhnya kurus dia

, kamu sudah gila ya!" pria itu mengutuk, tidak menyangka perempuan ini akan seperti ini, dan dia mulai melambatkan laju

Yoora memasang sabuk pengamannya, sambil tertawa kecil, "Kamu Bocah kecil, masih dibawah umur sudah

perempuan ini memiliki seorang adik laki-laki dan ketika mabuk, perempuan ini mengira dirinya

benar-benar ingin mengusir perempuan mabuk ini

terpental ke depan tapi

cepat memindahkan jalur mobil dan

dan dari kaca spion dia dapat melihat

Trian.

melihat dirinya di mobil itu. Kecepatan mobil ditambah dan

sambil menyesuaikan kecepatannya dia menelepon Ciro

lihat mobil

"Siap, Direktur Salim."

melaju di belakang mobilTrian, untuk mengganggunya dia

Richard terus melihat ke belakang menggunakan kaca

tertinggal karena banyaknya

merasa sangat tidak enak, kuingin

mobilnya menyelinap ke sisi jalan, Yoora

langsung tersebar

betapa pentingnya perempuan ini, akhirnya dia hanya bisa menghela napas, membuka jendela mobil, menambah

di apartemen, wajah Richard

Bình Luận ()

0/255