Mister Long, Don't Be Arrogant

Bab 116 Tuan Muda Xiao Yang Kejam Sangat Menyayanginya

Bab 116 Tuan Muda Xiao Yang Kejam Sangat Menyayanginya

Popcorn berserakan di lantai, aroma yang manis juga tersebar ke seluruh ruangan, tetapi aroma manis popcorn juga tidak bisa menutupi wanginya rambut wanita yang sedang berada di pelukannya.

Tuan muda Xiao mengulurkan kedua tangannya untuk memeluk wanita tersebut, dengan tenang menghibur perasaan wanita itu, Chu Luohan yang sekarang berada di dalam pelukannya saat ini juga tidak melihat bagaimana ekspresi kegatalan Tuan muda Xiao saat ini.

Tetapi, Tuan muda Xiao juga tidak melihat bahwa Chu Luohan yang sedang berada di dalam pelukannya, setelah mengalami ketakutan, ekspresi wajahnya juga perlahan-lahan digantikan oleh ekspresi bahagia dan tenang.

Tujuannya adalah seperti itu, membuat onar untuk mendapatkan apa yang diinginkannya dan untuk mengabulkan keinginan kecil seorang wanita.

Setelah film berakhir juga sudah jam 8 malam, mereka keluar dari bioskop dengan saling bergandengan tangan, diluar juga masih terang karena sinar lampu, semua sinar lampu yang terus berkelap-kelip di dalam mall membuat pemandangan di depan mata menjadi sangat menakjubkan, Chu Luohan juga langsung merasakan ketenangan di dalam hatinya.

Sewaktu Long Xiao melihat senyuman di sudut bibir Chu Luohan, dia dengan suara rendah bertanya, "Apa yang sedang kamu tertawakan?"

Kali ini senyuman Chu Luohan juga menjadi lebih lebar lagi, menampilkan 8 gigi yang putih dan rapi, dia menunjuk ke depan ke arah restoran yang tidak jauh dari mereka, "Aku sudah lapar, kita pergi makan yuk."

"Baik!"

Saat ini di luar mall juga sangat penuh dengan pengunjung, ada yang jalan-jalan, ada yang sedang makan, nonton, ada yang sedang menunggu transportasi umum di haltenya, takut dia tersesat di antara begitu banyak orang, Tuan muda Xiao juga mengeratkan pegangan tangannya.

Merasakan perlindungan darinya, tangan kecil Chu Luohan juga melemas, dia juga menyerahkan seluruh dirinya kepada tangannya.

Restoran yang di depan itu adalah restoran barat, saat ini penuh dengan pengunjung, berdiri di depan jendela juga sudah bisa melihat di dalam restoran sudah penuh dengan tamu, Chu Luohan mengerutkan dahinya, "Ganti restoran ya?"

Alis Tuan muda Xiao juga ikut berkerut, kerutan di dahinya juga bukan karena wanita kecil yang akan kelaparan, melainkan dia merasa mereka harus memberikan tempat duduk untuk tamu yang berada di dalam sana?

Bercanda, dia itu siapa?

"Ikut denganku."

Dia membawanya masuk ke dalam restoran barat itu, sewaktu Long Xiao baru saja berdiri di depan meja resepsionis, manajer sudah berjalan ke arah mereka!

Tidak mendengar apa yang dibicarakan oleh kedua orang itu, tetapi manajer juga mengiyakan dengan wajah yang penuh senyuman, dengan penuh hormat tertawa dan berkata, "Tuan Long, Nyonya Long, silahkan masuk."

Chu Luohan memurungkan bibirnya, dia tadi bisa-bisanya lupa, orang yang berada di sisinya itu adalah Long Xiao, sejak kapan kalau Tuan muda Xiao mau makan juga tidak ada tempat duduk?

Dia sangat bodoh.

Tidak hanya ada tempat duduk!

Setelah naik ke lantai 2 Chu Luohan baru menemukan bahwa lantai 2 kosong, area restoran yang besar juga hanya ada mereka berdua saja, tadi antrian begitu panjang, lantai bawah juga sudah penuh dengan tamu, tetapi hanya dalam waktu 2 menit mereka juga bisa mengosongkan semua tempat dengan cepat.

Hatinya juga mulai ketakutan, Long Xiao, sebenarnya seberapa hebat dirimu?

Long Xiao memilih tempat yang dekat dengan jendela, dengan gentleman menarik kursi untuknya, "Aku pertama kali makan disini, apa yang kamu sukai maka pesan saja, kalau ada makanan yang ingin kamu coba boleh rekomendasikan ke aku."

Dia kembali ke tempat duduknya di depannya, dengan anggun duduk di kursi, seketika, restoran yang biasa karena kedatangannya juga bisa berubah menjadi suasana restoran michellin.

Kedatangannya seorang diri juga bisa langsung mengubah seluruh suasana restoran ini, Chu Luohan juga mulai merasakan perasaan baik yang tiada habisnya untuk pria ini.

Dia benar-benar sangat mencintai sangat mencintai pria ini.

"Sepertinya semua makanannya juga lumayan kan? Bagaimana kalau kita lihat menunya dulu?" Chu Luohan membuka lebar menunya di meja, maksudnya juga membiarkan kedua orang itu berbagi melihat menu di meja, kalau ada yang menarik maka dipesan.

Tetapi siapa sangka bahwa Tuan muda Xiao dengan antusias berjalan keluar dari kursinya dan menuju ke belakangnya, kemudian membungkukan badan untuk melihat menu tersebut.

Satu tangan pria itu diletakkan di atas meja, satu tangannya lagi diletakkan di belakang kursinya, menggunakan lengannya dan dadanya untuk membuat sebuah lingkaran pelukan, mengurung wanita miliknya ke dalam pelukannya itu.

Suasana yang begitu tertutup tetapi sangat tegang, hormon yang menyebar secara cepat ke seluruh ruangan, hormonnya juga dengan cepat sudah menghilangkan logika seorang Chu Luohan.