Rebirth Doctor Ivonne Yuan

Bab 41 Kesialan Menjadi Satu

Bab 41 Kesialan Menjadi Satu

Jika kali ini melibatkan keluarga Hendra, maka takutnya Ivonne akan menjadi objek kebencian keluarga.

Perlahan Ivonne duduk, Peter berdiri di seberangnya, menatapnya dengan melipat kedua tangannya di depan dada, itu adalah tatapan yang benar-benar lekat.

Ivonne mendongak dan bertanya pada Peter, "Bisakah kamu memberitahuku, sebenarnya Paduka Kaisar keracunan apa?"

Peter mengatupkan bibirnya, tidak mengatakan apa-apa.

Ivonne tahu sebagai seorang penjaga, mulut mereka harus amat dijaga, jika dia tidak ingin mengatakannya maka bagaimanapun juga tidak akan bisa mendapatkan informasi darinya.

Ivonne tidak meragukan Paduka Kaisar akan diracuni.

Dapat dilihat dari masalah kejadian Lucky, Paduka Kaisar sangat mencolok di mata beberapa orang, ada orang yang menginginkannya mati.

Hanya saja, Istana Pearlhall itu dijaga sangat ketat, hampir tidak mungkin untuk berbuat sesuatu terhadap makanannya.

Sepertinya kemungkinan meracuni dengan obat juga tdak besar, karena obat-obatan yang diresepkan oleh Tabib Istana akan ada orang yang mencobanya, jika meracuni dengan obat, maka orang itu sudah pasti adalah Kasim Artur dan Bibi Vera. Di antara Kasim Artur dan Bibi Vera salah satunya yang mengawasi obat itu dicoba, setelah dicoba baru kemudian dibawa untuk diberikan pada Paduka Kaisar.

3 hari berada di Istana Pearlhall, Ivonne tahu proses ini.

Jika makanan dan obat-obatan tidak bisa diracuni, maka hanya bisa melalui dupa.

Tapi, tidak hanya ada Paduka Kaisar saja di sana, Kasim Artur terus menemani di sebelahnya. Jika Paduka Kaisar keracunan maka Kasim Artur juga sudah pasti akan keracunan.

Dan lagi di Istana pasti akan ada kasim lain yang keluar masuk untuk melayani, Ibu Suri, Kaisar Mikael, Raja Ralph juga selalu berkunjung, jika meracuni melalui dupa maka itu adalah tindakan yang sangat bodoh.

Kasim David berkata, Paduka Kaisar tidak sadarkan diri, kalau begitu siapa yang memberitahu Kaisar Mikael bahwa Ivonne yang memberikan pengobatan?

Kasim Artur? Tapi Kasim Artur tidak melihatnya memberikan obat ketika masuk ke dalam bersama dengan Ronald.

Tidak ada yang tahu kecuali Ronald.

Bahkan jika Ronald ingin mengatakannya, dia juga tidak bisa mengatakannya, beberapa hari ini dia bahkan tidak pernah memasuki Istana.

Apa dia pernah memberitahu orang lain? Ronald tidak seperti orang yang tidak tahu situasi, dia tahu jika hal ini diselidiki, maka dia sudah pasti akan terseret dan itu sama sekali tidak ada manfaat baginya.

Kecuali benar-benar adalah orang yang dia percaya, dia tidak mungkin akan mengatakannya.

Jika dia tidak mengatakannya, maka pasti ada seseorang yang menebaknya.