Mister Long, Don't Be Arrogant

Bab 218 Aku Bisa Memberikan Semuanya Untukmu

Bab 218 Aku Bisa Memberikan Semuanya Untukmu

"Dia sudah mengetahui identitas asli Anna....sekarang, tidak akan ada lagi yang bisa menghalangi Long Xiao dan Luohan untuk bersama."

Gao Yingzi termenung di kursi ruangan kerjanya, jari-jarinya yang tidak bertenaga menopang dahinya.

Beberapa menit yang lalu ada badai besar yang datang, sekarang, bangunan besar yang dia bangun sudah hancur dan tidak akan bisa diperbaiki lagi, Long Xiao pasti tidak akan ceroboh lagi, dia pasti akan melakukan hal apapun untuk melindungi Chu Luohan.

Setelah mendengar informasi dari Gao Yingzi, sekujur tubuh Mo Rufei menjadi lemas, dia langsung terduduk di atas karpet, lututnya yang tidak bertenaga tidak mampu menopang berat tubuhnya, tekanan besar di puncak kepalanya seakan-akan menekan seluruh tubuhnya hingga tidak mampu bergerak!

Sambil memegang handphonenya, bibir Mo Rufei gemetaran, setelah terdiam cukup lama, pada akhirnya dia bertanya dengan susah payah, "Apa....ingatannya sudah kembali?"

Ini adalah kartu AS terakhir yang mereka miliki, kalau ingatan Chu Luohan belum kembali, maka mereka masih mempunyai harapan terakhir, tetapi kalau ingatannya sudah kembali.....

Dia tidak bisa membayangkan konsekuensinya!

Pembuluh darah di dahi Gao Yingzi terlihat, suaranya terdengar rendah dan lemah, "Belum, tetapi meskipun belum, itu bukan berarti ingatannya tidak akan pulih kembali, ada orang yang tidak akan pernah mendapatkan ingatannya kembali selamanya, tetapi ada juga orang yang ingatannya bisa kembali begitu mendapat rangsangan."

Mengenai kedua kemungkinan tersebut, seorang dokter pun tidak bisa memberikan jawaban yang pasti, dan ketidakpastian inilah membuat orang semakin takut.

Tubuh Mo Rufei sangat lemas, langit seakan-akan menjadi gelap gulita tanpa cahaya sedikitpun, "Sepupuku, aku tidak bisa kehilangan dia, menikah dengannya adalah keinginan terbesar dalam hidupku, kalau aku tidak bisa menikah dengannya, aku bisa mati....aku pasti akan mati! Sepupuku, kamu harus membantuku, kamu harus membantuku...."

Gao Yingzi memegangi dahinya, nafasnya menjadi lebih berat, "Rufei, aku bukannya tidak mau membantumu, tetapi, aku tidak bisa ikut campur ke dalam masalah ini lagi, Tang Jinyan akan menginterogasiku mengenai masalah yang terjadi terakhir kali, dia pasti mempunyai kecurigaan, kalau aku melakukan sesuatu lagi, lalu tertangkap basah olehnya, kita berdua akan tamat."

Tamat? Tamat?

Tidak mungkin! Mo Rufei tidak terima!

"Sudah 7 tahun lebih! Tidak.....sudah 8 tahun! Aku sudah mencintainya selama itu, mencintainya sedalam itu, aku tidak bisa akan bisa meninggalkannya, aku lebih baik mati saja!"

Gao Yingzi menghela nafas panjang, "Rufei, lebih baik kamu menyerah saja, mungkin menyerah adalah pilihan terbaik yang bisa kamu ambil."

Mo Rufei tiba-tiba mencibirnya karena putus asa, "Haha...sepupuku, apa kamu takut? Apa yang kamu takutkan? Oh...." Dia menghentikan perkataannya sejenak, seolah-olah teringat sesuatu, "Sepupuku, waktu itu kamu membenci Chu Luohan karena Tang Jinyan mencintainya, lalu sekarang? Apa Tang Jinyan sudah tidak mencintainya lagi?"

Gao Yingzi tahu bahwa saat ini Mo Rufei sudah kehilangan akal sehatnya, dia berusaha mengendalikan dirinya agar tidak terbawa emosi, "Rufei, sudah banyak sekali hal yang terjadi pada Luohan di masa lalu, sudah terlalu banyak, begitu ingatannya kembali lalu dia menyelidiki semuanya, kamu mati sepuluh kalipun tidak akan cukup untuk membalas semua perbuatan kita, apa kamu mengerti?"

Menculik, penyakit AIDS, jatuh dari tebing.....semua hal ini bisa menjadi alasan yang cukup bagi Chu Luohan untuk menghabisi mereka berdua.

Mo Rufei berlutut di atas karpet, air mata membasahi wajah cantiknya, dia menggunakan punggung tangannya untuk menyeka air matanya, dia menyeringai, "Sepupuku, waktu itu kamu berani membiarkan dia mengalami kecelakaan di tebing itu, meskipun tidak mati, tetapi hal itu sudah cukup menyakitinya! Jadi....bukan berarti aku tidak bisa melakukan hal yang sama."

"Rufei, apa yang akan kamu lakukan?! Sadarlah, sebelum ini perasaan Long Xiao kepada Chu Luohan masih tidak pasti, tetapi sekarang, kalau kamu berani menyentuhnya, barang seujung rambutnya saja, Long Xiao akan membuat seluruh keluargamu menderita! Apa kamu mengerti?!"

Gao Yingzi panik, perasaan Rufei terhadap Long Xiao terlalu dalam, kalau dia tidak bisa mengendalikan emosinya, Gao Yingzi tidak berani membayangkan hal nekad apa yang akan dilakukan oleh wanita itu.

Mo Rufei meremas karpet di bawahnya, meremasnya dengan erat menggunakan telapak tangannya, "Sepupuku, apa menurutmu aku masih punya jalan keluar? Bahkan jika saat ini aku tidak melakukan apa-apa pun, apa menurutmu setelah wanita murahan Chu Luohan itu mendapatkan ingatannya kembali, dia akan bersedia untuk melepaskanku? Haha, apa menurutmu dia akan melepaskanmu?"

Kepala Gao Yingzi seperti baru saja tersambar petir, pikirannya kacau. Benar, hal yang dikatakan oleh Mo Rufei memang benar, Chu Luohan sempat bertengkar dengan Jin Xiaoyan sebelum dia terjatuh dari tebing, mungkin dia sudah mengetahui semuanya....