Poor CEO

Bab 67 Menghukum orang jahat

Bab 67 Menghukum orang jahat

Apa yang dikatakan kak Li sama sekali tidak salah, dia juga sudah melihat Raline tumbuh besar. Hubungannya dengan nyonya Jiang sangat baik, walaupun dia hanya seorang pelayan, tapi malah sudah melebihi hubungan teman baik.

Sebelum meninggal Fitriani pernah memohon padanya agar menjaga Raline baik-baik.

Kak Li selalu mengingat hal ini di dalam hatinya.

Hati Raline dipenuhi dengan rasa haru dan kasih sayang dari keluarga, dia memeluk kak Li yang sedikit gemuk, berkata, “Kak Li, terima kasih banyak. Kamu tenang saja, aku Raline bukanlah orang yang tidak ingin maju. Aku pasti akan bekerja keras, memberikanmu dan Rafa kehidupan yang lebih baik.

Kak Li tertawa, tidak mengatakan apapun.

Namun disaat Raline membalikkan badan dan membereskan barang, dia diam-diam menghapus air mata, ucapan gadis keji ini benar-benar menjijikan.

Amel membuka pintu, saat melihat ibu dan anak yang berdiri di luar pintu, dia pun begitu terkejut sampai menjerit keras.

“Gadis jahat, kamu akhirnya sudah ingat padaku yah.” Dia dan Raline berpelukan, lalu saat melihat mereka membawa koper, dia pun sudah mengerti, “Kenapa, kamu disakiti lagi? Dari awal aku sudah katakan padamu, tapi bagaimana denganmu, sama sekali tidak mendengarkanku. Sekarang sudah puaskan, sudah dirugikan kan.”

Raline tertawa dan tidak membantah.

Amel adalah orang yang sangat terus terang, wanita yang ucapannya kasar tapi berhati lembut.

Sesuai dugaan, setelah Raline menceritakan semua hal yang terjadi, Ameh langsung marah dan memukul meja.

“Kurang ajar! Bu Alda ini benar-benar biadan, dia bahkan berani melawan hukum! Nanti aku akan katakan pada Darwin, agar dia menghabisinya.”

“Mungkin kak Darwin tidak memiliki kesempatan lagi.” Karena sudah ada orang yang membantunya.

“Apa maksudmu? Apakah mereka sudah melarikan diri dengan uang itu?” mata Bu Amel terbuka besar.

sekarang mereka sudah ada di

menarik koper yang ada di tangan Raline ke ruang tamu, “Kalau begitu masi lumayan.” Setelah berkata, dia

maaf sekali, aku harus menganggumu beberapa hari.” Raline dengan malu berkata, lalu

bisa datang mengangguku setiap hari.” Setelah itu dia terdiam sejenak, menyadari maksud dari ucapannya, dia pun bertanya, “Apa maksudmu beberapa hari. Kamu tinggal dengan tenang saja di sini apakah bisa

sedang berpikir harus bagaimana

dia sepertinya sudah mulai menyukai Rafa. Beberapa hari yang lalu dia

Darwin!

telinganya, dibenak Raline langsung muncul sebuah wajah pria yang tampan dan juga

jelas-jelas tidak pernah bertemu dengan Darwin, tapi kenapa kesan yang diberikan Darwin padanya.....seperti ada sesuatu hal yang tidak bisa dikatakan dengan

marah akan keriput loh,

tubuh Raline ke kaki Amel. Dengan nada imut berkata, “Rafa yang ingin mama mencari rumah. Karena Rafa ingin

berkata seperti ini,

karena ucapan putranya

tinggal juga tidak berguna. Jadi dia hanya menganggukkan kepala berkata,

untuk memperkosa wanita yang lemah. Hal ini langsung menimbulkan reaksi yang besar, dan juga ada orang yang berkomentar di internet

dikatakan, Wangsa ini pasti sangat sulit untuk melarikan diri dari hukuman penjara. Berita sama sekali tidak mengungkit Keluarga suami

merasa, ayahnya Pak Admaja dibohongi orang, dan

sangat berani.” Amel juga sudah melihat isi berita, berkata, “Aih, dunia ini. Kita wanita saat keluar

pun mendengar suara pria yang jernih dari depan

aku akan menghabisi

melihat seorang pria tampan yang elegan sedang berdiri di depan pintu. Tubuhnya tinggi tegap,

Itu adalah Darwin.

yah.” Amel

lengan panjang dan

“Raline sudah kembali.”

menemanimu.” Darwin dengan tatapan memanjakannya berkata, mengangkat kepala melihat Raline sejenak,

hanya saling menatap, lalu saling

Bình Luận ()

0/255