Poor CEO

Bab 64 Masa lalu terulang kembali

Bab 64 Masa lalu terulang kembali

Dahi Nicholas Sanjaya menggerut , dia memang ingin menghukumnya, tapi bukan sekarang.

Semua yang dia lakukan 5 tahun yang lalu pasti sangat menyakitinya, 5 tahun kemudian dia tidak berharap dirinya kembali menyukainya.

Memalingkan tubuh, dengan dingin meninggalkan satu kalimat, ??Kenapa aku harus membantumu.??

??.....Ternyata kamu tidak sanggup....?? dari belakang terdengar ucapan yang sama dengan 5 tahun yang lalu.

Walaupun 5 tahun sudah berlalu, tapi ini tetap adalah hal yang tidak akan bisa ditahan dan diterima oleh pria manapun.

Wajah Nicholas Sanjaya langsung terlihat muram, dengan dingin berkata: ??Apa yang kamu katakan, katakan sekali lagi!??

??......Kamu bukan pria, kamu tidak sanggup...um.....??

Setelah itu, mulutnya langsung ditutup seseorang dengan kuat....

Selama semalam, Nicholas Sanjaya terus menggunakan tenaga di tubuhnya untuk memberitahu Raline, dia sebenarnya sanggup atau tidak!

Tengah malam, malam begitu hening.

Balkon di lantai 2 villa, tidak ada lampu, hanya ada cahaya bulan yang menyinari ke tubuh pria yang tegap.

??Bagaimana keadaannya??? Nicholas Sanjaya mengambil ponsel, dengan nada santai yang sama sekali tidak terdengar perasaan di dalamnya.

??Hasilnya sudah diketahui...??

Tito yang ada di balik telepon pun melaporkan hasil penyelidikan yang dia peroleh pada Nicholas Sanjaya, dan juga memberitahukan hubungan 2 orang yang malam ini ikut makan bersama padanya.

Nicholas Sanjaya pun merasa heran, kalau adalah orang tua, kenapa harus mendorong putri sendiri ke dalam lubang api? Selain itu, keluarga Lin kelihatannya tidak begitu miskin sampai harus menjual putrinya.

??Lanjut selidiki dan tindak lanjuti. Oh iya, dimana orangnya???

??Lihatlah.??

saja, mengerti maksudku

??Mengerti, direktur.??

sangat tenang, tapi hanya orang yang sudah dekat lama dengannya barusan tahu bagaimana

Tiba-tiba, dia membuka mata.

mengeluarkan sebuah sinar yang mengerikan! Dia melihat ke kejauhan,

menyentuh wanitanya Nicholas

Benar-benar sudah bosan hidup!

tidak bisa membebaskan diri, tidak bisa menjerit. Begitu ketakutan sampai seluruh tubuhnya berkeringat

orang yang ada dipelukannya terus bergerak, Nicholas Sanjaya pun

barusan menyadari kalau tubuh Raline begitu

es, sama sekali tidak

dengan kuat. Dimulai dari dahi, alis, hidung, bibir...dia ingin memberikan semua rasa panas di tubuhnya pada

itu Raline bagaikan melihat sebuah harapan, dia berjalan ke arah sinar itu, lalu

rumah. Mengeluarkan kepala dari kamarnya, saat dia melihat Raline tidak ikut pulang bersama, dia pun bertanya,

menggerutkan dahi dan melototinya dengan

awalnya sudah sedikit marah, melihat ibu dan anak seperti ini, berarti hanya dia dan Raline yang tidak tahu mengenai hal ini, tatapannya bagaikan pisau tertuju pada Bu Alda,

dengan tatapan aneh bergumam, ??Pura-pura jadi orang

kamar, dengan ekspresi

siidiot itu benar-benar sangat

Bu Alda sama sekali tidak

kalau begitu, Raline menikah ke sana apakah harus menjalankan kewajiban sebagai

luput dari matanya. Di atas meja makan, melihat sikap Wangsa

begitu banyak. Lagian kalau Raline hamil lagi, maka anak itu pasti

tiba-tiba terbangun dari

yang dibungkus selimut sama sekali tidak memakai apapun,

yang terjadi semalam, perlahan muncul di benaknya. Dia masih ingat kalau dirinya dijebak oleh orang tuanya sendiri. Sebuah ingatan bahkan saat dia terjatuh di depan pintu.

Raline merasa panik!

Wangsa, dia akan langsung melompat dari lantai

??Tok tok tok????

terdengar suara ketukan

Raline langsung berhati-hati, dengan dingin

??Nona Raline, ini aku.??

Bình Luận ()

0/255