Mister Long, Don't Be Arrogant

Bab 219 Dia Adalah Wanita Yang Akan Kunikahi

Bab 219 Dia Adalah Wanita Yang Akan Kunikahi

Malam hari, di mansion.

"Aku sudah memesankan tiket untuk penerbangan besok sore, saat berada di pesawat, kamu membaca majalah saja, pada malam harinya, tidurlah dengan nyenyak, ketika bangun, pesawatnya sudah tiba di New York."

Long Xiao bersandar di pintu kamar Anna, dia tidak ikut campur ketika Anna berkemas, dia hanya berdiri dan memandanginya, membuka kopernya, memasukkan barang-barangnya satu persatu.

Anna adalah orang yang sangat teliti, mungkin rata-rata seorang ahli bedah mempunyai kebiasaan seperti, setiap barang harus ditata dengan rapi, dan juga dipisahkan berdasarkan jenisnya.

Tangannya yang cekatan terus bergerak memindahkan benda yang berbeda, kesepuluh jarinya sangat lembut, ketika memegang sesuatu, atau mengangkat, atau mengambil, gerakannya sangat anggun namun terampil.

Tanpa melihat wajahnya, dan hanya melihat kedua tangannya saja sudah membuat orang lain merasa tenang dan senang.

Anna mengemasi kopernya dengan sangat terstruktur, dia mendongakkan wajahnya untuk menatap ke arah Long Xiao, dia tidak bisa menahan senyumannya, "Long Xiao, aku tidak berani mengenali kamu yang sekarang."

Long Xiao melingkarkan lengannya, merubah posisi bersandarnya agar lebih nyaman, menarik satu tangannya dari dalam sakunya, melingkarkannya di dadanya, dia mengobrol dengan Anna dengan posisi seperti ini, "Apa? Mengapa kamu berkata begitu?"

Anna mengerutkan keningnya, tangannya masih sibuk mencari tempat kosong untuk memasukkan barang-barang kecil yang harus dia bawa, kemudian dia mendongak lagi, "Ketika pertama kali bertemu denganmu, kamu sangat keras, tidak sopan, kejam, kamu diam-diam juga mengurung asisten pribadiku, simpelnya kamu adalah seorang penjahat."

Alis tuan muda Xiao perlahan-lahan merapat, ternyata penilaian Anna terhadap dirinya tidak terlalu bagus, dia bahkan sampai menggunakan kata ‘perampok’, tetapi semoga sikapnya terhadapnya dulu tidak sampai mempengaruhi psikologis Luoluo.

"Kalau sekarang bagaimana? Setelah mendengarkan penilaianmu terhadapku, aku merasa sangat malu, kalau bukan karena kamu, mungkin aku akan bunuh diri."

Dengan senyuman yang terukir di wajahnya, dan posturnya yang terlihat alami dan sangat berwibawa, hati siapapun yang melihatnya pasti akan tergerak.

Anna berpikir sejenak, kemudian berkomentar, "Kalau sekarang, kamu sangat lembut, meskipun aku tidak tahu apakah kamu bersikap seperti itu karena memiliki motif tertentu atau tidak. Kamu sangat sabar, juga perhatian, ini adalah karakter yang belum pernah kamu perlihatkan sebelumnya, tetapi tetap saja, aku juga tidak tahu apakah kamu menyiapkan sebuah rencana di balik ini semua."

Seperti dugaan, wanita ini adalah orang yang tidak pernah memaafkan orang lain lewat perkataannya, meskipun dia memuji seseorang, dia memiliki kemampuan untuk memuji tanpa membuat orang itu merasa besar kepala.

Tuan muda Xiao mengusap dahinya dengan sedikit murung, dia menggerakkan jarinya di sepanjang tulang alis sampai ke dahinya, "Sepertinya aku masih harus bekerja keras untuk membuatmu percaya kepadaku sepenuhnya."

Pada akhirnya Anna memutuskan untuk tidak membawa barang-barang kecil tersebut, dia berdiri lalu menaruh barang-barang tersebut ke dalam laci meja riasnya, dia berpikir sejenak, lalu merasa ragu-ragu lagi, apakah dia akan datang kesini lagi?

Di atas tempat tidurnya terdapat beberapa pakaiannya, dia akan membawanya sebagian, sedangkan sisanya tidak dia bawa, dia memutuskan untuk membuangnya, tetapi....

Setelah ragu-ragu selama beberapa saat, Anna menoleh dan menatap ke arah Long Xiao, "Untuk kepergianku kali ini, ada beberapa barang yang tidak bisa aku bawa, jadi...."

Long Xiao segera memotong perkataan Anna yang terdengar ragu-ragu, dia mewakilinya untuk membuat keputusan, "Tidak perduli kapan kamu akan kembali, kamar ini tetaplah kamarmu, aku akan menjaganya untukmu."

Anna meremas perhiasan kecil di tangannya, mengepalkan telapak tangannya, lalu memutuskan untuk memberi penjelasan kepadanya, "Long Xiao, pernikahanku dengan Kai Wen dilaksanakan pada akhir bulan ini, untuk kepergianku kali ini, kalau terjadi sesuatu....mungkin aku akan menikah dengan Kai Wen, kalau hal ini benar-benar terjadi, sepertinya aku tidak akan pernah kembali kesini lagi."

Long Xiao sangat sabar dan tenang saat mendengarkan perkataannya sampai selesai, setelah itu dia mengangkat alis kirinya, menopang dagu dengan jari-jarinya, menundukkan kepalanya lalu ragu-ragu untuk sesaat, "Setelah mendengar perkataanmu barusan, tiba-tiba aku tidak ingin mengizinkan kamu pergi, bagaimana ini?"

Bodoh sekali, dia belum berangkat, tetapi sudah memberitahunya bahwa dia mungkin tidak akan kembali kesini lagi, bukankah hal ini membuat Long Xiao terpaksa ingin menculiknya?