Flash Wedding

Bab 48 Aku akan memutar kepalamu jika kamu menjadikan dia sebagai bahan bisnis

Bab 48 Aku akan memutar kepalamu jika kamu menjadikan dia sebagai bahan bisnis

"Kamu bisa membuat barang seperti ini?" Yoora heran melihat cincin yang bersinar itu. Dia mencoba mengetuknya dua kali dan cahaya berwarna merah itu langsung menghilang. "apakah gampang dibuat?"

"lumayan, hanya saja bahannya susah dicari." Kata Theo Guan. Karena tugasnya yang bagus, dia mendapat bahan dari gurunya. Cincin ini sangatlah mahal jika dijual.

Dia membuat dua buah cincin. Yang satu lebih cantik dan dia berencana memberikannya kepada Yoora dan satu laginya dia berencana untuk memberikannya kepada Adel Guan. Hanya saja cincin itu sudah direbut oleh Christin.

Saat itu, Christin langsung memakai cincin itu dan dia sepertinya sangat suka. Dia langsung member Theo Guan sebuah katru atm :" haiya, hanya sebuah cincin saj akok. Aku akan memberimu uang, intinya aku ingin cincin ini!"

Sh*T, apakah ini masalah uang?

Namun Theo Guan juga tidak menginginkan cincin itu lagi. Dia sedikit takut akan teriakkan Christin. Dia terpaksa mengorbankan Adel Guan dan dia akan meminta cincin itu kembali dari Christin setelah dia tak bekerja disana lagi.

Yoora bertanya :" apakah Adel Guan juga ada? Dia sekarang bekerja didunia entertaiment. Sepertinya dia lebih membutuhkan alat seperti ini."

"dia juga ada, aku akan memberinya nanti."

Mendengar perkataan Theo Guan, Yoora tidak bertanya lebih lagi. Dia memakai cincin itu dan cincin itu pas pada jarinya. Meskipun terlihat tidak begitu cantik, namun dia tidak menghinanya. Bagaimanapun ini merupakan karya adiknya sendiri.

Ketika mereka mulai makan, bel tiba tiba berbunyi. Adel Guan pun sudah tiba.

"Aku langsung kesini setelah selesai bekerja. Sepertinya aku datang dijam makan?" Adel Guan tersenyum dan dia mengatakan wah setelah melihat Theo Guan, "Theo Guan, apa yang kamu makan disekolah, kenapa bisa setinggi itu?"

Theo Guan menjawabnya :" makananku sangatlah normal. Hanya saja kamu yang tidak tumbuh tinggi."

"setidaknya aku seratus tujuh puluh cm. Aku lebih tinggi dari kakak." Adel Guan menyepaknya dan merasa geram "kamu sangatlah tidak sopan. Kamu tidak pernah memanggilku kakak. Apakah kamu bisa mati kalau memanggilku kakak kedua?"

"kamu cocoknya menjadi adikku, bukan kakakku."

"Theo Guan, sangat tidak tahu malu kamu."

"cukup." Yoora memukul meja dan berkata "mari makan."

duduk dimeja, Yoora meliriknya "aku juga seratus tujuh puluh cm, sejak

enam puluh delapan cm

mengambil sebuah daging dan memasukkan kedalam mulut Adel Guan, "diam,

hanya tersenyum melihat tiga anaknya yang sedang

pun tidurah disofa.

ribu dollar lebih. Pada akhirnya dia

juga kakak kedua kandungmu lo. Kenapa kamu selalu menindasku. Apakah

Guan menjawabnya dan merasa senang menerima

lihatlah dia!" Adel Guan merasa tidak senang dan melapor kepada Yoora, "dia menindasku, benar benar

juga menyepakku

seperti Theo Guan tidak bisa menyayangi wanita. Dia tidak akan mendapatkan

tersenyum :" sudah

terkejut dan menatap Theo Guan. "siapa yang

Theo Guan

adik itu. Ibunya dengan panik berkata kepada Theo

dia tidak ingin menjelaskannya lagi. "lagian siapa yang

menghela nafas,

ada poin yang disukai orang. Kalau aku merupakan wanita itu, aku juga tidak

dihajar ya." Ekspresi wajah

dia sudah harus menghadapi Christin yang manja setiap

berkata kepada Yoora, "kakak, aku mengunduh

ekspresi jijik pada wajahnya, "apakah kamu

"haiya, ayuklah foto!"

memandang Yoora dan merasa ada sesuatu

hingga

ingin mengantar

Theo Guan merangkul pundak Adel Guan,

"baiklah." Yoora pun menyetujuinya.

rumah, Yoora pun

Bình Luận ()

0/255