Mister Long, Don't Be Arrogant

Bab 209 Melalui Ciuman Untuk Mengetahui Identitasnya!

Bab 209 Melalui Ciuman Untuk Mengetahui Identitasnya!

Anna?

Luoluo?

Sama-sama bermain piano.

Suara kedua orang yang persis sama.

Jatuh di tebing yang sama dan kehilangan ingatan...

Apakah dari awal mereka benar-benar sama sekali tidak memiliki hubungan? Apakah tidak ada koneksi diantara mereka?

Wajah mereka sama sekali berbeda, dan tulisan tangan kedua orang itu sama, juga tangan kanan yang sedang menjalani penyembuhan...

Sebenarnya mana yang benar?

Apakah Anna adalah kekasihnya yang sudah hilang? Mana yang benar!

Long Xiao menepuk jidatnya dengan keras. Karena tenaga yang berlebihan, jari-jarinya sampai mengeluarkan otot dan suara tepukannya juga lumayan kuat!

Jidatnya pun terasa sakit karena di tepuk dengan kuat.

Gu Yansen selalu tidak ingin terlalu berlebihan terhadap Long Xiao, tetapi dia merasa sedikit khawatir dan berkata: "Apa yang terjadi dengan Tuan muda Long ini? Apakah kamu menjadi semangat setelah mendengar kabar dari mantanmu? Apa yang kamu semangatkan? Kalian berdua dulunya adalah musuh bebuyutan, itu dikarenakan kalian berkompetitif menuju tujuan yang sama. Bukannya sekarang kamu sudah tidak ada saingan itu lagi? Jadi kalian berdua harus berteman. "

Long Xiao sekali lagi tidak bisa berpikir dengan rasional, Tang Jinyan bertekad untuk tidak kembali ke Tiongkok, tetapi sekarang dia malah melanggar tekadnya itu. Itu pasti karena ada kekuatan seseorang di cina yang bisa membuatnya melanggar keputusannya.

Jika Anna yang menelpon, suaranya akan menjadi pukulan paling fatal baginya.

Long Xiao pun berkata dengan nada suara yang rendah: "Aku mencurigai Anna adalah Luoluo."

Kata-kata ini menimbulkan efek yang sangat besar, Sampai Gu Yansen pun tersedak batuk dan akhirnya perlahan berkata: "Tidak mungkin, kakakku yang ganteng! Bos besar! Presiden besar! Tuan muda! Informasinya juga sudah sangat jelas, Namanya adalah Anna, oke? Jelas-jelas Nona Qiao telah menetap di Amerika Serikat selama lebih dari 20 tahun. Dari lahir hingga sekarang, bahkan informasi imigrasinya juga terlihat dengan jelas, dia sama sekali belum pernah ke China, oke? Semua detailnya sudah jelas, mengapa kamu masih mencurigai bahwa dia adalah istri kamu? Apakah kamu sudah gila memikirkan istrimu? "

Dia tidak gila. Meskipun informasi yang ada sudah menunjukkan dengan jelas, tetapi dia selalu memiliki sebuah pemikiran yang tertinggal di dalam hatinya. Setiap kali dia ingin menyangkal keterlibatan Anna antara Luoluo, dia selalu merasa sangat tidak nyaman.

"Aku sangat sadar bahwa informasi dapat dipalsukan, tetapi aku juga merasa ini tidak mungkin palsu."

Melihat kembali bagaimana hubungannya dengan Anna, meskipun dia telah banyak berubah, tetapi setiap kali dekat dengannya, dia selalu merasa nyaman. Ketika dia makan malam dengannya, suasana disana secara tidak sadar menjadi sangat tentram dan nyaman. Bahkan saat bertengkar dengannya, dia tidak merasa kesal. Dia bisa berbaring dan tertidur di pelukannya, ini juga merupakan reaksi yang kuat terhadapnya, dan ada lagi……

Poin yang sangat kuat adalah ciumannya yang tidak bisa menipu dia!

Gu Yansen sedikit menceramahinya, "Aku katakan... Long Xiao, berpikir dengan akal sehatmu. Meskipun aku berharap kamu bisa bangkit lagi dan bertemu wanita yang sangat kamu cintai, tetapi bukan berarti orang mati bisa dihidupkan kembali! Sudah lebih dari dua tahun lamanya, kamu sendiri juga bia menghitungnya, bukannya sekarang sudah hampir 2 tahun lebih lamanya? "

Long Xiao menyingkir dari kursinya dan berdiri, lalu dia mengarah ke arah jendela dan memegang kaca jendela model perancis itu sambil menghadap ke kota yang telah mati di dalam hatinya selama lebih dari dua tahun itu. Dia memejamkan matanya dan berkata dengan nada suara yang rendah: "Orang mati tidak bisa dihidupkan kembali, tetapi apakah dia benar-benar telah mati? Tidak ada mayat yang ditemukan, terlebih lagi tidak ada yang bisa membuktikan kematiannya."

Gu Yansen menatap ke langit dan diam-diam meraba jidatnya sendiri. Bukan Long Xiao yang demam, tetapi mungkin dirinya sendiri yang sudah demam. "Kamu sudah hampir melacak seluruh lautan, bukannya seluruh lautan itu juga sudah kamu kelilingi? Jika dia masih hidup, mengapa kamu tidak menemukannya? Terlebih lagi, jika kita tidak dapat menemukannya, bagaimana orang itu masih bisa hidup? "

Orang ini sudah gila! Pasti sudah gila!

Tapi Long Xiao merasa lebih yakin lagi dengan tebakannya, dia pun mulai keras kepala dan tidak lagi memeperdulikan Gu Yansen, "Aku akan buktikan."

"Nah, bagaimana kamu membuktikannya? Jangan-jangan kamu berpikir untuk membongkar otaknya? Jangan aneh-aneh! Hei, bicara! katakan!"