Pria Keberuntunganku

Bab 289 Minta Maaf Pada Dia!

Bab 289 Minta Maaf Pada Dia!

Walaupun Diana tahu tidak ada gunanya menelepon Jeff, karena Jeff pasti sudah menebak langkah yang akan mereka ambil.

Tetapi di saat ini juga, Diana tetap berharap Fred tidak marah, tidak menggunakan kekerasan.

Pria yang tadinya siap siaga pun menjadi merengganggkan kepalan tangan, lalu memalingkan kepala dan berkata dengan suara ringan, "Tidak apa, jangan khawatir."

Kemudian berkata pada Gerald, "Buka ruang VIP yang di depan mereka, kita bisa tunggu."

Setelah Deddy dan Jeff sudah selesai, mereka masih ada kesempatan untuk menjelaskan kepada Tuan Feng tentang situasi mereka, dan mungkin saja masih ada harapan.

"Baik," angguk Gerald dan langsung menjalankan.

Setelah ruang VIP disediakan, mereka pun duduk di sofa, pintu ruangan terbuka lebar supaya bisa melihat situasi di ruang seberang dengan jelas.

"Memang harus diakui, setelah Jeff Pratama bersatu dengan Rumi Shenada, kepicikan mereka pun semakin hebat," Gerald membuka Budweiser sambil geleng kepala, "Untung saja masih ada Pratama ini, kalian dengar tidak, akhir-akhir ini, Cassie juga membantu Jeff Pratama untuk melancarkan relasi, dia sudah menemani beberapa bos minum, hanya Jeff Pratama yang tidak tahu saja."

Ekspresi Fred tidak berubah besar, "Terserah dia. Wanita dia, terserah dia mau buat apa, malas urus."

Kemudian dia memeluk Diana dan menunduk untuk tersenyum padanya.

"Eh, eh, eh!" Gerald pun tidak tahan, "Tidak senang dengan saya yang masih lajang ya?"

Diana tersenyum lalu berkata, "Oh ya, Gerald, bukankah kamu bilang ingin mengutarakan hati pada Linda, kenapa tidak dengar kamu cerita lagi?"

Begitu mendengar nama "Linda", pandangan mata Gerald pun sirna, lalu tersenyum, "Dia tidak tertarik dengan saya. Beberapa waktu yang lalu, dia sudah ikut seorang pria yang tampan ke Linchang."

sudah lama

disaluti. Wakut dia suka pada Fred, dia juga berani menyatakan cinta tanpa rasa takut, bahkan bersedia datang ke Kota H dari 南海市, sekarang demi pria lain, dia

pun bercanda, "Kok saya

sampingnya selallu berganti, memangnya dia bisa jatuh

tersenyum tak berdaya, "Iya iya. Kamu yang punya hati, kamu yang setia,

menunduk untuk melihat Diana, "Saya

membuat hati Diana menjadi kosong dan bertatapan dengan

berlebihan, "Pratama, kamu sudah berubah! Sudah bisa

saling bercanda, suasana baru menghening

VIP di depan, Gerald pun bertanya dengan serius, "Oh

Fred membelai rambut Diana, sekali dan sekali lagi, lalu berkata, "Sesuai

tinggal 1 cara

harus lihat sikap dari

VIP pun terbuka, kemudian terdengar suara

mereka langsung

kami sudah memesan restoran masakan Huaiyang, rasanya

dia adalah orang yang

maju dan berkata,

melihat Fred, Deddy langsung menebak statusnya, "Direktur Pratama

makan

terdengar suara Jeff, "Maaf, kami juga sudah janji dengan

Jeff bertatapan, pandangan mereka seperti memancarkan percikan

Pratama, saya makan dengan siapa juga sama saja kan? Jangan marah, tetapi tetap ada urutan, saya bersama Shenada dan Pratama yang

pernyataan Deddy ini, Fred juga sudah tahu. Dengan tersenyum,

dan langsung

Bình Luận ()

0/255