Mister Long, Don't Be Arrogant

Bab 138 Candlelight Dinner di Kapal Pesiar Pribadi

Bab 138 Candlelight Dinner di Kapal Pesiar Pribadi

Jam tangan itu punya nama?

"Apa namanya?"

Apakah Tuan Long membuatnya dalam waktu yang singkat?

Long Xiao mengambil tangan kecilnya dan memeriksanya, dia sangat puas melihat hasil jam tangan ini sangat cocok di pergelangan tangan Chu Luohan. Wanitanya perlu menikmati karya pribadinya untuk menunjukkan identitasnya, jika tidak, dia akan menjadi seorang suami yang lalai akan tugasnya.

"Namanya adalah “Tidak akan pernah berubah sampai mati”."

Bertekad dan teguh, suaranya seperti batu besar yang dilemparkan ke danau, menimbulkan saluran air yang tak ada habisnya. Ekspresi wajah Chu Luohan langsung pucat karena kejutan yang berlebihan ini, dia hanya menyisakan tatapan kosong.

Melihat reaksi Chu Luohan, Long Xiao tiba-tiba tersenyum. Jari-jarinya yang panjang dan bersih mengusap pipinya dan memegangi wajah mungilnya. Dia berkata: "Sepertinya hadiah ini adalah hadiah yang tepat."

Yang mengejutkannya bukanlah hadiahnya, tapi nama hadiahnya. Namanya terlalu penuh dengan kasih sayang, berat untuk ditanggungnya.

Chu Luohan membutuhkan beberapa detik untuk mengembalikan kesadarannya: "Terima kasih, ini hadiah yang sangat mahal. Tapi, aku tidak punya hadiah untukmu."

Long Xiao dengan lembut mencubit pipinya, matanya yang gelap meninggalkan jejak rasa sayang yang aneh: "Kamu punya, hanya saja kamu tidak tahu."

Benarkah? Melihat keadaaan keluarganya sekarang, dia khawatir dia tidak bisa meberinya hadiah yang sebanding, bukan?

Setidaknya itulah yang dipikirkan Dokter Chu.

"Baiklah, ayo kita makan malam. Setelah makan malam, kita pergi ke suatu tempat."

Long Xiao berdiri dan kembali ke posisinya. Chu Luohan memandangi dan memeriksa jam tangan di pergelangan tangannya, dia masih merasa bahwa apa yang terjadi sekarang sangat tidak nyata.

Apakah Long Xiao benar-benar mengubah sikapnya? Apa penyebabnya?

"Apakah kamu tidak bekerja sore ini? Jika tebakanku benar, sekarang perusahaan mungkin akan memberimu banyak tekanan, bukankah kamu harus kembali dan mengurusnya?"

Apakah sudah terlambat untuk bereaksi sekarang?

Baiklah, dalam dua hari ini memang Dokter Chu tidak terlalu menggunakan otaknya.

Long Xiao mengambil pisau dan garpunya, sebagian besar makanan dan minumannya telah habis. Ternyata Long Xiao memiliki napsu makan yang sangat bagus hari ini: "Bisnisnya tidak berjalan dengan baik, tapi suasana hatiku sangat bagus. Pertukaran seperti ini sangat berharga."

Tampaknya jawabannya bukanlah apa yang ditanyakan, tetapi Chu Luohan mengerti.

Setelah makan, mereka pergi. Long Xiao mengendarai mobilnya sendiri dan Chu Luohan melihat bunga dan tanaman di pinggir jalan. Jalan yang mereka lalui semakin asing. Ketika mobil keluar dari kota, dia melihat ke Jalan Raya untuk meninggalkan Kota Jingdu.

"Kemana kita akan pergi?"

Long Xiao menunjukkan sedikit senyum penuh kemenangan, senyumanya yang tulus dan elegan menunjukkan temperamennya yang bermartabat dalam sekejap, jika Chu Luohan terus memandangnya, dia tidak akan dapat melepaskan diri.

"Agak jauh. Jika kamu lelah, kamu bisa bersandar di sandaran kursi dan tidur sebentar. Aku akan membangunkanmu saat kita sampai di sana." Long Xiao melirik ke persimpangan di depannya, dan tanda itu menunjukkan bahwa dia harus pergi ke jalan raya.

Chu Luohan memusatkan pandangannya: "Kamu tidak akan menjualku, kan?"

"Ha ha!" Dia tertawa, suaranya bergema di dalam mobil yang sempit ini, auranya menyelimuti seluruh dunia: "Ya, aku akan menjualmu. Menjualmu dengan harga yang bagus, jadi untuk memastikan kondisimu tetap segar, sebaiknya kamu menutup mata dan tidur sekarang. Akan buruk jika kamu lesu saat kita sampai di sana, di tempat tujuan kita. "

"Tuan Muda Xiao memang seorang wiraswasta. Kamu menjalankan bisnismu sendiri."