Mister Long, Don't Be Arrogant

Bab 146 Setelah Berusaha Keras, Aku Akhirnya Berhasil Menemukanmu

Bab 146 Setelah Berusaha Keras, Aku Akhirnya Berhasil Menemukanmu

Long Ting menggunakan identitasnya untuk memaksa putranya langsung naik lift ke lantai Mo Rufei. Ketika lift tidak buka, Long Xiao berkata dengan terus terang, "Ayah, aku tidak bisa menikahi Rufei. Bahkan jika kamu menculikku, itu tidak akan ada gunanya."

Long Ting mencibir, "Apakah berguna atau tidak, kamu akan tahu nanti."

Sial!

Sebelum Tuan Xiao masuk ke kamar pasien Mo Rufei, empat bodyguard Long Ting menahan lengannya dan menyeretnya.

Tentu saja Tuan Xiao akan kesal!

Setelah masuk dan saling menyapa, senior-senior tersebut berbicara tapi tidak terlalu ramah.

Mo Rufei memandang Long Xiao dengan hangat dan ia berusaha untuk bersikap ramah, "Kakak Xiao, kamu sudah sampai. Aku sudah menunggumu."

Amarah mencuat hati di Long Xiao, tapi ekspresinya tetap datar saat ia hanya bergumam, "Hmm."

Saat Yuan Shufen melihat bunga lily di tangan Ji Dongming, ia lalu memerintah, "Asisten Ji, apakah kamu tidak mau memberikan bunganya kepada Nona Mo?"

Setelah Ji Dongming melihat wajah bos, ia pun berjalan dan menyerahkan bunga tersebut kepada Mo Rufei yang menerima bunga tersebut dengan gembira, "Terima kasih, Kak Xiao. Aku sangat menyukainya."

Ekspresi Ji Dongming menjadi tegang, sedangkan wajah Long Xiao datar tanpa emosi.

Sedangkan untuk buket gardenia tersebut, Long Ting menebak bahwa dia awalnya mau memberikannya kepada Chu Luohan. Saat menahan Long Xiao, dia secara pribadi melempar buket yang sudah mau berbunga itu ke tempat sampah!

Setelah melempar buket bunga tersebut, Long Ting pun melirik putranya dan berkata dengan sini, "Hebat sekali kamu. Begitu berita itu keluar, harga bunga gardenia langsung naik berlipat ganda!"

Benar, bunga gardenia yang Long Xiao taruh secara pribadi di kepala Chu Luohan diperebutkan oleh seluruh wanita cantik di ibukota dalam sekejap. Harga bunga tersebut langsung meroket dalam semalam dan permintaannya jauh melebihi jumlah stok yang tersedia.

Hanya saja, Long Xiao tidak tertarik untuk memperhatikan hal sepele seperti ini

Ekspresi Long Xiao yang sedang berdiri di kamar sangat dingin bagai es di pegunungan. Tenggorokannya cukup tegang saat ia berkata, "Aku masih ada urusan di kantor. Kalian boleh lanjut mengobrol di sini."

Setelah selesai berbicara, dia pun mau pergi. Ji Dongming mengikutinya dari belakang dan berniat pergi juga.

Long Ting yang sedang duduk di sofa tiba-tiba berbicara dengan suara yang netral, namun bisa terdengar suaranya mampu membuat punggung orang lain merinding, "Akan ada orang lain yang mengurus urusan kantor. Kamu tetap tinggal disini untuk menjaga Rufei."

Long Xiao mengepalkan tangannya dan membalas, "Ayah, tidak ada yang bisa mengurus proyek itu kecuali aku."

"Kalau tidak ada yang mengurusnya, maka tidak usah diurus. Kamu harus tetap tinggal di sini!"

Fu Wenfang hanya tersenyum dan tertawa, "Kita orang tua tidak usah menghalangi urusan anak-anak muda. Shufen, Long Ting, ayo kita pulang dulu. Aku yakin Long Xiao akan menjaga Feifei dengan baik."

Setelah selesai berbicara, semua orang pun meninggalkan kamar pasien tersebut.

Ji Dongming yang berdiri di belakang Long Xiao masih sibuk memikirkan bagaimana cara supaya mereka bisa keluar, tapi siapa yang sangka bahwa Long Ting akan berkata, "Asisten Ji, kamu juga boleh keluar."

Long Xiao mencibir, "Ayah, apa yang mau kamu lakukan?"

"Kamu tetap disini dan jaga Rufei. Apakah aku harus menyuruh seseorang untuk menjagamu juga? Asisten Ji, keluar!"

Ji Dongming pun merasa canggung. Setelah bergumul sejenak, pada akhirnya ia pun keluar.