Presdir Galak!

Bab 763 Kamu Sangat Tidak Tahu Malu

Bab 763 Kamu Sangat Tidak Tahu Malu

Dia sudah bukan gadis bodoh 2 tahun yang lalu, dia bukan Nona Han kedua yang lemah dan penakut itu. 2 tahun sudah cukup untuk dia bermetafora.

Jasmine merapikan barang bawaan dia yang tidak begitu banyak, usai mandi, dia pun memakai rok suspender dan mengelap rambut dengan handuk.

Phom! Terdengar suara keras, pintu rumahnya sudah tua, begitu ditendang pun langsung terbuka, sampai rumahnya pun seperti bisa goyang. Jasmine terkaget, dia melihat ke arah pintu, gayanya masih gaya mengelap rambut.

Beberapa pria kuat langsung masuk, kemudian muncul seseorang yang bertubuh tinggi jalan masuk dengan santai, dengan celana ketat, paha yang panjang, serta jaket hitam yang terlihat mahal. Orang itu melambaikan tangan dengan tidak sabaran, sepertin di udara sini ada zat penyebab kanker, nadanya juga sangat tidak senang.

"Tempat ini ya? Tidak salah? Bukankah ini adalah pemukiman kumuh?" suara yang tidak serius serta angkuh, pria muda ini tidak banyak bicara, tetapi bisa memberikan tekanan pada orang lain.

"Siapa kalian? Ini adalah rumah aku," Jasmine mengabaikan wajah pria yang luar biasa tampan itu, walaupu panik, tetapi tetap berusaha tenang.

Pria itu jalan ke hadapan Jasmine, sepertinya Jasmine adalah monster. Jasmine mengangkat kepala dan menatapi dia.

Pria ini begitu cantik, walapun tidak boleh memuji seorang pria cantik, tetapi matanya memang sangat cantik, sehingga Jasmine pun merasa dia cantik. Tentu saja, harus mengabaikan rasa sepele dari pandangan matanya.

"Kamu adalah Jasmine?" tangan pria yang putih itu mengangkat dagu Jasmine, kemudian dia menunduk, sampai bibir hampir menempel ke bibir.

"Iya," Jasmine menahan nafas dan tidak berani sembarangan bergerak.

"Jelek kali, masih berani mengganggu aku? Siapa yang suruh?" pria itu melepaskan Jasmine. Jasmine bersandar di dinding dan menghirup-hirup nafas. Barusan, dagunya seperti mau dihancurkan oleh pria ini. Keparat, beraninya main tangan dengan wanita, tidak bermoral, padahal baru memuji dia pria cantik.

"Kamu siapa? Kapan aku mengganggu kamu?"

Ucapan Jasmine yang seperti tidak bersalah itu membuat pria itu merasa kaget, alisnya dinaikkan, wajahnya tersenyum licik.

"Alibaba!" dia menyebut namanya seperti gaya seorang kaisar, kemudian bersiap-siap melihat perubahan ekspresi wanita ini yang akan menjadi ketakutan, kalang kabut dan tidak berdaya.

Alhasil...

"Tidak kenal!" jawab Jasmine langsung, "Tidak pernah dengar, kamu salah orang."

"Kamu..."Alibaba tercengang, dia menarik pakaian depan Jasmine, begitu tangan menyentuh, dia langsung sadar kalau wanita ini hanya memakai rok suspender yang tipis, seperti tidak ada pakaian dalam lainnya. Tangannya juga seperti menyentuh 2 gunung yang lunak.

Alibaba langsung melepaskan Jasmine, kemudian mengayun-ayunkan tangan seperti berkata bahwa Jasmine adalah virus.

"Kamu pura-pura bodoh? Siapa yang tidak tahu nama besar aku? Alibaba! Dijamin asli!" ucap Alibaba dengan angkuh sambil menarik rambut, "Sudah tahu takut?"

benaran tidak tahu siapa itu Alibaba, dia memang

***

bukan Bill Gates, kenapa aku harus tahu?" Jasmine

apa!" mata dia yang tampan

adalah raja film?" Jasmine terpaksa menebak demikian, karena ketampanan dia

sepertinya dia mau mencekik Jasmine sampai mati, "Beraninya menyamakan aku dengan tukang akting murahan,

kehabisan nafas, dia merasa udara semakin menipis, sepertinya dia

tidak sakit? Sebut dia raja film juga salah? Dia begitu

denga suara pelan, "Tuan Muda Gu, jangan sampai membuat dia mati, tidak bisa tanggung jawab terhadap Tuan."

hidup! Sampah!" pandangan mata Alibaba penuh dengan aura yang

berani memastikan bahwa, pria ini

dia mati, Tuan akan marah."

sampai Jasmine pria kuat ini tidak termasuk jelek.

bersandar di dinding, lalu jatuh dengan perlahan. Sepertinya seluruh

air matanya juga sampai keluar, jari tangannya

orang gila lagi. Hanya beberapa detik

tahu... kamu siapa. Kamu bunuh aku... juga sama saja jawaban aku," ucap Jasmine dengan terpotong-potong, lalu memejamkan

meran dan bengkak, tenggorokannya seperti habis digergaji,

belum, lihat saja wajahnya itu, seperti anak kecil. Apakah

menikah dengan

benaran terkaget, "Menikah dengan kamu? Aku tidak pernah bertemu dengan kamu, bahkan tidak

perempuan seayah yang bernama Lucinta,

"... iya..."

memang kamu."

benar, aku benaran tidak kenal

kemudian berteriak seperti mau makan manusia, "Siapa suruh kamu saat kecil mau menunjuk aku, bilang mau menikah dengan aku. Siapa

tercengang. Saat kecil? Bilang mau

"Usia berapa?"

mau menyembutkan

menunjuk kamu dan bilang mau menikah

ucap Alibaba dengan menggigit gigi, "3 tahun sudah bisa menggoda pria, kamu sangat tidak

***

usia 3 tahun yang mana yang bisa membedakan cantik dan jelek?

lalu duduk di sofa dengan pelan-pelan. Dia meminum air putih yang masih sedikit panas

Bình Luận ()

0/255