Wanna Live In Your Heart

Bab 154 Pemikiran Yang Kotor

Bab 154 Pemikiran Yang Kotor

Itu benar. Di tengah malam setelah Jackson Li memeluk Jennny dan tidur, Jenny Qiao terus-terusan muntah. Meskipun dia muntah ke lantai, namun dia juga muntah di sekujur tubuhnya!

Pada akhirnya tidak ada cara lain, dan Jackson Li hanya bisa mengajaknya mandi dan mengganti pakaian bersih untuk dirinya dan dia. Untungnya, dia tidak muntah lagi.

Namun, yang paling menderita adalah Jackson Li, seorang wanita cantik berada tepat di depannya. Dan dia hanya bisa menonton tetapi tidak bisa makan. Dia menahannya sampai dia hampir memiliki penyakit dalam. Akhirnya, dia menyiram air dingin selama setengah jam untuk mendapatkan kelegaan.

Dan bagaimana dengan Jenny Qiao ?

Setelah muntah, perutnya langsung terasa nyaman, dan dia merasa jauh lebih baik, tentu saja dia tidur lebih nyenyak.

Sulit bagi Jackson Li untuk bangun di tengah malam dan mandi air dingin, dia masuh harus memeluk wanita cantik dan harus bersikap tenang, meskipun itu bukan gayanya, namun waktu itu warna wajah Jenny Qiao juga tidak bagus. Itu sebabnya Jackson Li bisa menahan kesulitannya.

Itu karena dia sangat mencintainya sehingga dia lebih rela menderita daripada membiarkannya menderita.

Tapi bagaimana Jenny Qiao yang pasif itu bisa mengetahui ini semua? Setelah mendengarkan kata-kata Jackson Li, dia merasa tidak baik sama sekali. Wajahnya yang awalnya sudah merah bahkan lebih merah lagi, seperti buah persik yang matang, menarik orang untuk memilih. Karena terlalu malu, seluruh tubuhnya tertutupi warna pink. Di bawah cahaya dalam ruangan, itu menjadi lebih dan lebih menawan.

Begitu dia memikirkan tubuhnya yang sudah dilihat seluruh oleh Jackson Li! Apakah perasaannya mejadi buruk?

Ini sama dengan memeras orang lain ketika mereka mengalami kesulitan!

" Tidak bisakah kamu menyuruh pelayan untuk mngantikkan pakaian untukku? Atau melemparkanku ke lantai saja! kamu begitu karena kamu ingin aku bertanggung jawab untukmu!" Jenny Qiao berkata dengan sangat jelas.

Bukannya tidak ada pelayan di sini, dan apakah perlu Tuan Muda yang melakukannya sendiri?

Mata Jackson Li bersinar. Bahkan, dia tidak membiarkan pelayan wanita masuk. Dia tidak ingin ada yang melihat tubuhnya. Dia hanya bisa menunjukkan tubuhnya padanya sendirian selamanya?

Perempuan juga tidak boleh!

Begitu arogannya!

apakah kamu memiliki pemikiran yang kotor terhadapku?" Untuk masalah tidak tahu malu, Jenny Qiao benar-benar tidak sebanding

marah sehingga dia mengambil buah anggur dari piring buah dan mencoba melemparkannya ke wajahnya. Tetapi ketika dia berpikir anggur itu terasa enak, dia membelokkan tangannya dan

lezat

Dia meletakkan kembali barang-barang yang ada di tangannya itu ke atas meja, bersandar di sofa dan menatapnya dengan malas. " Keperawananmu sudah kamu berikan kepadaku sejak lima tahun yang lalu,

bahwa, keperawananmu telah lama menjadi milikku,

Qiao menatapnya dengan rasa malu dan marah. Mata kristal seperti bintang, dan bibirnya sedikit

Bah!

Tidak benar!

merasa ada

kita tidak punya hubungan apa-apa sekarang. Itu ilegal bagimu untuk melakukannya!" Jenny Qiao berkata dengan

hidup dan menjauhi Jackson

menatapnya dengan dingin dan tidak peduli dengan dirinya yang menjaga jarak. Dia mengambil susu yang belum diminumnya dan menyesapnya, yang terlihat menyeramkan. " kamu membahas hukum denganku?

menindas orang dengan kekuatan!" Jenny Qiao

Aku akan." Jackson Li terus menyesap, kemudian memasukkannya ke dalam cangkir susu, dan

tidak bisa mengalahkannya, Jenny Qiao

istriku. Jika kamu tidak puas dengan hubungan

sangat bagus, tidak perlu berubah!" kata Jenny

Itu sesuatu yang bahkan tidak bisa dipikirkan

sehingga sepertinya jika kamu melempar sebuah jarum suaranya

berdering. Dia melihat layar ponselnya, dan tatapan matanya tiba-tiba menjadi gelap, seperti

mana? Aku akan pergi ke sana sekarang, tunggu aku.” Setelah berbicara beberapa kata, dia langusng menutup telepon, mengambil mantelnya dari sofa, dan meletakkan ponsel di saku

kamu selesai makan Nicholas Li akan mengantarmu pulang.” Jackson Li menatapnya, dia

sendiri." Suara Jenny Qiao terdengar sedikit kesal, dan dia hanya menundukkan kepalanya

Bình Luận ()

0/255