Cinta Setelah Menikah

Bab 47 Hanya Pembantu

Bab 47 Hanya Pembantu

Dengan tangan gemetar, Kenzie mengambil handphonenya, menekan nomor, telepon pun tersambung, tetapi Kenzie tidak berbicara sedikitpun. "…"

Reyhan yang berada di sisi lain juga diam. Suasananya sangat menegangkan, membuat orang sulit untuk bernafas. Saat Kenzie hendak menutup telepon, Dia mendengar suara wanita di ujung telepon: "Reyhan, cepatlah! Orang-orang sudah tidak sabar lagi!"

"Hei!" Telepon pun dimatikan oleh Reyhan.

Kenzie menggigit bibirnya, di suatu tempat di hatinya, yang terasa sakit.

"Sangat lucu, Kau pikir dirimu siapa? Ada kesulitan harusnya mencari polisi, bukannya malah langsung memikirkan Reyhan. Kenzie, kenapa Kamu begitu kekanak-kanakan?" ucap Kenzie sambil menggelengkan kepalanya.