The Secret Daddy

Bab 7. Berakhir diperkosa 2 pria dalam 1 malam

Viera benar-benar merasa sangat shock begitu mendengar perkataan dari pria yang sudah 6 bulan menjadi kekasihnya, mengatakan hal yang sama sekali tidak pernah terpikirkan olehnya. "Apa maksudmu Al? Jangan bilang kalau kamu mau ...." Ia tidak bisa melanjutkan kalimat menakutkan itu dari bibirnya karena sudah sangat ketakutan.

Aliando yang tengah memasang sabuk pengaman di tubuhnya, melirik sekilas ke arah wanita yang membuatnya merasa sangat frustasi. Karena wanita yang sangat dicintainya malah berakhir di tangan pria yang sangat dibencinya. Sehingga ia yang dikuasai amarah, sama sekali tidak memperdulikan kenyataan pahit bahwa calon istrinya sudah tidak suci lagi akibat perbuatannya.

"Ya, malam ini kamu juga harus melayaniku. Sama seperti kamu melayani bajingan itu," sarkas Aliando dengan wajah penuh kilatan amarah. Kembali fokus menatap ke arah depan setelah menyalakan mesin mobil dan mengemudikannya meninggalkan area kos Viera.

Refleks Viera langsung berusaha untuk membuka pintu mobil, berniat untuk kabur dari pria yang mau memperkosanya. Bahkan ia masih merasa trauma dengan perbuatan dari Faqih yang beberapa saat lalu menodainya, bahkan rasa sakit masih dirasakannya. Sehingga ia sangat takut jika sampai ia merasakan rasa sakit untuk yang kedua kalinya pada bagian intinya.

Namun, usahanya sia-sia belaka karena pintu mobil sudah di lock oleh pria yang sudah melajukan mobil dengan sangat kencang. Bahkan tubuhnya sudah terhuyung ke arah samping karena ia tidak memakai sabuk pengaman. Mobil yang melaju diatas kecepatan rata-rata itu benar-benar membuatnya tubuhnya gemetar ketakutan akan mengalami kecelakaan. Karena mobil sudah menyalip semua kendaraan di depannya dan tak lupa Aliando berkali-kali menyalakan klakson saat ada mobil yang menghalangi mobilnya.

"Kamu sudah gila, Al. Hentikan mobilnya! Aku mau pulang," teriak Viera dengan histeris. Dirinya benar-benar merasa sangat stres melihat pria yang seolah tidak takut mati dan juga sama sekali tidak memperdulikan apapun saat mengemudikan mobil dengan kecepatan tinggi.

"Pakai sabuk pengamanmu," hardik Aliando tanpa menoleh ke arah wanita yang diketahuinya sangat ketakutan tersebut.

Viera masih terus mencoba untuk menyadarkan Aliando, "Aku tidak mau, antarkan aku pulang. Jika kamu sampai memperkosaku, aku akan sangat membencimu dan tidak akan pernah memaafkanmu. Sadarlah Al, jangan jadi pria bajingan seperti Faqih. Kamu adalah pria yang baik, jangan menuruti hawa nafsumu."