Mister Long, Don't Be Arrogant

Bab 194 Anna Dan Long Ting Perang Siasat

Bab 194 Anna Dan Long Ting Perang Siasat

Long Ze meremas rambutnya, dia tetap tidak berani memberitahu Long Ting, "Merasa lumayan cantik maka membelinya. Bagaimana menurut ayah?"

Long Ting melihat cincinnya lalu melihat Long Ze yang terlihat jelas sedang berbohong, suaranya rendah dan berat serta agak kesal, "Kamu masih ingin berbohong padaku? Apakah kamu sedang mengincar dokter pribadi kakakmu?"

Long Ze kaget menghadapi pertanyaan ayahnya, tidak mungkin secepat ini ketahuan bukan? Jika mendengar dari suaranya, apakah dia masih bisa selamat?

Long Ze menggaruk kepalanya, menghindari topi untuk mengelabuinya, "Ayah, aku lajang, dia masih belum menikah, tidak apa-apa juga kalau menyukainya bukan? Jika dia menjadi pacarku, bagaimana menurut ayah? Cukup cantik bukan?"

Long Ting mendengus, "Kamu ingin mengejarnya? Ayah takut kamu pada akhirnya tidak tahu bagaimana dirimu dipermainkan, lupakan niat ini."

Long Ze tidak terima, "Aku tidak percaya, aku mau mengejar wanita ini."

Long Ting memperhatikan putranya, biasanya anak ini selalu acuh, tapi mengapa dia bersikeras dengan wanita ini, apakah dia bersungguh-sungguh atau hanya merasa tertantang?

"Aku bilang tidak boleh. Selain itu, kamu juga sudah tidak kecil lagi, kamu sudah secara resmi masuk dalam manajemen perusahaan dan sudah saatnya mempersiapkan pernikahanmu, aku akan mengatur pertemuanmu dengan putri Group Feihong dalam beberapa hari ini."

Mata Long Ze melotot, mulutnya terbuka sambil melihat Long Ting, "Ayah mau mengaturkan perjodohan untukku?!"

"Ada apa? Kamu ingin menolak ayah?" Long Ting langsung balik bertanya dan segera membuat kepercayaan diri Long Ze hilang.

Long Ze menunduk, "Aku akan mendengarkan ayah."

Tangan Long Ting menepuk pundak Long Ze, "Ingat, jangan belajar dari kakakmu, demi seorang wanita hampir mengubur masa depannya."

Long Ze terlihat tidak menjawab juga tidak membantah tapi dia merasa sangat tidak terima di dalam hatinya.

Dia sangat kagum dengan perbuatan kakaknya, jika dirinya juga bertemu wanita yang dia cintai, jangankan masa depan, bahkan nyawa juga bisa diberikan dan dia akan melakukannya dengan rela.

Waktu berlalu selama dua hari, Anna setiap hari membuat sarapan dan makan malam tepat waktu untuk Long Xiao serta banyak jenis, dia makan berbagai makanan yang pernah dia dulu.

Hari ketiga, Anna bangun untuk joging.

Secara kebetulan dia menemukan jika Long Xiao memakai baju olahraga, dia keluar dan Long Xiao juga keluar.

Mereka bertemu bertemu di koridor lantai kedua.

Anna pertama kali melihat Long Xiao yang memakai baju olahraga, baju olahraga putih bersih, atasan yang longgar dan celana panjang tapi dipakai olehnya sehingga terlihat bersih, nyaman dan keren, harus diakui jika wajahnya sangat tampan, badannya bagus meskipun dia hanya memakai setelan biasa tapi tetap bisa menunjukkan statusnya yang seorang tuan muda.

"Pagi! Tuan Long." Anna tersenyum kepada Long Xiao yang kekurangan cinta.

Long Xiao membalasnya dengan datar, "Ayo pergi."

Hah? Maksudnya adalah, joging bersama?

Anna merasa bingung dan mengangguk, "Baik."

Anna yang memakai setelan olahraga berwarna hitam dan Long Xiao yang memakai setelan putih berlari bersama Long Xiao mengelilingi taman, halamannya sangat besar, jika jalur taman yang berkelok dijumlahkan maka setidaknya ada 400 meter setara dengan tempat berlari standar, mereka berdua berlari dua putaran tanpa bicara.